Persepakbolaan Malaysia belakangan ini tengah dirundung dengan penderitaan buah dari ambisi dan rindakan yang mereka lakukan sendiri.
Sepertimana yang ramai diberitakan di berbagai media, FAM, Timnas Malaysia dan 7 pemain naturalisasinya kini tengah berada dalam kurungan sanksi FIFA karena skandal pemalsuan dokumen yang mereka lakukan.
Bahkan, informasi terbaru menyebutkan, banding yang dilakukan oleh pihak Malaysia secara resmi ditolak oleh induk sepak bola dunia tersebut, dan membuat sanksi yang telah dijatuhkan kepada mereka semakin nyata diberlakukan.
Maka tak pelak jika saat ini Timnas Malaysia menjadi tim yang tengah menderita karena dipastikan sudah tak akan bisa diperkuat oleh 7 pemain naturalisasi anyar yang mereka miliki.
Uniknya, di tengah kondisi Timnas Malaysia yang sedang menderita, penyerang garang milik Timnas Vietnam, Nguyen Xuan Son alias Rafaelson justru membuat sebuah pancingan sederhana yang bisa membuat pihak Malaysia kepanasan.
Sepertimana terlihat dalam unggahan akun Instagram @seasiagoal (4/11/2025), penyerang berdarah Brasil tersebut kedapatan mengunggah sebuah kalimat sederhana di fanspage akun facebooknya, Rafaelson Fernandes.
Sejatinya, pada unggahan tersebut, Rafaelson hanya menuliskan 2 kata, yakni "I'm Hungry" yang berarti "Aku Lapar". Namun, tentu saja kalimat ini tak berarti Rafaelson tengah lapar dalam arti yang sebenarnya.
Besar kemungkinan, kalimat tersebut dituliskan oleh pemain berusia 28 tahun karena dirinya merasa "lapar" memetik kemenangan bersama Timnas Vietnam. Pasalnya, dalam unggahannya tersebut, Rafaelson juga menyertakan foto saat dirinya membela Pasukan Paman Ho bertarung melawan Timnas Thailand.
Dan bisa jadi, kata lapar yang dituliskan oleh Rafaelson ini adalah sebuah tantangan kepada Timnas Malaysia, karena menurut jadwal yang ada, pertarungan resmi terdekat yang akan dilakoni oleh Vietnam adalah bertanding melawan tim Harimau Malaya di lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2027.
Hal ini juga terbilang logis, mengingat belakangan ini sentimen publik sepak bola Vietnam terhadap Malaysia juga meningkat seiring dengan kekalahan 0-4 yang mereka derita di pertemuan pertama bulan Juni lalu, yang mana semakin diperparah dengan tudingan Malaysia yang menyatakan bahwa Vietnam lah yang berada di balik sanksi FIFA kepada mereka.
Jadi, akan sangat mungkin jika kata "hungry" yang dituliskan oleh Rafaelson ini adalah sebuah pertanda bahwa sang pemain sudah tak sabar lagi untuk bertemu dengan Malaysia, dan "memakannya" habis-habisan dengan memberikan mereka kekalahan yang sebisa mungkin menyakitkan.
Terlebih lagi, di laga pertama lalu, Rafaelson juga tak ikut serta dalam skuat Vietnam, mengingat dirinya masih harus berkutat dengan proses penyembuhan cedera yang didapatkannya ketika memperkuat Vietnam di final Piala AFF 2024 leg kedua bulan Desember lalu.
Sepertinya, tensi dan ketegangan publik sepak bola kedua negara akan semakin menghangat nih setelah Rafaelson mengungkapkan rasa laparnya di muka khalayak.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
FIFA Hukum FAM dan 7 Pemain Abal-abal Malaysia, AFC: Ini Bukan Akhir Segalanya
-
Pangeran Johor Tuduh FIFA Punya Motif Politik Hukum 7 Pemain Abal-abal Malaysia
-
Timnas Indonesia U-17 Bakal Rasakan Inovasi Terbaru FIFA di Piala Dunia, Apa Itu?
-
Habis Pecat Patrick Kluivert, Exco PSSI Doakan Indra Sjafri Jadi...
-
Bukan Hanya Satu, FIFA Soroti Tiga Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Piala Dunia U-17!
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
-
Murah Tapi Gak Murahan! 7 HP Samsung Terbaik 2 Jutaan
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix