Sekitar dua hari lalu, Nova Arianto merilis daftar 21 nama yang dibawanya ke gelaran Piala Dunia U-17 di awal bulan November ini.
Pada informasi yang diunggah oleh akun Instagram @timnasindonesia, dari 21 nama yang diumumkan tak ada nama seorang Welber Jardim di dalamnya.
Tentunya, sebagian pendukung Timnas Indonesia bertanya-tanya, mengapa pemain yang satu ini tak diikutsertakan oleh coach Nova. Padahal, selama ini pemain yang meniti karier di Brazil tersebut selalu menjadi andalan di Timnas U-17 ataupun level yang lebih tinggi.
Bahkan, jika kita sedikit mengingat-ingat, laman transfermarkt.com mencatat Welber adalah pemain yang tak tergantikan saat Indonesia bermain di Piala Dunia U-17 pada edisi 2023 lalu.
Dari tiga laga yang dijalani oleh Indonesia, Welber selalu bermain penuh, dan sempat membuat sebuah assist ketika Indonesia bertarung melawan Panama U-17 di pertandingan kedua fase grup.
Lantas, mengapa tak ada nama Welber Jardim di skuat final Piala Dunia U-17 kali ini?
Jawabannya ternyata sangat sederhana, karena sang pemain sudah tak eligible lagi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17. Atau dengan kata lain, usia Welber Jardim sudah melebihi batas yang diperbolehkan oleh FIFA selaku sang empunya turnamen.
Sepertimana regulasi yang telah ditetapkan oleh induk sepak bola dunia tersebut, pemain yang berhak untuk ikut serta di gelaran Piala Dunia U-17 ini adalah mereka yang kelahiran 1 Januari 2008 atau sesudahnya.
Dengan kata lain, pemain yang terlahir sebelum tanggal tersebut, sudah masuk dalam kategori non-eligible untuk turnamen. Maka, mereka yang terlahir 31 Desember 2007 atau sebelumnya, maka pemain tersebut sudah tak diperkenankan untuk turut serta di turnamen akbar ini.
Berkenaan dengan hal tersebut, secara usia Welber Jardim sudah tak bisa lagi dimasukkan dalam skuat kebangsaan untuk Piala Dunia U-17 kali ini.
Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, Welber Jardim sendiri terlahir 25 April 2007, yang mana secara hitungan dirinya lebih tua sekitar 8 bulan dari yang dipersyaratkan oleh FIFA.
Sebenarnya, kehilangan pemain sekelas Welber Jardim sedikit banyak akan membuat Timnas Indonesia mengalami kerugian. Namun demikian, kita selaku pendukung Timnas Indonesia tentu harus yakin sepenuhnya bahwa coach Nova Arianto telah memilih deretan pemain terbaik yang kualitasnya tentu tak kalah dengan si Welber Jardim.
Bukankah demikian sobat bola Yoursay?
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Lawan Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17, Nova Arianto Pakai Strategi Tak Biasa
-
Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia U-17, Brasil Usung Target Pesta Gol
-
Grup Neraka Piala Dunia U-17 2025: Mengenal Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Timnas U-17 Dapat Lebih Banyak Dukungan Suporter daripada Senior, Kok Bisa?
-
Absen 22 Tahun di Piala Dunia U-17, Portugal Siap Buat Kejutan Besar
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik