Ivar Jenner, Timnas Indonesia, dan Shin Tae-yong kembali jadi bahan perbincangan publik usai kabar terbaru terkait pemanggilan pemain muda itu beredar. Setelah cukup lama absen dari skuad senior akibat cedera kambuhan, kini Ivar justru masuk skuad U-23 untuk persiapan SEA Games 2025. Keputusan ini menimbulkan beragam reaksi, terutama jika melihat peran besar Shin Tae-yong di balik karier Ivar sebelumnya.
Ivar sempat terpinggirkan sejak Juli 2025 karena cedera yang menghambat kebugarannya. Kondisi itu membuatnya tak bisa tampil dalam laga FIFA Matchday di paruh kedua tahun ini. Namun, performa bersama Jong FC Utrecht di Liga Belanda menunjukkan ia perlahan pulih dan kembali mendapat menit bermain.
Meski begitu, publik cukup terkejut ketika namanya diumumkan bukan sebagai bagian dari Timnas senior, melainkan Timnas U-23. Antara News melaporoan, Ivar masuk dalam daftar 32 pemain yang mengikuti pemusatan latihan pada 2–14 Oktober 2025 di Jakarta. Pemanggilan ini juga diarahkan untuk menghadapi laga uji coba menjelang SEA Games yang digelar Desember mendatang.
Padahal selama era Shin Tae-yong, Ivar dikenal sebagai salah satu pemain muda yang paling diandalkan. Bahkan saat usianya masih belia, Shin memberinya kepercayaan tampil di laga bergengsi melawan Argentina. Kesempatan debut itu menjadi momen berharga yang melejitkan nama Ivar sebagai gelandang masa depan Indonesia.
Shin Tae-yong memang memiliki pandangan khusus terhadap gaya bermain Ivar. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai sang pemain sebagai amunisi penting untuk lini tengah. Bahkan, Shin tak jarang secara terbuka menyebut keinginannya agar Ivar selalu tersedia memperkuat Timnas.
Kepercayaan besar itulah yang membuat hubungan keduanya begitu berarti. Bagi Ivar, STY bukan sekadar pelatih, melainkan sosok yang memberi pijakan kuat dalam karier internasionalnya. Tidak heran jika publik selalu mengaitkan perjalanan Ivar dengan era kepelatihan Shin Tae-yong.
Namun, situasi berubah sejak kursi pelatih utama ditempati Patrick Kluivert. Cedera panjang yang menimpa Ivar membuatnya kesulitan bersaing, ditambah pula dengan meningkatnya kompetisi di lini tengah skuad senior. Dari yang semula langganan dipanggil, Ivar kini lebih banyak menghabiskan waktu di luar daftar pemain utama.
Raibnya Ivar Jenner dan Sederet Pemain Andalan dari Skuad Senior Picu Spekulasi
Turunnya Ivar ke level U-23 langsung memunculkan spekulasi. Publik menduga bahwa Kluivert tengah berusaha memutus jejak gerbong Shin Tae-yong. Pasalnya, Ivar bukan satu-satunya nama dari era STY yang jarang dipanggil ke skuad senior.
Beberapa pemain lain yang dulu jadi andalan juga mulai kehilangan tempat. Pola ini seolah menandai adanya perubahan filosofi dalam pemilihan pemain. Kluivert tampaknya ingin membentuk identitas baru bagi Timnas senior, dengan tidak terlalu bergantung pada nama-nama yang sebelumnya dibesarkan oleh STY.
Sebuah pertanyaan besar pun muncul, yakni tsntang apakah langkah ini sekadar strategi jangka pendek untuk memulihkan Ivar, ataukah benar-benar tanda bahwa Kluivert ingin menutup era lama dan membangun pondasi baru?
Sebagian pihak menilai keputusan tersebut sebagai hal wajar, karena pelatih mana pun berhak menentukan komposisi sesuai kebutuhan strategi. Namun, tak sedikit pula yang menganggap ini sebagai sinyal jelas bahwa gerbong STY pelan-pelan ditinggalkan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
5 Pemain Timnas Indonesia yang On Fire Jelang Hadapi Arab Saudi
-
Urus Pindah WNI Sendiri, Kiper 191 Cm Keturunan Jawa-Iran Ini Sudah Sangat Layak Bela Timnas
-
Thom Haye Jadi Penghangat Bangku Cadangan di Persib Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi
-
Adu Statistik Ernando Ari vs Nadeo Argawinata: Siapa Paling Siap Gantikan Emil Audero?
-
Nadeo Argawinata Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Kemungkinan Besar Bisa Terjadi
Hobi
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
Terkini
-
5 Pilihan Toner Badan untuk Eksfoliasi Supaya Kulit Makin Cerah dan Sehat
-
Buat Kaget! Barbara Palvin dan Dylan Sprouse Pamer 'Baby Bump' di Cannes
-
Mental Inlander dan Luka Panjang Kolonialisme dalam Buku Max Havelaar
-
Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk
-
Dari Floral hingga Gourmand, Ini 5 Parfum Wanita yang Cocok untuk Kencan