Benang kusut terkait kepindahan skipper Timnas Indonesia, Jay Idzes dari Venezia akhirnya terurai. Setelah kurang lebih setengah musim harus terlibat dalam saga transfer yang berkepanjangan hingga melibatkan 17 klub, bek tangguh milik Timnas Indonesia tersebut akhirnya berlabuh ke klub promosi, Sassuolo.
Dari berbagai sumber disebutkan, pemain berusia 25 tahun tersebut menyepakati untuk menjadi bagian dari Sassuolo pada Jumat (8/8/2025), yang mana turut serta dalam klausul kepindahannya adalah rekan setimnya, Fali Cande yang menjadi satu paketan dengan Jay untuk berpindah dari Venezia ke Sassuolo.
Dalam penjelasan akun instagram @seasiagoal, dijelaskan bahwa selain Jay Idzes, Fali Cande juga menjadi bagian dari kesepakatan yang mengikat antara Venezia dan Sassuolo. Bahkan, harga 11 juta Euro yang dimaharkan oleh Sassuolo, merupakan gabungan dari dua harga pemain tersebut.
"Perburuan untuk mendapatkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes akhirnya diputuskan. Sassuolo memenangi pertarungan! Dari Venezia ke Sassuolo di Serie A, Jay akan bergabung dengan tim promosi bersama dengan Fali Cande," tulis seasiagoal.
"Biaya transfer: 11 juta Euro + beragam bonus, yang berpotensi meningkat menjadi 12 juta Euro jika Sassuolo terhindar dari degradasi. Idzes sendiri memiliki harga 8 juta Euro, sementara sisanya adalah harga untuk Cande," lanjut seasiagoal menjelaskan lebih detail.
Siapakah Fali Cande?
Tentunya "keikutsertaan" Fali Cande dalam klausul kepindahan Jay Idzes ini sedikit banyak menimbulkan rasa penasaran bagi para penggemar sepak bola, khususnya yang mengikuti saga transfer dari Jay Idzes ini.
Karena bagaimanapun, bagi para penggemar Timnas Indonesia, hal-hal kecil yang berkaitan dengan Skuat Garuda dan para penggawanya adalah sebuah hal yang harus segera terjawab tuntas, apalagi jika menimbulkan rasa penasaran seperti Fali Cande.
Bagi yang belum mengetahui siapakah sosok Fali Cande yang disebut-sebut dalam klausul kepindahan Jay Idzes dari Venezia ke Sassuolo, sejatinya pemain ini adalah rekan setim dari Jay Idzes di Venezia.
Dalam keterangan di laman transfermarkt.com, Fali Cande sendiri sejatinya baru bergabung dengan Venezia pada tanggal 1 Juli 2025 lalu. Sejarah kedatangan Fali Cande ke Venezia sendiri terbilang cukup unik. Pasalnya, pemain berkebangsaan Guinea Bissau ini awalnya adalah pemain pinjaman dari klub Prancis, FC Metz.
Venezia mendatangkan Fali Cande pada 22 Januari 2025 lalu dari FC Metz dengan status sebagai pemain pinjaman, namun karena dirasa cocok dengan gaya bermain tim, pihak klub akhirnya mematenkannya pada 1 Juli 2025 lalu, yang mana tanggal itu hanya berselang satu hari saja setelah masa peminjaman sang pemain berakhir.
Selama menjalani masa peminjaman di Venezia, Fali Cande sendiri bermain dengan cukup apik. Dalam tempo setengah musim, pemain berusia 27 tahun tersebut total bermain sebanyak 17 pertandingan bersama Venezia dan menciptakan satu gol serta satu assist dalam durasi 1.530 menit bermainnya.
Selain menjadi andalan di Venezia, pemain yang berposisi sebagai center back ini juga merupakan salah satu bintang di Timnas negaranya. Dalam catatan laman transfermarkt.com, Fali Cande melakoni debut di Timnas seniornya pada 26 Maret 2021 saat usianya baru menginjak 23 tahun, dan hingga kini telah mencatatkan 25 caps bersama Guinea Bissau.
Selama kurang lebih empat tahun pengabdiannya bersama Guinea Bissau hingga kini, Fali Cande selalu menjadi bagian dari laga-laga penting yang dijalani oleh negaranya. Ajang-ajang penting seperti Piala Afrika hingga kualifikasi Piala Dunia zona Afrika, selalu diikuti oleh pemain yang kini terlibat dalam klausul kepindahan Jay Idzes dari Serie B ke Serie A musim ini.
Itulah informasi tentang Fali Cande yang disebut-sebut dalam klausul kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo. Apakah kerja sama kedua pemain ini akan sukses membawa Sassuolo bertahan di pentas Serie A? Kita tunggu bersama hingga akhir musim mendatang.
Baca Juga
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Artikel Terkait
-
Perbandingan Patrick Kluivert dan Fabio Grosso, 2 Sosok yang Latih Jay Idzes
-
Tuah STY Mulai Bekerja! Ulsan HD Langsung Akhiri 3 Bulan Paceklik Kemenangan
-
Piala AFF Wanita: Kalah Telak, Timnas Indonesia Jadi Bulan-bulanan Vietnam
-
FC Volendam Kena Masalah Serius, Mauro Zijlstra Jadi Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
-
Media Vietnam Nobatkan Jay Idzes Jadi Pemain Termahal ASEAN Usai Gabung Sassuolo
Hobi
-
Prediksi Tunisia vs Belanda: De Oranje Incar Pesta Gol dan Puncak Grup F
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
Terkini
-
Saat Jam Tidur Dilonggarkan: Nostalgia Masa Kecil Menonton Piala Dunia dengan Keluarga
-
5 Drama China Populer Bulan Juni 2026, Ada The First Jasmine!
-
Jika Gaji Rp 8 Juta Masuk Kategori MBR, Apa Kabar Karyawan yang Mentok UMR?
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?