Beberapa hari lagi, laga penentuan babak round empat ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia vs. Arab Saudi dan Indonesia vs. Irak akan digelar. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), kedua laga tersebut dijadwalkan akan digelar pada tanggal 8 Oktober dan 11 Oktober 2025 mendatang di Jeddah, Arab Saudi.
Timnas Indonesia tentunya kini tengah dalam fokus tinggi guna mengejar mimpinya untuk tampil pertama kalinya di ajang Piala Dunia 2026 setelah meraih kemerdekaan di tahun 1945. Namun, tentunya langkah anak asuh pelatih Patrick Kluivert terbilang tidaklah mudah. Di babak round empat nanti, hanya juara grup dari masing-masing grup yang berhak lolos ke ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
Sementara itu, bagi runner-up masing-masing grup akan masuk ke babak round lima dan memperbutkan tiket ke babak play-off. Di babak play-off nanti, wakil dari konfederasi benua Asia atau AFC akan menghadapi wakil dari Amerka latin atau CONMEBOL untuk memperebutkan satu tiket tersisa untuk bisa lolos ke ajang Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia yang saat ini memang tak diunggulkan untuk bisa lolos ke ajang Piala Dunia 2026 bertarung melawan kemustahilan. Meskipun secara teori skuad garuda masih kalah kualitas dan peringkat jika dibandingkan dengan Arab Saudi dan Irak. Akan tetapi, bukan tak mungkin Jay Idzes dkk mampu meraih hasil positif saat berjumpa kedua negara tersebut di babak round empat.
Namun, ternyata tak hanya target lolos ke ajang Piala Dunia 2026 saja yang kini menjadi misi skuad garuda di babak round empat nanti. Akan tetapi, peluang untuk bisa meraih koefisien poin FIFA yang cukup tinggi juga bisa diraih oleh skuad garuda jika mampu meraih dua kemenangan dari Arab Saudi dan Irak.
Jika Menang atas Arab Saudi dan Irak, Indonesia Berpeluang Menyalip Vietnam
Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), timnas Indonesia kini berada di peringkat ke-119 dunia per bulan September 2025 ini. Koefisien poin Indonesia sendiri saat ini adalah 1.157,98 poin. Indonesia secara koefisien mengalami penurunan sebanyak dua anak tangga setelah sebelumnya berada di peringkat ke-117 dunia.
Meskipun dalam laga FIFA Matchday bulan September 2025 lalu timnas Indonesia meraih hasil kemenangan saat menjamu Chinese-taipei dan sukses menahan imbang Lebanon. Akan tetapi, koefisien poin timnas Indonesia masih kalah saing dengan beberapa negara lainnya yang membuat peringkat skuad garuda harus turun sebanyak dua anak tangga.
Namun, peluang timnas Indonesia meraih poin secara signifikan di babak round empat ini terbilang cukup terbuka lebar. Melansir dari laman berita suara.com (28/09/2025), timnas Indonesia berpeluang meraih poin minimal 30 jika mampu meraih dua kemenangan atas Arab Saudi dan Irak. Dengan koefisien poin tersebut, timnas Indonesia berpeluang naik peringkat hingga berada di rangking ke-108 dunia dalam versi FIFA.
Kondisi ini membuat timnas Indonesia juga berpeluang menggeser Vietnam yang kini berada di peringkat ke-114 dunia. Tak hanya itu saja, timnas Indonesia juga berpeluang menggeser beberapa negara lainnya seperti Kazakhstan, Niger, Sudan, Gambia, Lebanon, Libya, Kenya, Mauritania hingga Madagaskar.
Jika timnas Indonesia benar-benar sukses meraih dua kemenangan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia round empat nanti, maka lonjakan rangking ini dipastikan akan menjadi yang tertinggi bagi skuad garuda dalam waktu singkat selama empat tahun terakhir.
Kini, Patrick Kluivert dan skuad timnas Indonesia memang memiliki dua target prestisius di babak round empat nanti, yakni lolos ke ajang Piala Dunia 2026 dan meraih kenaikan rangking FIFA yang cukup signifikan.
Baca Juga
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
Artikel Terkait
-
Patrick Kluivert Ogah Paksakan Ole Romeny Bermain, Ini Penyebabnya
-
Dean James Mendadak Ingin Berhenti Main Bola, Ada Apa?
-
14 Pemain Absen Latihan Perdana Timnas Indonesia di Arab Saudi
-
Timnas Indonesia Panggil Kiper Baru, Ernando Ari Batal Jadi Pilihan Utama?
-
Babak Baru Nasib Mees Hilgers: Tolak Duduk Bareng, Mogok Tanda Tangan
Hobi
-
Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI
-
Ada Format Baru di MotoGP 2027, Begini Respon Marc Marquez dan Jorge Martin
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
Terkini
-
7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini
-
Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi
-
Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan