Setelah melewatkan pertarungan-pertarungan terakhir yang dijalani oleh Timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga pertengahan tahun ini, pemain sayap milik Skuat Garuda, Ragnar Oratmangoen kini terancam kembali menepi.
Sepertimana dilansir laman Suara.com (5/8/2025), pemain berdarah Maluku tersebut kedapatan kembali menghilang dari klubnya saat ini, FC Dender. Dalam penjelasan yang didapatkan dari laman Suara.com disebutkan bahwa Ragnar dalam beberapa pertandingan terakhir kedapatan tak berada dalam line-up klubnya di awal-awal perjalanan mereka mengarungi Liga Belgia musim 2025/2025.
Imbas kondisi yang kini tengah dialai oleh Ragnar pun turut memperkecil potensi comeback Ragnar ke Timnas Indonesia yang bakal menjalani persiapan menyongsong kerasnya ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan depan.
Dan sembari menunggu kabar terkini dari Ragnar, kali ini kita bahas dua momen manis yang sempat diciptakan sang pemain saat memperkuat Timnas Indonesia semenjak resmi beralih kewarganegaraan dan federasi ya!
Penasaran dengan momen manis yang pernah diciptakan oleh pemain berusia 27 tahun tersebut bersama Timnas Indonesia? Mari kita ingat-ingat bersama!
1. Pertarungan Melawan Vietnam (26 Maret 2024)
Momen manis pertama yang pernah dicatatkan oleh Ragnar Oratmangoen bersama Timnas Indonesia adalah ketika sang pemain memperkuat Pasukan Garuda di laga melawan Vietnam pada 26 Maret 2024.
Momen tersebut akan selalu diingat oleh Ragnar dan para pendukung setia Timnas Indonesia karena ada banyak hal manis yang terjadi. Pertama, pertandingan tersebut adalah laga debut sang pemain semenjak dirinya mendapatkan kewarganegaraan Indonesia pada 18 Maret 2024.
Kemudian yang kedua, pada pertarungan melawan tim Pasukan Nguyen tersebut, Ragnar juga menciptakan gol pertamanya untuk Pasukan Merah Putih.
Lebih berkesannya lagi momen tersebut bagi Ragnar dan kubu Indonesia adalah, gol tersebut diciptakannya ke gawang Vietnam yang bermain di depan para pendukungnya sendiri, yang mana juga membantu Indonesia memenangi pertarungan dengan skor cukup telak, tiga gol tanpa balas.
Dala catatan sejarah pertemuan kedua kesebelasan, terakhir kali Indonesia bisa memenangi pertarungan melawan Vietnam di kandang sendiri dengan skor sepadan terjadi pada tahun 2004, yang itu terjadi 20 tahun sebelum pertarungan itu terjadi.
Apakah cukup sampai di sana? Tentu saja tidak. Gol dari Ragnar di laga tersebut, yang mana sekaligus memastikan 3 poin bagi Indonesia, pada akhirnya menjadi modal penting anak asuh Shin Tae-yong untuk bisa meneruskan langkah di babak kualifikasi dan pada akhirnya lolos ke ronde ketiga setelah unggul poin dari Vietnam dan Filipina.
2. Pertandingan Melawan Bahrain (10/10/2024)
Momen manis kedua yang dicatatkan oleh Ragnar Oratmangoen bersama Timnas Indonesia adalah saat dirinya menjadi bagian dari tim yang menahan imbang Bahrain di laga ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga.
Pada pertarungan yang penuh dengan drama tersebut, Ragnar menciptaka sebuah momen yang sangat heroik, di mana dirinya mampu menjebol gawang sang lawan yang berstatus sebagai tuan rumah di menit ke-45+3.
Gol tersebut menjadi sangat berarti bagi Pasukan Garuda di laga tersebut, pasalnya melalui gol dari Ragnar inilah mental bertarung anak asuh Shin Tae-yong tersebut tetap terjaga di level tertinggi pasca mereka tetringgal melalui gol dari Mohamed Marhoon pada menit ke-15.
Meskipun pada akhirnya pertarungan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2, namun gol Ragnar di momen tersebut sedikit banyak membuat langkah Timnas Indonesia untuk terus berjuang di babak kualifikasi terus terjaga, hingga pada akhirnya sampai di titik di mana mereka lolos ke ronde keempat kualifikasi yang bakal digelar pada bulan Oktober mendatang.
Nah, itulah dua momen manis yang pernah diciptaka oleh Ragnar Oratmangoen bersama Timnas Indonesia. Semoga saja sang pemain segera sembuh dan kembali menciptakan momen-momen manis bersama Pasukan Garuda lagi ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
Anomali Maarten Paes, Naik Kelas Bergabung Raksasa Dunia saat Kompatriotnya Turun Kasta
-
Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
Artikel Terkait
-
3 Alasan Logis Timnas Indonesia Ogah Away di FIFA Matchday September 2025
-
RESMI! Eks Anak Buah Shin Tae-yong Jadi Musuh Timnas Indonesia
-
Breaking News! Daftar 30 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Kemerdekaan 2025
-
Jadwal Lengkap FIVB U-21 di Surabaya: Kadek Diva Yanti Cs Siap Menggebrak
-
Indonesia vs Vietnam di Piala Dunia Voli U-21: Duel Panas Tim Debutan
Hobi
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
Anomali Maarten Paes, Naik Kelas Bergabung Raksasa Dunia saat Kompatriotnya Turun Kasta
-
John Herdman Optimis, Keberagaman Timnas Indonesia Bakal Jadi Senjata Baru?
Terkini
-
Asahi Naruhaya Resmi Diperankan Sho Nishigaki dalam Live Action Blue Lock
-
Rilis Foto Profil Baru, AKMU Dirikan Agensi Sendiri Usai Tinggalkan YG
-
Merosotnya Moral Remaja: Benarkah Korban Zaman atau Bukti Kelalaian Kita?
-
Manga Bungo Stray Dogs Umumkan Akhiri Cerita Bagian Pertama di Chapter 130
-
Narasi Perihal Ayah, Menyusuri Duka Kehilangan dari Sudut Pandang Anak