PSSI resmi telah mengumumkan daftar nama-nama pemain yang akan masuk ke dalam timnas Indonesia U-23 untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 mendatang yang digelar bulan September 2025 nanti. Melansir dari akun instagram @timnasindonesia, pelatih timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memanggil daftar 23 nama pemain yang akan masuk ke dalam pemusatan latihan nantinya.
Daftar 23 Nama Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kiper:
M Ardiansyah, Cahya Supriadi, Daffa Fasya
Pemain Belakang/Defender:
Kakang Rudianto, Kadek Arel, Muhammad Ferarri, Dion Markx, A Buffon, Mikael Tata, Dony Tri Pamungkas, Frengky Missa.
Gelandang/ Pemain Tengah:
Toni Firmansyah, Zanadin Fariz, Robi Darwis, Arkhan Fikri, Ananda Raehan, Rayhan Hannan
Penyerang Depan/Striker:
Hokky Caraka, Jens Raven, Rafael Struick, Ricky Pratama, Salim Tuharea, Rahmat Arjuna
Gerald Vanenburg Panggil Tiga Pemain Naturalisasi ke Timnas U-23
Dalam susunan pemain timnas Indonesia U-23 kali ini, pelatih timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memanggil tiga pemain naturalisasi guna memperkuat skuad garuda U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, deretan pemain yang dipanggil adalah Jens Raven, Rafael Struick dan Dion Markx.
Nama Rafael Struick sendiri menjadi kejutan dengan kembali dipanggil untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 kali ini. Pemain yang kini membela klub BRI Super League, Dewa United tersebut kembali masuk ke dalam skuad U-23 setelah pada edisi Piala Asia U-23 2024 kemarin juga menjadi bagian dari tim nasional.
Namun, masuknya nama pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut juga tentunya cukup dipertanyakan beberapa pihak. Pasalnya, performanya saat ini tengah turun di awal musim 2025/2026 setelah juga tak terlalu mencolok saat membela klub Australia, Brisbane Roar FC pada musim 2024/2025 kemarin. Terlebih lagi, Rafael Struick juga tak dipanggi masuk ke dalam timnas Indonesia senior yang nanti akan berlaga di ajang FIFA Matchday bulan September 2025 melawan Lebanon di Surabaya.
Di sisi lain, Patrick Kluivert memanggil mantan pemain timnas Indonesia U-20, yakni Dion Markx untuk memperkuat timnas Indonesia U-23. Pemain yang kini membela klub Top Oss di liga Belanda tersebut diharapkan mampu menjadi tembok kokoh di sektor pertahanan timnas Indonesia U-23 bersama Muhammad Ferarri dan Alfahrezzi Buffon yang tampil solid di ajang ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025 kemarin.
Akan tetapi, Gerald Vanenburg juga dipertanyakan kebijakannya tak memanggil nama pemain timnas Indonesia U-20 lainnya, yakni Tim Geypens. Melansir dari laman transfermarkt.co.id. pemain yang sudah menjalani proses naturalisasi sejak bulan Februari 2025 lalu secara mengejutkan tak dipanggil oleh Gerald Vanenburg ke timnas Indonesia U-23 kali ini.
Padahal, pemain yang kini membela klub Belanda, FC Emmen tersebut tampil cukup reguler sepanjang musim 2024/2025 kemarin dengan total mengoleksi 16 kali penampilan di klubnya. Tentunya keputusan ini sangat mengejutkan mengingat Tim Geypens diprediksi akan mengisi posisi sektor bek kiri timnas Indonesia U-23.
Selain itu, cederanya nama Ivar Jenner juga menjadi salah satu alasan pemain asal klub FC Utrecht tersebut juga tak dipanggil ke timnas Indonesia U-23. Sebelumnya, Ivar Jenner juga tak dipanggil oleh Patrick Kluivert ke timnas Indonesia senior karena masalah pemulihan cederanya.
Gerald Vanenburg juga kembali memanggil pemain asal klub Bali United, yakni Jens Raven ke timnas Indonesia U-23. Setelah sukses mencetak 7 gol di ajang ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025 kemarin, striker keturunan Belanda-Indonesia ini kini diharapkan dapat menjadi juru gedor bagi skuad garuda U-23.
Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 tergabung di grup J bersama Korea Selatan, Laos dan Makau. Tentunya target juara grup menjadi misi bagi anak asuh Gerald Vanenburg guna memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 mendatang.
Baca Juga
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Bukan Sekadar Bola, Konflik Mbappe vs Senator Paraguay Berpotensi Jadi Masalah Diplomatik!
-
Babak Belur di Kandang Sendiri: Akhir Perjalanan Tragis AS, Kanada, dan Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
Artikel Terkait
-
Kualifikasi Piala Asia U-23, Momentum Rafael Struick Perbaiki Citra
-
Ada 7 Wajah Baru, Gerald Vanenburg Rilis Daftar Skuad Timnas Indonesia U-23
-
Miliano Jonathans Hubungi Patrick Kluivert Jelang FMD, Bahas Apa Saja?
-
Bukan Hanya Masalah Keluarga, Pratama Arhan Juga Alami Awal Musim yang Buruk di Thailand
-
Miliano Jonathans Sudah Bicara dengan Patrick Kluivert, Bahas Gaya Bermain dan Lainnya
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Argentina vs Swiss: Adu Kecerdasan Taktik Demi Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Buktikan Tim Kelas Juara dan Siap Lawan Prancis
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Jelang Laga, Swiss Klaim Punya Cara Meredam Messi Cs Demi Lolos Semifinal
Terkini
-
Mononoke Garap Proyek Baru, Hadirkan Medicine Seller Ketiga Ken no Tsurugi
-
Misteri Gua Sri Bolong
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
Warner Bros Garap Ulang Film Free Willy, Russo Brothers Jadi Produser
-
Review Dokumenter The Man Will Burn: Ketika Eksperimen Sosial Berbenturan dengan Ambisi Miliarder