Agenda besar telah menanti Timnas Indonesia U-22 akhir tahun 2025 ini. Sepertimana yang telah diinformasikan oleh berbagai media, pada bulan Desember mendatang Skuat Garuda Muda akan kembali bertarung di ajang SEA Games ke-33 di Thailand.
Berbeda dengan edisi sebelumnya, pada gelaran yang menurut rencana akan berlangsung tanggal 3-18 Desember itu akan menjadi sebuah arena pertaruhan bagi Pasukan Muda Merah Putih. Pasalnya, Skuat Garuda Muda datang dengan status sebagai juara bertahan, sehingga hasil minor di gelaran akan langsung membuat gelar yang mereka raih tahun 2023 lalu tercopot.
Meskipun perhelatan hanya menyisakan kurang lebih 3 bulan lagi, namun hingga saat ini Timnas Indonesia U-22 belum mendapatkan pelatih. Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI yang menjadi pihak paling berwenang dalam hal ini, masih belum memutuskan.
Sehingga tak mengherankan jika pada akhirnya muncul pertanyaan besar mengenai siapa nantinya yang layak untuk mengisi posisi tersebut.
Sejatinya, jika kita berbicara mengenai SEA Games ataupun turnamen berlevel regional Asia Tenggara, nama seorang Indra Sjafri tetap menjadi yang terdepan untuk ditunjuk. Bukan terkait apapun, namun harus diakui, pelatih berdarah Sumatera Barat tersebut sampai saat ini masih menjadi pelatih tim kelompok umur yang paling sukses di Indonesia.
Memang, taktik dan strategi yang dikembangkan oleh Indra Sjafri selalu saja mental dan layu ketika dihadapkan dengan musuh-musuh yang mereka temui di turnamen berlevel benua, namun untuk urusan regional ASEAN, taktik, strategi dan pendekatan bertarung yang dikembangkan oleh mantan pelatih Bali United tersebut masih sangat ampuh, bahkan meskipun harus bertarung melawan tim liat sekelas Malaysia, Vietnam ataupun Thailand.
Dan sejarah pun membuktikan hal tersebut. Meskipun di tataran level benua Asia anak asuhnya lebih sering hanya sebagai pelangkap turnamen, namun di level Asia Tenggara, dirinya sukses membawa Timnas Indonesia U-19, Timnas Indonesia U-22, Timnas Indonesia U-23 menjadi juara di berbagai ajang sekelas Piala AFF maupun SEA Games.
Jadi, dalam pandangan saya pribadi, Indra Sjafri dengan segala kekurangan dan kelebihannya dalam melatih, masih sangat layak untuk mendapatkan tugas mendampingi Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games mendatang.
Terlebih lagi, pelatih berusia 62 tahun ini adalah sosok yang sukses mengantarkan Indonesia meraih podium tertinggi di SEA Games tahun 2023 lalu. Sehingga, tak ada salahnya jika dia diberikan kesempatan untuk berusaha mempertahankan apa yang telah diraihnya dua tahun lalu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
-
Patrick Kluivert Blusukan ke UEFA Youth League, Apa Tujuannya?
-
Siapa Ahmed Al Ali Wasit Kuwait yang Bikin Erick Thohir Ketar-ketir?
-
Cetak 2 Gol di Bangkok United, Pemain Keturunan Solo: Saya Terbuka Bela Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA September 2025, Indonesia Turun Peringkat, Thailand Kokoh Pimpin ASEAN dengan Stabil
-
Profil Ahmed Al Ali Wasit Kuwait di Laga Indonesia vs Arab Saudi Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
Terkini
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
-
Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang
-
Sinopsis Mushoran Mitsuboshi, Drama Kuliner Jepang Dibintangi Koike Eiko
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"