Pieter Huistra berani mengambil tantangan berat untuk mengatrol performa PSS Sleman saat kesebelasan asal Yogyakarta itu berada di titik terendah. Super Elang Jawa sempat terpuruk dalam papan bawah klasemen musim 2024/2025, tetapi kemudian bangkit perlahan-lahan demi menjaga eksistensi.
Tugas pria berpaspor Belanda itu tentu saja tak mudah. Namun, tiga kemenangan beruntun yang didapatkan pada pertandingan-pertandingan terbaru BRI Liga 1 jadi bukti bahwa kerja keras dan optimisme mereka tidak berujung sia-sia. Hokky Caraka CS secara mengejutkan mampu menaklukkan PSM Makassar, PSIS Semarang, serta Persija Jakarta.
Catatan tersebut membuat peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap hidup. Dalam partai penutup, mereka harus menjajal kembali kekuatan Madura United FC. Duel yang lagi-lagi dipastikan tak akan mudah, mengingat tim lawan juga mengusung misi kemenangan dan bakal tampil al out untuk menorehkan ending terbaik.
Namun, PSS sendiri disokong oleh semangat juang yang berbeda. Klub ini baru saja memperingati hari jadi yang ke-49. Menyadur ligaindonesiabaru.com, PSS Sleman telah berdiri sejak 20 Mei 1976 dan melewati berbagai dinamika dalam kompetisi sepak bola tanah air.
Momen ulang tahun pada 2025 disebut-sebut sebagai gambaran atas perjuangan keras maupun semangat para pemain yang tak pernah padam dari waktu ke waktu. Ucapan selamat turut disampaikan oleh Pieter Huistra.
“Selamat ulang tahun ke-49 untuk PSS Sleman. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi sebuah klub yang memiliki sejarah panjang dan nilai tradisional yang kuat. PSS adalah klub yang terus berkembang, dan saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).
Namun bukan hanya sekadar ucapan, Huistra justru ingin membuktikannya dengan capaian terbaik. Salah satunya pada pertandingan pekan terakhir BRI Liga 1 yang diharapkan dapat menjadi hadiah istimewa berupa kemenangan dan memastikan tempat di kompetisi musim depan untuk momen ulang tahun klub.
Ini dinilai akan menjadi pencapaian penting, sekaligus kado yang bermakna bagi seluruh pendukung setia yang selalu menemani di setiap langka dan perjalanan tim. Tak tanggung-tanggung, ia juga menatap masa depan bersama PSS Sleman dengan penuh tekad atau ambisi.
Pieter Huistra menambahkan, “Tentu akan sangat membahagiakan bila kami bisa mempersembahkan hal tersebut. Tapi lebih dari itu, saya juga ingin membawa PSS meraih hasil yang lebih baik di musim berikutnya. Semoga ulang tahun ini menjadi titik awal menuju prestasi yang lebih baik.”
Persiapan Menuju Panggung Terakhir
Siapa pun kontestan BRI Liga 1 2024/2025 tentu bersiap lebih matang untuk memberikan hasil terbaik di pertandingan terakhir. Ini juga dilakukan oleh PSS Sleman. Untungnya, mereka berada dalam kondisi yang terbaik menjelang duel krusial kontra Madura United FC.
Seluruh lapisan tim telah menjalani persiapan yang intens, kendati harus melewati berbagai ujian. Termasuk di bawah guyuran hujan yang kerap turun di daerah Sleman selama beberapa hari terakhir. Namun, situasi tersebut tak lantas membuat semangat Super Elang Jawa luntur.
Sesi latihan juga digelar pada Selasa (20/5/2025) sore WIB. Dilansir dari pernyataan klub di pssleman.id, Huistra mengklaim bahwa seluruh pemain sudah berlatih dengan bagus untuk menyongsong pertandingan penutup.
“Latihan hari ini berjalan dengan baik. Para pemain terlihat antusias. Sejak kemarin kami memang lebih fokus pada latihan pemulihan. Tidak ada yang terlalu spesial, tetapi semua berjalan sesuai rencana,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, Huistra terang-terangan mengaku ada beberapa hal yang disiapkan tim secara khusus agar bisa meredam perlawanan Laskar Sape Kerrab. Lebih lanjut, ia berharap semuanya dapat berjalan sesuai dengan harapan dan mereka meraih poin penuh.
“Saya bersyukur karena hampir semua pemain dalam kondisi prima. Ini sangat positif, mengingat ini adalah pertandingan terakhir musim ini. Hanya Phil dan Fachruddin yang masih mengalami cedera jangka panjang. Selain mereka, seluruh pemain siap diturunkan,” tegas mantan pelatih Borneo FC Samarinda tersebut.
Skuad yang lengkap memang menggembirakan, tetapi di sisi lain membuat Pieter Huistra kesulitan memilih siapa saja yang akan dibawa meladeni Madura United. Namun, ia berjanji memilih komposisi terbaik dalam pertandingan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
BRI Liga 1: Bali United Dominasi Head to Head, Persebaya Bisa Ubah Sejarah?
-
Ulasan Bills, ENHYPEN Ungkap Tagihan yang Harus Dibayar Usai Putus Cinta
-
Madison Beer Gambarkan Rasa Sakit Akibat Perselingkuhan dalam Lagu Reckless
-
Resmi Berseragam DPMM FC, Ramadhan Sananta Dijamin Lebih Bersinar?
-
Faktor Utama Elkan Baggott Batal Reuni dengan Tim Indonesia, Fokus ke Klub?
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Bali United Dominasi Head to Head, Persebaya Bisa Ubah Sejarah?
-
Riko Simanjuntak Dikeroyok Pemain Persija, Bajunya Hampir Dibuka
-
Nominasi Pemain Terbaik BRI Liga 1, Egy Maulana Vikri Dikepung Legiun Asing
-
BREAKING NEWS! Ini Daftar Nominasi Pemain Terbaik dan Penghargaan BRI Liga 1 2024/2025
-
Pelatih Malaysia Tanggapi Wacana 11 Pemain Asing di Liga 1 Musim Depan
Hobi
-
BRI Liga 1: Bali United Dominasi Head to Head, Persebaya Bisa Ubah Sejarah?
-
Jadwal Formula 1 GP Monako 2025, Charles Leclerc Tak Yakin Bisa Menang Lagi
-
3 Fakta Unik Pemanggilan Skuad Timnas Indonesia, Ada Nama Pemain Veteran
-
Malaysia Masters 2025 Day 2: Jadwal Laga 8 Wakil Indonesia di Babak 32 Besar
-
Resmi Berseragam DPMM FC, Ramadhan Sananta Dijamin Lebih Bersinar?
Terkini
-
Ulasan Bills, ENHYPEN Ungkap Tagihan yang Harus Dibayar Usai Putus Cinta
-
Enggan Pensiun, Tom Cruise Siap Akting Laga hingga Umur 100 Tahun
-
Ungkit Karina Saat Promosi Drama, Lee Jae Wook Tuai Pro-Kontra Penggemar
-
DnD Bellevue Milk House: Cafe Estetik ala Dongeng Kerajaan di Batu!
-
Hadirnya Jonghyun di Balik Album SHINee "Poet | Artist," Kenangan 17 Tahun