Final Piala AFF U-23 2025 mempertemukan dua kekuatan besar Asia Tenggara, yakni Vietnam dan Indonesia dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pertandingan pada Selasa (29/7/2025) tersebut disaksikan oleh sekitar 35.000 penonton yang memadati Stadion GBK, sehingga sukses menjadi laga dengan jumlah penonton terbanyak sejak turnamen ini digelar pertengahan Juli lalu.
Di tengah sorak sorai dan nyanyian yang menggema dari tribun, Viktor Le yang merupakan salah satu pemain Timnas Vietnam tak kuasa menyembunyikan rasa takjub terhadap atmosfer yang tercipta di stadion.
"Rasanya menakjubkan. Tapi saya tidak tahu apa yang mereka katakan, mungkin mereka meneriakkan kata-kata buruk," kata Viktor seperti dikutip dari Antara News, Rabu (30/7/2025).
Meski tidak memahami bahasa yang diucapkan suporter tuan rumah, Viktor tetap mengapresiasi suasana yang dirasakan selama pertandingan final berlangsung.
"Tapi saya berusaha menikmatinya entah mereka berkata buruk atau baik. Tapi atmosfer stadion sangat menakjubkan," lanjutnya.
Viktor Le masuk dari bangku cadangan dalam laga tersebut, tetapi ia tetap menunjukkan profesionalisme tinggi sebagai seorang atlet yang siap setiap saat dibutuhkan.
Keputusan pelatih untuk tidak menurunkannya sebagai starter tidak memengaruhi mentalitasnya. Sebaliknya, ia tetap fokus memberikan kontribusi maksimal ketika diberi kesempatan bermain.
Sebagai pemain muda yang lahir di Moskow, Rusia, Viktor Le membawa pengalaman unik di dalam skuad Vietnam. Ia dikenal sebagai gelandang yang mampu menjaga ritme permainan dan menstabilkan mental tim.
Meski belum mencetak gol di laga final, peran Viktor di lini tengah dinilai penting. Ia menunjukkan filosofi permainan yang menitikberatkan pada kerja tim dan hasil kolektif, bukan sekadar statistik individu.
Viktor Le Ungkap Arti Penting Trofi Juara Bagi Rakyat Vietnam
Usai pertandingan, Viktor Le menyebut bahwa kemenangan ini sangat bermakna. Tak hanya untuk tim, tetapi juga untuk masyarakat Vietnam.
"Ini selalu sangat berarti bagi kami. Kami bisa kembali ke negara membawa pulang trofi. Semua orang akan senang dan ini sangat berharga bagi rakyat Vietnam," papar pemain muda tersebut.
Keberhasilan Vietnam menjuarai Piala AFF U-23 tahun ini memperpanjang rekor mereka menjadi tiga gelar beruntun setelah sebelumnya menang di tahun 2022 dan 2023.
Meski Vietnam telah menjuarai turnamen ini sebelumnya, gelar kali ini terasa spesial bagi Viktor Le. Pasalnya, ini merupakan kali pertama ia ikut serta mengangkat trofi bersama tim nasional.
Viktor sebelumnya pernah mengangkat trofi bersama CSKA Moskow II di ajang Russian U-19 Champion musim 2021/2022. Namun menurutnya, pencapaian di AFF U-23 bersama Vietnam memiliki nilai emosional yang berbeda.
Trofi ini menegaskan dominasi Vietnam sebagai kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara pada kelompok usia U-23, sekaligus menegaskan konsistensi pembinaan pemain muda mereka.
Meski tampil sebagai pemain cadangan, Viktor tetap membawa energi positif bagi rekan-rekannya di lapangan, khususnya dalam menjaga mental bertanding.
Ia pun menyadari bahwa gelar ini bukan akhir dari segalanya. Sebagai pemain profesional, Viktor menyatakan kesiapannya untuk kembali bekerja keras mempersiapkan turnamen berikutnya bersama tim nasional.
Kemenangan atas Indonesia dengan skor tipis 1-0 lewat gol Nguyen Cong Phuong menjadi catatan penting dalam karier internasional Viktor bersama Vietnam.
Gelar ini menjadi simbol keberhasilan kolektif tim yang solid dan terorganisir, serta keberhasilan strategi pelatih dalam meramu komposisi pemain muda yang kompetitif.
Atmosfer luar biasa yang tercipta di Stadion GBK saat final Piala AFF U-23 2025 memberi kesan mendalam bagi Viktor Le.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Asisten Gerald Vanenburg Terlibat Insiden Memalukan, Timnas Indonesia Bakal Disanksi Berat?
-
Top Scorer Piala AFF U-23 2025, Jens Raven Kini Pasang Target 'Gila'
-
Kata-kata Mutiara Erick Thohir untuk Timnas U-23 Diketawain Tom Byer
-
Gagal Tapi Gerald Vanenburg Lolos dari PHK Timnas Indonesia
-
Arkhan Fikri Bandingkan Kegagalan Gerald Vanenburg dan Shin Tae-yong di Piala AFF U-23
Hobi
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
Terkini
-
Wacana Tutup Prodi: Solusi Relevansi atau Kedok Kegagalan Negara?
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
Bisikan dari Rimbun Bambu di Belakang Rumah
-
CIX Umumkan Bubar usai 7 Tahun Bersama, Seluruh Member Tinggalkan Agensi