Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain naturalisasi timnas Indonesia, yakni Mauro Zijlstra. Melansir dari laman berita ANTARA (15/10/2025), penyerang keturunan Belanda-Indonesia tersebut dikabarkan dipanggil masuk ke dalam skuad timnas Indonesia U-22 jelang ajang Sea Games 2025 mendatang yang digelar di Thailand pada bulan Desember.
Sebelumnya, Mauro Zijlstra sendiri menjadi bagian dari skuad timnas Indonesia senior di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde keempat. Usai membela skuad timnas Indonesia senior, penyerang asal klub Belanda, FC Volendam ini dikabarkan masuk ke dalam daftar 50 pemain yang nantinya akan masuk ke dalam TC timnas Indonesia U-22 jelang ajang Sea Games 2025.
“Di jumpa pers pertama kali, teman-teman boleh melihat 50 pemain yang kita daftarkan itu nama-namanya, nanti bisa kita share, apakah termasuk (Mauro), saya kurang ingat, tapi kalau tidak salah ada,” ujar pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri.
Dipanggilnya Mauro Zijlstra memang cukup mengejutkan bagi beberapa pihak. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun tersebut memang tak masuk ke dalam daftar 28 pemain yang menjalani masa pemusatan latihan tahap pertama pada awal bulan Oktober 2025 ini. Namun, kini dirinya kembali dipanggil oleh Indra Sjafri guna masuk ke dalam skuad timnas Indonesia untuk ajang Sea Games 2025.
Uniknya, tak hanya nama Mauro Zijlstra saja pesepakbola Indonesia yang berkarir di benua Eropa yang masuk ke dalam daftar pemain seleksi timnas Indonesia U-22 untuk ajang Sea Games 2025. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), sebelumnya, ada nama Ivar Jenner, Tim Geypens, Dion Markx dan Marselino Ferdinan yang masuk ke dalam daftar pemain yang nantinya akan diseleksi masuk ke dalam skuad timnas Sea Games 2025.
Namun, dalam tahap pemusatan latihan pertama hanya nama Dion Markx saja yang hadir memenuhi panggilan timnas Indonesia U-22. Sementara itu, beberapa nama lainnya harus absen karena berbagai alasan.
Ditanya Soal Izin Klub Guna Berlaga di Ajang Sea Games, Ini Kata Indra Sjafri
Saat ditanya mengenai kemungkinan para pemain diaspora Eropa tersebut berlaga di ajang Sea Games 2025, Indra Sjafri mengaku masih menunggu pihak PSSI berkomunikasi dengan klub pemain yang bersangkutan. Pasalnya, ajang Sea Games sendiri memang tak masuk ke dalam kalender event FIFA yang membuat pihak klub bisa menahan sang pemain jika dipanggil ke tim nasional.
Kondisi ini sendiri memang seringkali menjadi halangan bagi skuad timnas Indonesia saat memanggil beberapa pemain yang berkarir di benua Eropa saat berlaga di ajang-ajang non-kalender FIFA semacam Sea Games dan AFF Cup. Namun, Indra Sjafri sendiri tentunya berharap para pemain tersebut bisa ikut serta membela timnas Indonesia di ajang Sea Games 2025 mendatang.
“Ivar juga ada (di skuad), nanti kita lihat. Yang penting kami bersepakat dengan PSSI bahwa saya mengambil tanggung jawab ini harus disupport bersama-sama. Pak Ketum PSSI setuju, beliau akan support kami oleh PSSi, termasuk bagaimana kita berkomunikasi dengan klub supaya pemain-pemain yang kita inginkan, nanti diizinkan, lalu yang kedua dimainkan,” imbuh Indra Sjafri.
Jika melihat dari deretan pemain diaspora yang dipanggil oleh Indra Sjafri ke skuad Sea Games 2025, timnas Indonesia di edisi kali ini bisa memiliki kedalaman skuad yang cukup mewah bahkan bisa dikategorikan bertabur pemain bintang. Selain nama-nama di atas, adapula beberapa nama pemain keturunan lainnya seperti Rafael Struick, Jens Raven dan Adrian Wibowo yang masuk ke dalam skuad timnas Indonesia untuk ajang Sea Games.
Jadi, bagaimana menurutmu sobat yoursay.id? bukankah jika deretan pemain diaspora tersebut dipanggil akan memperbesar peluang Indonesia kembali meraih medali emas Sea Games?
Baca Juga
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
Artikel Terkait
-
Rekam Jejak Jesus Casas, Enternador Spanyol Dianggap Cocok Latih Timnas Indonesia
-
Patrick Kluivert Jadi Pelatih Tersingkat Timnas Indonesia Pasca Sanksi FIFA
-
Pernah Latih Ivar Jenner hingga Georginio Wijnaldum, Sosok Ini Bisa Gantikan Patrick Kluivert
-
Siapa Timur Kapadze? Arsitek Uzbekistan yang Dianggap Cocok Latih Timnas Indonesia
-
Adu Calon Pelatih Timnas Indonesia: Jesus Casas vs Timur Kapadze, Siapa Layak Gantikan Kluivert?
Hobi
-
Siapa Keyne Yamal? Tingkah Gemas Adik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia
-
Profil Pau Cubarsi, Bek Spanyol yang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Terkini
-
Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal
-
Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing
-
Belum Sempat Nonton? Film Mortal Kombat II Bakal Rilis di HBO Max 24 Juli
-
Bisakah Kita Percaya AC dari Merek Laptop? Membongkar Paradoks Acerpure
-
Ulasan One Day Off: Mencari Ruang di Tengah Rutinitas yang Berulang