Sejak Pecco Bagnaia meraih kemenangan di musim 2022, dominasi Ducati di MotoGP terus menguat. Pabrikan asal Borgo Panigale itu mampu mempertahankan posisinya sebagai tim terbaik di grid, bahkan ketika persaingan di MotoGP semakin ketat.
Memasuki musim 2025, peluang mereka untuk kembali merebut gelar juara dunia masih terbuka lebar, kali ini bersama salah satu pembalap terbaik di MotoGP, Marc Marquez.
Memang, situasinya tidak persis sama seperti tahun-tahun sebelumnya di mana motor Ducati hampir selalu memenuhi deretan 10 besar setiap balapan. Namun, jika melihat performa keseluruhan, mereka tetap berada di level teratas.
Musim ini, total enam motor Ducati bersaing di lintasan. Tiga di antaranya merupakan versi pabrikan atau spesifikasi terbaru, sedangkan tiga lainnya menggunakan spesifikasi musim lalu.
Motor versi terbaru digunakan oleh Pecco Bagnaia, Marc Marquez, dan Fabio Di Giannantonio. Sementara itu, Franco Morbidelli, Alex Marquez, dan Fermin Aldeguer menunggangi motor dengan spesifikasi tahun sebelumnya.
Meski begitu, kedua tipe motor ini sejatinya berangkat dari basis yang sama, yaitu GP24. Awal musim lalu, muncul rencana dari pihak Ducati untuk memberlakukan spesifikasi mesin tunggal bagi seluruh pembalap mereka setelah melakukan uji coba di Thailand.
"Mesinnya akan menjadi mesin untuk semua pembalap Ducati di tahun 2024. Akankah kami tiba tepat waktu? Yah, semua itu harus terhadu dalam delapan atau sembilan hari, padahal biasanya kami punya waktu sekitar tiga minggu," ujar Davide Tardozzi, manajer tim Ducati, dilansir dari laman Autosport.
Akan tetapi, keputusan akhir justru memunculkan perbedaan. Di bawah arahan Gigi Dall’Igna, pemimpin departemen teknik Ducati memutuskan memberikan mesin dengan pengembangan lebih lanjut khusus bagi tiga pembalap utama, Pecco, Marc, dan Diggia.
"Ya, ada dua spesifikasi yang berbeda. Spesifikasi yang digunakan Marc, Pecco, dan Diggia memiliki beberapa perubahan kecil dibandingkan dengan versi yang digunakan Alex, Franco, dan Fermin," ujar juru bicara Ducati.
Hasilnya, performa keenam pembalap Ducati pun bervariasi. Marc Marquez sejauh ini tampil luar biasa, menjadi kandidat utama dalam perebutan gelar. Kemudian, Sang Adik, Alex Marquez, secara mengejutkan juga berhasil menjadi penantang kuat kakaknya.
Bagnaia, meski mengandalkan motor pabrikan terbaru, justru terjebak dalam masalah teknis yang membuatnya kesulitan tampil konsisten. Morbidelli masih berada di level menengah tanpa hasil yang mengesankan, sementara Aldeguer perlahan mulai menemukan setelan yang pas setelah masa adaptasi. Dan Diggia sendiri masih berjuang untuk menjaga kestabilan performa di setiap seri.
Menatap musim depan, Ducati sudah memastikan bahwa Marc dan Pecco akan kembali mengendarai motor pabrikan. Namun, satu kursi pabrikan lainnya masih menjadi tanda tanya besar. Apakah Fabio Di Giannantonio akan mempertahankannya, atau ada pergantian pembalap yang berhak mendapatkannya?
Salah satu rumor menarik adalah kemungkinan Ducati menurunkan enam motor pabrikan sekaligus di musim depan. Hal ini didukung oleh beberapa fakta, Ducati sudah terikat kesepakatan dengan Fermin Aldeguer yang memungkinkan dia mendapat motor spesifikasi terbaru pada musim 2026.
Di sisi lain, ada Alex Marquez. Performa Alex tahun ini membuat banyak pihak menilai ia layak mendapat kesempatan lebih cepat untuk mengendarai GP26. Franco Morbidelli juga tidak sepenuhnya bisa diabaikan.
Meski hasilnya belum sepenuhnya baik, pengalaman dan potensinya bisa menjadi alasan bagi Ducati untuk memberinya kesempatan menggunakan GP26, jika VR46 memperpanjang kontraknya.
Jika akhirnya Ducati benar-benar mewujudkan ide tersebut, MotoGP musim depan bisa menjadi sangat menarik untuk disimak. Ada enam motor pabrikan terbaik di grid berada di lintasan untuk berjuang memperebutkan podium.
Baca Juga
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
-
Bangga! Mario Suryo Aji Pakai Helm Bertema Majapahit di Ajang Moto2 2026
-
Bukan Pembalap Biasa, Inilah 2 Rookie yang akan Tampil di MotoGP 2026
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
Artikel Terkait
Hobi
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Pilih Gabung ke Liga Indonesia, Cyrus Margono Bisa Segera Debut di Timnas?
Terkini
-
Luka-luka yang Tidak Mudah Diobati
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?
-
4 Ide Styling Outerwear ala Yeosang ATEEZ untuk OOTD Simpel tapi Kece!
-
4 Rekomendasi HP dengan Memori Internal 1 TB 2026, Leluasa Menyimpan File Besar dan Aplikasi Berat
-
Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama