Bhayangkara Presisi Lampung FC harus menerima kenyataan pahit di laga perdana BRI Super League 2025/26. Berlaga di Stadion Segiri, The Guardian tumbang 0-1 dari tuan rumah Borneo FC Samarinda.
Melansir ileague.id, gol semata wayang Pesut Etam dicetak Mariano Peralta pada menit ke-66. Pemain asal Argentina itu sukses menuntaskan umpan matang Kei Hirose dengan tendangan kaki kiri yang tak mampu diantisipasi Awan Setho.
Kekalahan tipis semalam menjadi awal yang kurang ideal bagi Paul Munster, pelatih asal Irlandia Utara yang musim lalu sukses membawa Persebaya Surabaya finis di peringkat keempat BRI Liga 1 2024/2025. Tak dapat dipungkiri, ekspektasi besar pun menyertai langkahnya bersama Bhayangkara musim ini.
Meski menelan kekalahan, Bhayangkara FC sejatinya memiliki cukup banyak peluang. Data statistik menunjukkan, The Guardian mencatat lima tembakan tepat sasaran. Angka tersebut unggul dari Borneo FC yang hanya mengoleksi dua.
Di babak pertama, Bhayangkara sempat mengancam lewat skema sepak pojok pada menit ke-11, tetapi Nadeo Argawinata sigap menepis bola. Borneo merespons dengan peluang Fajar Fathur Rahman di menit ke-18 dan Maicon de Souza di menit ke-23, tapi skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Borneo FC lebih agresif dan akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-66 lewat Peralta. Gol ini membuat suasana Stadion Segiri bergemuruh, sekaligus menambah tekanan bagi Bhayangkara.
Bhayangkara mencoba membalas. Moises sempat melepaskan tendangan keras, sementara peluang dari Putu Gede dan Ilija Spasojevic di lima menit terakhir juga mengancam gawang tuan rumah. Namun, Nadeo kembali menjadi tembok tebal yang sulit ditembus.
“Kami memiliki peluang, tapi memang masih kurang dalam penyelesaian akhir. Ini sepak bola, siapa yang mencetak gol dia yang akan memenangkan pertandingan. Ini akan segera kami evaluasi,” kata Munster usai laga, Jumat (8/8/2025).
Dia menambahkan, “Saya pikir kami sudah bermain dengan baik. Kami memiliki lima peluang untuk mencetak gol sementara mereka hanya dua.”
Paul Munster Siap Evaluasi Lini Depan
Munster memastikan akan fokus memperbaiki lini depan agar lebih efektif di laga-laga berikutnya. Ia menyadari bahwa peluang emas yang terbuang bisa berujung kehilangan poin penting di kompetisi seketat BRI Super League.
Kekalahan ini membuat Bhayangkara langsung mengalihkan fokus ke laga pekan kedua. Mereka dijadwalkan menjamu PSM Makassar. Laga tersebut akan menjadi partai kandang perdana Bhayangkara musim 2025/2026 sekaligus debut mereka di markas baru.
Tampil di hadapan publik Lampung tentu menjadi motivasi tambahan bagi Awan Setho Raharjo dkk untuk meraih kemenangan perdana musim ini. Dukungan suporter di kandang diharapkan bisa menjadi energi positif.
Secara mental, Munster menegaskan anak asuhnya tetap percaya diri meski memulai musim dengan kekalahan.
“Kita akan fokus menatap pertandingan home,” tegasnya.
Bhayangkara juga harus memanfaatkan laga kandang untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Pasalnya, lawan-lawan berikutnya di papan atas akan lebih sulit jika tim belum menemukan konsistensi permainan.
Borneo FC sendiri berhak mengamankan tiga poin perdana musim ini. Hasil ini juga menunjukkan bahwa efektivitas serangan menjadi faktor krusial, terlebih di laga-laga ketat seperti pekan pembuka.
Bagi Bhayangkara, laga kontra PSM nanti akan menjadi ujian mental sekaligus kesempatan untuk membuktikan perbaikan setelah evaluasi. Munster tentu berharap hasilnya lebih manis dibanding debutnya di Samarinda.
Dengan skuad yang sebenarnya punya potensi besar, The Guardian masih berpeluang bangkit. Namun, penyelesaian akhir yang tumpul harus segera dibenahi agar tidak menjadi penghambat ambisi mereka bersaing di papan atas.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Murka Paul Munster Usai Bhayangkara FC Ditekuk Borneo FC
-
Marc Klok Wajibkan Persib Menang di Laga Perdana BRI Super League
-
Bojan Hodak Tegaskan Persib Harus Raih Tiga Poin Kontra Semen Padang
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026: Pertarungan 18 Klub Liga 1 Termasuk 3 Tim Promosi
-
Preview Persib vs Semen Padang: Kabau Sirah Tahu Diri, Tapi Targetkan Kejutan di Kandang Maung
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel