Gelaran turnamen sepak bola pramusim bertajuk Piala Presiden 2025 kini tinggal menyisakan satu pertarungan puncak. Sepertimana diinformasikan oleh akun instagram resmi mereka @officialpialapresiden pada Sabtu (12/7/2025), satu laga yang tersisa adalah partai final kejuaraan yang bakal mempertemukan dua tim undangan, yakni Oxford United dan Port FC.
Menurut sumber yang sama diinformasikan, pertarungan dua kesebelasan dari dua negara yang tak memiliki presiden dalam sistem pemerintahannya tersebut bakal berlangsung pada hari Minggu (13/7/2025) dan bertempat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Menjelang pertarungan nan menentukan ini, sejatinya tim asal Inggris, Oxford United memiliki modal yang dapat dikatakan lebih baik daripada sang calon lawan. Memang, dalam perjalanan keduanya menuju partai puncak ini, baik Oxford maupun Port FC, keduanya berhasil menyapu bersih kemenangan atas lawan-lawan yang mereka hadapi di fase penyisihan grup.
Oxford United yang berada di grup A, berhasil menundukkan dua lawan satu grupnya, yakni Liga Indonesia All Stars dan tim pemilik empat gelar juara di ajang ini, Arema. Sementara Port FC yang berada di grup B, berhasil menumbangkan dua tim kuat milik Indonesia saat ini, yakni Persib Bandung dan Dewa United.
Namun, jika ditelisik lebih mendalam terkait dengan statistik yang dicatatkan oleh kedua finalis ini, Oxford United tampil lebih menjanjikan. Selain tampil lebih dominan ketika berjumpa dengan lawan-lawan segrupnya kemarin, mereka juga memiliki catatan produktifitas gol yang lebih baik ketimbang Port FC.
Dalam dua kali laga, klub yang diperkuat oleh Ole Romeny dan Marselino Ferdinan tersebut sukses mencatatkan total 10 gol, yang mana jika dirata-rata, mereka mampu mendentumkan 5 gol pada setiap pertandingannya. Sementara di kubu Port FC, dalam dua laga yang dijalani, Asnawi Mangkualam Bahar dan kolega hanya bisa mencetak total 4 gol, yang itu berarti, mereka melesakkan dua gol saja pada masing-masing pertandingan.
Bukan hanya itu, dari segi permainan yang dijalani oleh kedua finalis ini, Oxford United juga dapat dikatakan lebih unggul. Pasalnya, dalam dua laga yang dilakoni oleh Port FC, klub asal Thailand tersebut tampak susah-payah dan tertatih-tatih saat bersua dengan Persib Bandung pun Dewa United.
Sehingga, dari dua indikator tersebut, terlihat jika Oxford United di laga final ini akan tampil lebih superior, dan berpotensi besar untuk menjadi juara di gelaran kali ini.
Namun demikian, ada beberapa hal yang sedikit mengganjal. Pertama, karena di turnamen Piala Presiden kali ini tak ada fase semifinal bersilang yang mempertemukan dua tim teratas masing-masing grup, maka kita belum bisa sepenuhnya mengetahui kualitas Oxford maupun Port FC dengan lebih akurat.
Jika saja ada fase semifinal yang mempertemukan antara Oxford United melawan Dewa United, dan Port FC melawan Liga Indonesia All Stars, tentu kita bisa lebih akurat lagi dalam membandingkan kekuatan kesebelasan ini bukan? Namun sayangnya di edisi kali ini tak ada skema untuk pertandingan tersebut.
Dan lagi, meskipun secara permainan serta produktifitas gol Port FC ini tak lebih unggul dari Oxford United, namun dalam hal pertahanan, mereka tercatat lebih baik. Dalam dua laga yang mereka jalani, Port FC hanya kebobolan satu gol saja ketika berhadapan dengan Dewa United. Sementara Oxford United, dalam dua laga tersebut sudah tercatat bobol sebanyak 3 kali.
Lantas, siapa yang bakal unggul di pertandingan kali ini? Kalau aku pribadi, lebih condong kepada Oxford United!
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
Hobi
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
Terkini
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Review Sunset Bersama Rosie: Belajar Melepaskan dan Berdamai dengan Takdir
-
Gajian Cuma Numpang Lewat: Kenyataan Pahit Generasi Sandwich yang Dipaksa Cukup