Arema FC akan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan pekan ke-3 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Jumat (22/8/2025) sore.
Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting bagi skuad Singo Edan untuk mempertahankan tren positif di awal musim.
Penjaga gawang Arema FC, Adi Satryo mengungkapkan bahwa seluruh pemain telah bekerja keras untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan. Ia berharap tim bisa mempertahankan performa dan meraih kemenangan.
“Persiapan semua relatif baik, semua pemain bekerja keras. Harapan saya bisa mempertahankan tren positif ini dan membawa 3 poin untuk besok (hari ini-red),” kata Adi Satryo sebagaimana menyadur ileague.id, Jumat (22/8/2025).
Diketahui bahwa kesebelasan asal Jawa Timur itu memulai musim dengan cukup baik. Pada laga pekan pertama, mereka meraih kemenangan telak 4-1 atas PSBS Biak. Dalberto Luan tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak hattrick, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Valdeci Moreira.
Namun di pekan kedua, Arema FC hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Gol bunuh diri Betinho di menit ke-87 menggagalkan kemenangan tim yang sudah unggul sejak babak pertama. Di laga tersebut, Arema harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-53 akibat kartu merah yang diterima Yann Motta.
Meski hasil imbang tersebut sempat mengecewakan, Arema FC tetap berada di jalur positif. Dengan total empat poin dari dua pertandingan, tim asuhan pelatih Fernando Valente masih bertahan di papan atas klasemen sementara.
Adi Satryo Ungkap Persiapan Arema FC
Dalam menghadapi Bhayangkara FC, Adi Satryo tak hanya ingin membantu tim meraih kemenangan, tetapi juga menargetkan pencapaian pribadi berupa cleansheet pertama bersama Arema FC. Ia menyebut bahwa gol yang masuk ke gawangnya di pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran penting untuk perbaikan ke depan.
“Bola itu bundar, sehingga kadang kala kita tidak bisa prediksi, sehingga hal yang wajar jika ada kesalahan di pertahanan dan tidak ada yang perlu disalahkan. Dari saya sendiri cukup melihat ke depan agar lebih baik. Semoga saya segera mendapatkan cleansheet pertama saya di Arema FC,” ujar Adi Satryo.
Menurutnya, sepak bola adalah permainan kolektif yang menuntut kerja sama seluruh pemain. Ia menyadari bahwa kebobolan di menit akhir melawan PSIM Yogyakarta disebabkan oleh penurunan konsentrasi akibat kelelahan fisik.
“Kenapa kita kebobolan di menit akhir, mungkin karena saat menit terakhir itu konsentrasi tengah turun karena kecapekan. Pelajaran dari ini kita harus tingkatkan lagi fisik kita dan kekompakannya biar pertandingan selanjutnya lebih baik,” tambahnya.
Untuk mencatatkan cleansheet, Adi Satryo menyadari pentingnya beberapa aspek, seperti menjaga kebugaran, memperkuat komunikasi dengan pemain belakang, serta tetap fokus sepanjang pertandingan. Evaluasi rutin juga menjadi bagian dari upayanya untuk terus berkembang.
Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya menjaga mental yang kuat agar tidak terpengaruh oleh kesalahan masa lalu. “Tidak ada yang perlu disalahkan,” tegasnya, menandakan sikap profesional dan fokusnya dalam mengembangkan diri sebagai penjaga gawang utama Arema FC.
Sementara itu, Bhayangkara FC, belum menemukan performa terbaiknya. Dalam dua pertandingan awal musim ini, Bhayangkara hanya mampu meraih satu poin. Mereka kalah tipis dari Borneo FC (0-1) dan ditahan imbang oleh PSM Makassar (1-1).
Melihat statistik ini, peluang Arema FC untuk meraih kemenangan cukup terbuka. Namun Adi Satryo dan rekan-rekannya enggan meremehkan lawan dan tetap akan tampil maksimal demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Arema FC sendiri memiliki modal kuat dengan kemenangan meyakinkan di laga pertama dan mental yang tetap terjaga meski harus bermain dengan 10 orang di laga kedua. Pemain seperti Dalberto Luan yang sudah mencetak empat gol dalam dua laga tentu menjadi tumpuan tim di lini depan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Drama Brewing Love: Perpaduan Manis Dunia Bir dan Romansa Slow-Burn
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Lee Soo Hyuk Mundur, Lee Jong Won Ambil Alih Peran Utama Men of the Harem?
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
Artikel Terkait
-
Tekad Semen Padang Teruskan Tren Positif, Ini Komentar Eduardo Almeida
-
Link Live Streaming Arema FC Vs Bhayangkara FC di BRI Super League Sore Ini
-
Victor Luiz Bicara Tujuan PSM Makassar Usai Hasil Seri di Dua Laga Perdana
-
Prediksi Arema FC vs Bhayangkara Presisi: Susunan Pemain dan Head to Head
-
Persita Tangerang Terpuruk, Carlos Pena Bertekad Ubah Situasi!
Hobi
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terkini
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya