Induk sepak bola dunia, FIFA akhirnya merilis daftar peringkat terbaru para membernya pada Kamis (18/9/2025). Sepertimana yang mereka tampilkan di laman resminya, inside.fifa.com, konfederasi tertinggi dalam persepakbolaan dunia tersebut mengumumkan hasil update perolehan poin dan ranking negara-negara yang berada di bawah naungannya.
Uniknya, dalam daftar peringkat FIFA terbaru yang dirilis tersebut, tiga raksasa sepak bola Asia Tenggara, yakni Vietnam, Indonesia dan Malaysia saling berpacu dalam mengejar rival sekawasannya tersebut.
Vietnam yang melewatkan momentum FIFA matchday bulan September dan hanya mengadakan laga uji coba melawan klub-klub lokal, mengalami penurunan satu peringkat ke posisi 114 dunia dengan koleksi poin yang tak berubah, yakni 1.169,92 poin.
Sementara Indonesia yang sejatinya mendapatkan tambahan 3,39 poin hasil dari kemenangan melawan China Taipei, harus mengalami nasib yang serupa dengan Vietnam. Dalam rilisan peringkat FIFA terbaru, Pasukan Garuda kini menduduki peringkat ke-119 dunia dengan 1157,94 poin.
Penurunan peringkat yang dialami oleh Indonesia ini sendiri sejatinya cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, sang "tetangga yang berisik", Malaysia kian dekat menguntit posisi mereka di papan peringkat FIFA.
Berbeda dengan Vietnam dan Indonesia yang mengalami penurunan posisi, Malaysia justru berhasil push rank di peringkat FIFA bulan September ini. Malaysia yang berhasil menambah 9.75 poin pasca menang beruntun atas Singapura dan Palestina, kini berada di peringkat ke-123 dunia dengan 1148,23 poin.
Jika dihitung-hitung, jarak antara Indonesia dan Malaysia yang beberapa waktu lalu membentang hingga lebih dari 10 anak tangga, kini hanya tersisa 5 tingkat dengan jarak poin yang tak lebih dari 10 poin.
Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah, Malaysia berpotensi untuk terus mendekati atau bahkan melewati peringkat FIFA Indonesia, mengingat kedua negara akan menjalani jadwal yang berbeda levelnya, baik dari segi kualitas pertandingan maupun musuh yang dihadapi di bulan Oktober mendatang.
Ketika Indonesia di bulan Oktober mendatang harus bertarung melawan musuh sekaliber Arab Saudi dan Irak di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, maka Malaysia yang turun di babak kualifikasi Piala Asia 2027 hanya akan berhadapan dengan dua lawan mudah sekelas Laos dalam dua kali pertandingan kandang-tandang.
Jika Indonesia nantinya gagal memetik hasil imbang atau kemenangan, dan Malaysia sukses mengamankan dua laga tersebut, maka bukan tak mungkin anak tangga yang memisahkan mereka di tabel peringkat FIFA akan semakin terkikis atau bahkan terjadi posisi yang berkebalikan di antara keduanya.
Ah, semoga saja pepetan Malaysia ini menjadi salah satu motivasi bagi Indonesia untuk bisa mengamankan kemenangan di laga melawan Arab Saudi dan Irak nanti ya!
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Pilih Mata Uang Lokal, Negara ASEAN Kompak Kurangi Gunakan Dolar
-
Emil Audero Realistis: Timnas Indonesia Bukan Favorit, Tapi Lolos Piala Dunia Jadi Momen Bersejarah
-
Belum Debut, Calvin Verdonk Sudah Pecahkan Rekor di Lille
-
Kontroversi Ma Ning, Wasit Laga Indonesia vs Iraq: Pernah Beri 3 Pinalti untuk Qatar
-
Intip Rating Pemain Timnas Indonesia di EA FC 26
Hobi
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir
-
Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya
-
Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri
-
Kehidupan Sebelumnya Anakku
-
Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?