Persija Jakarta yang sempat tampil sangat superior dengan sukses membantai Persita Tangerang 4-0 di laga perdana musim ini dan menaklukkan Persis Solo 3-0 di laga kedua harus merasakan pil pahit setelah gagal menang dari Malut United pada laga pekan ke-3 yang digelar pada Minggu (24/08/2025) kemarin di Stadion Jakarta International Stadium, Jakarta.
Melansir dari laman ileague.id, situasi ini membuat tim berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut berada di posisi ke-2 klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026 dengan raihan 7 poin dan berada di bawah Borneo FC Samarinda yang kini mengoleksi 9 poin. Tak hanya itu saja, Persija Jakarta juga masih diikuti oleh Arema FC yang berada di peringkat ke-3 dengan raihan 7 poin hingga pekan ke-3 ini.
Kini, tim asuhan pelatih Mauricio Souza akan bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium pada tanggal 29 Agustus 2025 mendatang. Tentunya Persija Jakarta akan mengusung misi mencuri poin di kandang Dewa United guna memperkecil poin dengan pemuncak klasemen sementara Borneo FC Samarinda.
Menurut pelatih Mauricio Souza, hasil imbang 1-1 saat melawan Malut United tentunya menjadi sinyal yang tak boleh diabaikan oleh seluruh elemen tim. Melansir dari laman resmi klub Persija Jakarta (persija.id), seluruh elemen tim, khususnya punggawa “Macan Kemayoran” akan berlatih lebih keras dan lebih giat lagi guna mampu meraih poin saat berlaga di kandang Dewa United pada hari Jumat mendatang.
“Soal Dewa United, kami tahu ini pertandingan yang sangat sulit, tim yang sangat kuat. Kami akan mulai memikirkannya mulai Senin (25/8/2025),” ujar Mauricio Souza.
Jelang Hadapi Dewa United, Persija Diharapkan Mampu Kontrol Emosi
Jelang laga menghadapi Dewa United, seluruh pemain klub Persija Jakarta diharapkan mampu lebih mengontrol emosi dalam laga nanti. Hal ini tentunya tak terlepas dari koleksi kartu yang sudah didapatkan oleh para pemain jelang laga kontra Dewa United nanti. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Allano Lima mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning saat melawan Persis Solo di pekan ke-2. Lalu, Ilham Rio Fahmi juga mendapatkan kartu merah dalam laga kontra Malut United kemarin.
“Kami harus bisa lebih mengontrol emosi. Tapi, dua kartu merah itu hal yang berbeda. Rio lebih ke teknis permainan. Dia memotong bola dan mengenai kaki lawan,” ujar Mauricio Souza.
Tak hanya itu saja, Mauricio Souza juga menyoroti beberapa anak asuhnya yang sempat terpancing emosi saat laga melawan Malut United kemarin. Bahkan, beberapa kali wasit harus menghentikan pertandingan karena beberapa kali para pemain saling bersitengang dalam laga pekan ke-3 BRI Super League melawan Malut United kemarin.
Di sisi lain, Mauricio Souza juga menyoroti performa pemain baru Persija Jakarta, Bruno Tubarao yang menjalani laga debutnya di BRI Super League musim 2025/2026 di pekan ke-3 kemarin. Menurutnya, mantan pemain liga Brasil tersebut memiliki dampak yang cukup baik bagi tim dan mampu menjaga ritme permainan skuad Persija Jakarta.
“Tubarao tiba pada hari Selasa. Tentu saja, dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk beradaptasi. Dia masuk ke pertandingan di mana kami kalah jumlah pemain. Kami harus sedikit mengubah karakteristiknya untuk membantu tim. Saya tidak ragu bahwa dia adalah pemain yang bisa bermain jauh lebih baik. Namun, kondisi pertandingan hari ini jauh lebih sulit. Jadi hari ini dia membuka tangannya untuk membantu tim dengan cara tertentu. Dia harus lebih banyak bertahan daripada menyerang, yang merupakan kekuatannya,” ujar Mauricio Souza.
Tentunya diharapkan Bruno Tubarao dan seluruh punggawa klub Persija Jakarta lainnya mampu menunjukkan performa yang baik saat laga pekan ke-4 nanti melawan Dewa United.
Baca Juga
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Beberapa Nama Ini Berpeluang Comeback!
-
Cesar Meylan Punya Gelar Doktor: Bakal Bikin Performa Fisik Pemain Timnas Meningkat?
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Si Anak Hilang Berpeluang Comeback?
-
John Herdman Cari Asisten Pelatih Timnas, Nama Nova Arinto Justru Tak Masuk
-
Dilatih John Herdman, Filosofi Permainan Timnas Indonesia Bakal Berubah?
Artikel Terkait
-
Mauricio Souza Sesalkan Keputusan Tanpa Penonton Saat Persija Jakarta Tandang ke Markas Dewa United
-
Klub-klub yang Jadi Tempat Bernaung Pemain keturunan Timnas Indonesia, Eropa Jelas Terbanyak!
-
Jadwal dan Siaran Langsung Super League Hari Ini, Persija dan Tim Milik Polisi Bertanding
-
Persija Jakarta Ditikung Persib Dapatkan Thom Haye, Pelatih Brasil Kirim Doa
-
Pelatih Persis Solo Tak Tergoda Statistik, Tetap Waspadai Bhayangkara FC?
Hobi
-
Tawari Laga Uji Coba, Ada 2 Alasan yang Bikin Timnas Indonesia Harus Tolak Ajakan Bangladesh!
-
John Herdman Mulai Disenggol para Komentator, Barisan 'Ternak STY' Bakal Berbalik Arah?
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten John Herdman, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Beberapa Nama Ini Berpeluang Comeback!
Terkini
-
Film The 400 Blows: Kritik Pedas di Sistem Pendidikan Prancis yang Kaku
-
Berani Bilang 'Tidak', itu Bukan Dosa
-
Lagi Hits! 4 Face Wash dengan Salmon DNA untuk Perkuat Skin Barrier
-
4 Drama Korea Adaptasi Webtoon Populer yang Dibintangi Moon Sang Min
-
Psikologi di Balik Cara Negara Merespons Keluhan Rakyat