Gerak cepat dilakukan oleh induk sepak bola Thailand, FAT pasca mengumumkan pemecatan pelatih Timnas mereka, Masatada Ishii.
Tak perlu menunggu lama, federasi tertinggi di persepakbolaan Thailand itu langsung mengumumkan nama-nama kandidat pelatih Pasukan Gajah Perang.
Sepertimana informasi yang diunggah oleh akun resmi AFF, @theaseanfootball pada Rabu (22/10/2025), setidaknya ada 6 nama kandidat yang kini tengah didekati oleh FAT.
Selain nama-nama lokal seperti Kiatisuk Senamuang, Sasom Pobprasert dan Totchtawan Sripan, juga ada nama Anthony Hudson yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas Thailand dan mendapatkan tugas sebagai pelatih ad interim hingga proses peilihan pelatih selesai.
Bukan hanya itu, dua pelatih berpengalaman asal Korea Selatan, yakni Park Hang-seo eks pelatih Timnas Vietnam dan Shin Tae-yong yang pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia, juga masuk dalam bursa calon pelatih kali ini.
Masuknya duo pelatih asal Korea Selatan ini tentunya membuat kita sebagai pendukung Timnas Indonesia menjadi was-was. Pasalnya, kedua pelatih ini terbilang cukup sukses saat menangani tim-tim Asia Tenggara sebelumnya.
Bersama Timnas Vietnam, Park Hang-seo bahkan membuat beragam sejarah dan pencapaian, mulai dari level regional hingga level benua. Pun demikian halnya dengan Shin Tae-yong ketika bertugas di Indonesia. Pelatih yang satu ini dengan kerja kerasnya berhasil menyulap Skuat Garuda menjadi kekuatan yang disegani lawan-lawannya.
Dan keduanya juga memiliki kesamaan karakter melatih, di mana mereka lebih suka untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda, mendidiknya dan memaksimalkan potensi yang dimiliki.
Selain itu, baik PHS maupun STY juga sama-sama berhasil menuai kesuksesan meskipun dimodali dengan pemain yang memiliki skill pas-pasan. Siapapun pemain yang berada di tangan kedua pelatih Korea Selatan ini, bisa dipastikan akan menjadi versi terbaik dari dirinya.
Dan hal inilah yang membuat kita harus ketar-ketir. Harus diakui, baik pemain Vietnam maupun pemain Timnas Indonesia, kebanyakan dari mereka masih kalah kualitas jika dibandingkan dengan para pemain utama di Thailand.
Saat PHS melatih Vietnam dan STY melatih Indonesia, dengan bermodalkan pemain yang kualitasnya kebanyakan masih berada di bawah kualitas para pemain Thailand saja duo Korea Selatan ini bisa membangun tim yang sangat mengerikan seperti itu, bagaimana jika mereka dimodali dengan para pemain Thailand yang kualitasnya lebih bagus daripada Vietnam dan Indonesia?
Sudah pasti dalam setiap pertemuan yang terjadi, Pasukan Gajah Perang akan semakin sulit untuk ditundukkan bukan? Jadi, sebelum STY benar-benar memalingkan hati ke Thailand, alangkah lebih baiknya jika PSSI bertindak cepat dengan memulangkan sang pelatih ke Indonesia bukan?
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Depak Masatada Ishii, Timnas Thailand Siapkan Deretan Pelatih Pengganti yang Mengerikan!
-
Selamat Tinggal, Shin Tae-yong Calon Pelatih Timnas Thailand
-
Alex Pastoor Keluhkan Jeleknya Kompetisi di Indonesia Usai Didepak PSSI, Kenapa?
-
Nova Arianto Minta Skuad Timnas Indonesia U-17 Jangan Cemen di Piala Dunia U-17 2025
-
Momen Akira Nishino Permalukan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Creator Merchant Makin Ramai, Event Jejepangan Ikut Dorong Industri Kreatif
-
Membangun Indonesia dari Ruang Sidang: Kita Tidak Butuh Banyak Program Baru
-
Ulasan Film Miss You, Love You: Terkadang Ada Luka yang Nggak Bisa Sembuh
-
Review Film Monster Pabrik Rambut: Horor yang Dipadukan Kritik Sosial
-
Tak Perlu Bingung, Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 secara Resmi dan Legal!