Kebersamaan Timnas Indonesia dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert berakhir lebih cepat. Sepertimana dilansir laman Suara.com (18/10/2025), seiring dengan kegagalan sang pelatih membawa Pasukan Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, PSSI akhirnya memecat sang pelatih beserta jajarannya dan hanya menyisakan beberapa di anataranya saja.
Tentu saja, pasca keputusan pemecatan Kluivert oleh PSSI, Timnas Indonesia saat ini belum memiliki pelatih resmi. Meskipun di luar sana banyak spekulasi terkait calon pelatih pengganti di tubuh Timnas Indonesia senior, namun hingga sejauh ini induk sepak bola Indonesia tersebut belum memberikan pernyataan resmi.
Namun, jika diperbolehkan berpendapat, sejatinya tak ada salahnya jika PSSI selaku pihak yang berwenang untuk menentukan pelatih, memilih untuk meniru langkah Arab Saudi yang kembali balikan dengan pelatih sebelumnya, Herve Renard.
Sebelum digantikan oleh Roberto Mancini yang memegang tongkat kepelatihan di Arab Saudi pada medio Agustus 2023 hingga Oktober 2024, The Green Falcon memang berada di bawah asuhan Herve Renard semenjak tahun 2019 hingga 2023 lalu.
Meskipun berhasil membawa Arab Saudi membuat sejarah dengan mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022 lalu, namun federasi sepak bola setempat memilih untuk memberhentikan pelatih berkebangsaan Prancis tersebut demi seorang nama besar Roberto Mancini.
Namun sayangnya, masa kepelatihan Mancini ternyata tak seperti yang diharapkan. Alih-alih memberikan prestasi, pelatih berkebangsaan Italia tersebut justru dinilai membawa penurunan performa The Green Falcon hingga pada akhirnya dipecat pada Oktober lalu.
Sebagai penggantinya, federasi sepak bola Arab Saudi kembali menunjuk Herve Renard sebagai pelatih. Meskipun di awal-awal kepelatihannya kembali harus mendapatkan hasil minor termasuk dikalahkan oleh Timnas Indonesia dengan skor 0-2, namun pada akhirnya hasil yang manis didapatkan oleh sang pelatih.
Terlepas dari beragam "bantuan" kontroversial yang diberikan oleh AFC selaku induk sepak bola benua Asia di ronde keempat lalu, Herve Renard yang tak membutuhkan banyak waktu untuk kembali beradaptasi dengan persepakbolaan Arab Saudi, akhirnya sukses membawa timnya ke putaran final Piala Dunia tahun mendatang.
Dan yang lebih membanggakan bagi sang pelatih adalah, dalam perjalanannya menuju Piala Dunia, dirinya berhasil melakukan comeback terhadap Timnas Indonesia, yang mana dalam 2 pertarungan sebelumnya selalu tak mampu mereka kalahkan.
Nah, berkaca dari kesuksesan Herve Renard yang CLBK dengan Arab Saudi, PSSI harusnya tak perlu malu untuk meniru keputusan ini.
Jika semuanya demi kebaikan dan peningkatan prestasi Timnas Indonesia di level persepakbolaan internasional, mengapa PSSI tidak mencoba untuk balikan dengan Shin Tae-yong yang jelas-jelas sudah banyak membawa peningkatan bagi Pasukan Garuda?
Baca Juga
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Artikel Terkait
-
AndaiAFC Tiru Konfederasi Sepak Bola Afrika, Kans Skuat Garuda ke Piala Dunia Pasti Lebih Besar
-
Monchengladbach Alami 14 Kekalahan Beruntun, Posisi Kevin Diks Terancam
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Louis van Gaal Asyik Liburan: Berjarak 20 Jam dari Jakarta
-
Bos FC Twente: Gak Adil Buat Pemain Lain Jika Ujug-ujug Mees Hilgers Langsung Main
-
Patrick Kluivert Cs Dipecat PSSI, Media Belanda Soroti Nasib Simon Tahamata
Hobi
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
-
Moge Matic Rasa Manual, Honda X-ADV Bisa Oper Gigi Pakai Tombol
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
Terkini
-
Hunter with a Scalpel: Drama Thriller Underrated yang Brutal dan Intens
-
Refleksi Pasca Lebaran: Mampukah Saya Konsisten Menjaga Versi Terbaik Diri?
-
Jejak Yang Tertinggal: Sampah dan Harga Lingkungan dari Euforia Wisata
-
Instagramable Tapi Tak Nyaman: Sebuah Paradoks Liburan Era Digital
-
Ulasan Novel Wiji Thukul, Misteri Hilangnya Aktivis Indonesia