Menjelang pertandingan pertama melawan Timnas Indonesia, tuan rumah Arab Saudi tengah dipusingkan dengan hantaman badai cedera yang menerpa para penggawanya.
Bukan hanya satu atau dua pemain, setidaknya tiga pemain The Green Falcons saat ini terkonfirmasi tengah mendapatkan cedera.
Ironisnya adalah, di antara tiga pemain tersebut, terdapat satu nama yang merupakan pemain penuh pengalaman dan menjadi andalan dari tim asal semenanjung Arabia itu dalam berbagai pertandingan internasional.
Dilansir laman data transfermarkt.com, tiga pemain Arab Saudi yang kini masih diragukan untuk tampil adalah Jehad Thakri dan Saal Al-Mousa yang berposisi sebagai center back, kemudian ada juga nama beken Salem Al-Dawsari yang berposisi sebagai sayap serang kiri.
Potensi menepinya 3 pemain Arab Saudi tersebut di laga melawan Indonesia, tentunya membawa kerugian besar bagi skuat asuhan Herve Renard tersebut. Terlebih, satu nama terakhir adalah pemain yang saat ini menjadi pemilik caps terbanyak bagi Arab Saudi dengan 95 pertandingan.
Berdasarkan catatan dari laman yang sama diinformasikan, pemain andalan klub Al-Hilal tersebut terkonfirmasi mendapatkan cedera dengan waktu kembali yang belum juga diketahui secara pasti.
Alhasil, jika nantinya pemilik 24 gol bagi Arab Saudi tersebut benar-benar tak bisa merumput, maka hal tersebut akan menjadi kali kedua secara beruntun bagi Al-Dawsari untuk melewatkan pertandingan melawan Timnas Indonesia.
Pasalnya, pada pertarungan di akhir bulan November 2024 lalu, Al-Dawsari juga tak menjadi bagian dari Arab Saudi yang digasak dua gol tanpa balas oleh Timnas Indonesia karena mengalami peradangan pada kakinya.
Sejatinya, menepinya Al-Dawsari, Saad Al-Mousa dan Jehad Thakri memang memberikan keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia karena hal tersebut turut mereduksi kekuatan sang calon lawan.
Namun patut untuk diingat, kubu Arab Saudi tentunya memiliki rencana cadangan untuk menambal absennya tiga pemain tersebut. Karena sudah pasti, mereka menyiapkan pemain-pemain berkualitas untuk menggantikan nama-nama yang menepi.
Maka, dengan alasan apa pun, tak selayaknya Patrick Kluivert dan para anak asuhnya memandang kekuatan Arab Saudi akan tereduksi imbas tak bermainnya tiga nama yang kini tengah dibekap cedera.
Tapi, jika dipikir-pikir, sepertinya semesta mulai bekerja demi kelolosan Timnas Indonesia. Salah satunya dengan cara membuat lawan-lawan Skuat Garuda dalam kondisi yang tak ideal seperti yang dialami oleh Arab Saudi. Semoga saja demikian!
Baca Juga
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
Artikel Terkait
-
Respons Patrick Kluivert Soal Wasit Kuwait Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi
-
Jelang Lawan Arab Saudi, Calvin Verdonk Justru Latihan Terpisah di Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Israel, Gattuso Akui Atmosfer Pertandingan Tak Kondusif
-
Herve Renard Peringatkan Timnas Indonesia, Arab Saudi Semakin Kuat sejak Kalah di Jakarta
-
Herve Renard Sesumbar akan Bawa Arab Saudi Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun
Hobi
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
Terkini
-
Yumi's Cells 2: Realita Percintaan Orang Dewasa yang Tak Selalu Indah!
-
Bekal Penting Sebelum ke Luar Negeri: Cara Calon Pekerja Migran Hindari Jeratan Love Scam
-
Ada Hokum dan Pegasus 3, Intip 5 Film di Bioskop untuk Sambut Libur Panjang
-
Dulu Mahal, Sekarang Terjangkau! 8 Samsung S Series Turun Harga
-
Patungan Sapi: Simbol Solidaritas Kelas Menengah di Tengah Himpitan Ekonomi