Nasib minor harus dirasakan oleh pemain tengah Timnas Indonesia asal Arema, Arkhan Fikri. Karena terpaan cedera yang tak kunjung pulih, otak serangan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF dan Babak Kualifikasi Piala Asia U-23 beberapa waktu lalu itu harus rela dicoret dari skuat final Timnas U-22 yang diproyeksikan untuk ajang SEA Games bulan depan.
Tak ikut sertanya seorang Arkhan Fikri tentunya membuat kekuatan lini tengah Indonesia menjadi berkurang. Karena dengan kemampuan yang dimiliki, Arkhan merupakan roh permainan bagi tim yang dibelanya baik di tingkatan klub maupun saat berbaju Timnas Indonesia.
Bukan hanya itu, absennya penggawa Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 tahun lalu itu pun juga mengundang tanya terkait siapa yang layak untuk menggantikan posisi sang pemain di Skuat Garuda.
Tanpa merendahkan kualitas pemain yang lain, tentunya kita sepakat bahwa Indra Sjafri akan sedikit kesulitan untuk bisa menemukan pemain yang memiliki kualitas setara dengan Arkhan Fikri untuk mengawal lini tengah Pasukan Garuda Muda.
Jika kita melihat pada daftar rilis skuat final Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games nanti, sejatinya di sektor tengah Skuat Garuda ada nama-nama yang cukup berkualitas seperti Rayhan Hannan, Toni Firmansyah, Ananda Raehan, Rivaldo Pakpahan dan Zanadin Faris.
Namun patut untuk dicatat, dari segi permainan para pemain ini belum sepenuhnya bisa benar-benar menyamai level yang dimiliki oleh Arkhan seperti yang selama ini ditunjukkannya bersama Timnas Indonesia.
Satu hal yang paling mencolok adalah, para pemain yang dibawa oleh Indra Sjafri untuk mengisi lini tengah ini, dalam berbagai pertandingan yang telah mereka mainkan, tak memiliki daya kreativitas dan misi bermain yang setara dengannya.
Karena memang harus diakui, para pemain yang beroperasi di sektor gelandang tengah milik Indra Sjafri itu kualitasnya masih berada di bawah Arkhan Fikri yang seolah selalu membawa kestabilan dan ketenangan lini tengah dalam setiap pertarungan yang dijalani bersama timnya.
Kendati demikian, jikapun harus memilih nama untuk menggantikan posisi Arkhan Fikri di Timnas Indonesia, maka nama Zanadin Fariz dan Toni Firmansyah bisa untuk dicoba oleh Indra Sjafri.
Bukan karena para pemain lainnya tak memiliki kualitas seperti dua pemain ini, namun karena ada hal yang cukup bisa logis untuk memplot dua nama ini sebagai pengganti Arkhan Fikri.
Alasannya cukup sederhana, yakni Toni Firmansyah adalah tipikal pemain yang mobile dan bertipe petarung sehingga memiliki kemampuan untuk membuat stabil lini tengah Indonesia dengan daya jelajahnya yang tinggi, sementara Zanadin Fariz, meskipun minim kepercayaan ketika berada di Timnas Indonesia, namun secara atribut, visi permainan penggawa muda Persis Solo ini terbilang cukup tinggi.
Terlebih lagi, Zanadin Faris memiliki tipikal permainan yang sedikit mirip dengan Arkhan Fikri, di mana dirinya secara tiba-tiba bisa berubah mode dari penjaga kestabilan permainan lini tengah, menjadi penusuk lini pertahanan lawannya dengan cara yang tak terduga.
Namun, tentu saja semua keputusan mutlak untuk menggantikan posisi Arkhan Fikri di lini tengah Timnas Indonesia di SEA Games nanti ada pada Indra Sjafri. Karena bagaimanapun, coach Indra adalah sosok yang paling mengerti kondisi dan keadaan skuatnya sampai ke detail yang terkecil sekalipun.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Orang Terdekat Giovanni van Bronckhorst: Saya Bisa Bayangkan Dia Jadi Kandidat Timnas Indonesia
-
Minim Pemain Keturunan, Skuad Gahar Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Kerugian Timnas Indonesia U-22 Pasca Mundurnya Kamboja dari Sepak Bola SEA Games 2025
-
Pertandingan Timnas Indonesia Vs Singapura di SEA Games 2025 Dibatalkan, Kenapa?
-
LAFC Perpanjang Kontrak Bintang Muda Timnas Indonesia Adrian Wibowo Hingga 2027
Hobi
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
Terkini
-
Sila Kelima Pancasila: Mengapa Keadilan Masih Terasa Begitu Jauh dari Jangkauan?
-
The Night Country dan Misteri Kematian Para Penyintas Hinterland
-
Asus ROG Swift OLED PG32UCWM: Monitor Gaming 4K Generasi Baru dengan Teknologi Tandem RGB OLED
-
Resmi Berakhir, Sutradara Jelaskan Nasib Zendaya di Euphoria Season 3
-
Sisi Gelap Shoppertainment yang Mengubah Netizen Jadi Kaum Gila Belanja