Kabar yang cukup mengejutkan datang dari skuad timnas Indonesia. Di tengah-tengah persiapan skuad garuda menatap laga di matchday ke-9 dan ke-10 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia, salah satu asisten pelatih timnas Indonesia, yakni Denny Landzaat dikabarkan akan segera mengundurkan diri dari posisis asisten pelatih karena tengah ditawari menjadi pelatih kepala klub asal Belanda, Willem II Tilburg.
Sontak, kabar ini tentunya mengejutkan banyak pihak di tanah air. Pasalnya, mantan pemain timnas Belanda era 2000-an yang juga memiliki darah Maluku ini baru saja menjabat sebagai asisten pelatih timnas Indonesia pada bulan Januari 2025 kemarin. Dirinya turut menjadi staf kepelatihan skuad garuda di bawah komando pelatih Patrick Kluivert. Melansir dari laman footballtransfers.nl, hingga saat ini proses negosiasi masih berlangsung antara kedua belah pihak.
“Dalam pencarian pelatih kepala baru, Willem II juga bisa melirik sosok lama yang sudah dikenal. Denny Landzaat telah membangun karier kepelatihannya dengan serius selama sepuluh tahun terakhir. Sebelumnya, ia pernah menjadi asisten pelatih Willem II selama satu musim. Sebagai pemain, Landzaat justru lebih sukses di Willem II, di mana ia tampil dalam 160 pertandingan dan bahkan bermain di Liga Champions,” tulis media Football Transfers.
Jikalau nantinya Denny Landzaat benar-benar harus pergi dan meninggalkan kursi asisten pelatih timnas Indonesia, tentunya PSSI harus bergerak cepat menggantikan posisi pemain yang dikenal sebagai gelandang tangguh saat aktif bermain tersebut. Berikut ini adalah 2 nama rekomendasi yang kemungkinan besar akan menggantikan posisi Denny Landzaat jika hengkang dari kursi asisten pelatih timnas Indonesia.
1. Nova Arianto
Nama pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto tentunya menjadi salah satu nama yang kemungkinan besar bisa ditunjuk oleh PSSI untuk menggantikan posisi Denny Landzaat. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, pria berusia 45 tahun ini memang dirasa cukup cocok mengisi posisi asisten pelatih timnas Indonesia jika nanyinya Denny Landzaat benar-benar menerima pinangan dari klub Willem II Tilburg.
Nova Arianto sendiri juga dianggap sebagai salah satu pelatih lokal tersukses dalam 5 tahun terakhir. Dirinya sukses mengantarkan timnas Indonesia U-17 melaju hingga babak 8 besar ajang Piala Asia U-17 2025 dan juga meloloskan skuad garuda U-17 ke ajang Piala Dunia U-17 2025. Di sisi lain, dirinya juga pernah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia di masa kepelatihan pelatih sebelumnya, yakni Shin Tae-yong.
2. Indra Sjafri
Nama berikutnya yang bisa menjadi opsi bagi kursi asisten pelatih timnas Indonesia adalah Indra Sjafri. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pria berusia 61 tahun ini memang sudah memiliki nama yang cukup mentereng di dunia sepakbola nasional, khususnya di level timnas Indonesia kelompok umur. Mantan pelatih Bali United ini merupakan salah satu sosok pelatih lokal yang sukses memberikan banyak gelar juara bagi timnas Indonesia.
Beberapa deretan gelar juara yang pernah diraih oleh Indra Sjafri semasa aktif melatih adalah AFF Cup U-19 2013, AFF Cup U-19 2024, AFF Cup U-22 2019 dan juga medali emas Sea Games 2023 silam. Di sisi lain, dirinya juga dinilai sebagai salah satu sosok pelatih yang mengerti kriteria para pemain lokal, khususnya para pemain muda. Meskipun sempat meraih kegagalan saat ajang Piala Asia U-20 2025 lalu, akan tetapi PSSI tentunya perlu mempertimbangkan nama Indra Sjafri sebagai salah satu bursa calon asisten pelatih timnas Indonesia yang baru.
Nah, itulah bebarapa nama yang bisa menjadi bahan pertimbangan PSSI menggantikan Denny Landzaat jika sang pelatih benar-benar hengkang dari staf kepelatihan timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Kehilangan 'Double No.10' Vs China, Ganti Taktik atau Tambal Sulam?
-
Pemanggilan Rafael Struick: Statistiknya Buat Fans Meragukan Kemampuannya
-
Laga Indonesia vs. Cina: Ketika Mimpi dan Aroma Balas Dendam Menjadi Satu
-
Daftar 28 Pemain China vs Timnas Indonesia! Bawa Rekan Kevin Diks Sambangi Stadion GBK
-
Mempertanyakan Kelayakan Rafael Struick Bela Timnas Indonesia, Statistiknya Patut Dikritisi
Hobi
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Mitchell Baker Langsung Hattrick, Garuda Temukan Predator Kotak Penalti
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum