Timnas Indonesia harus menelan pil pahit di ajang SEA Games 2025. Meski sukses menaklukkan Myanmar dengan skor 3-1, Garuda Muda tetap gagal melangkah ke semifinal sehingga hasil tersebut terasa menyakitkan setelah perjuangan keras di laga penentuan Grup C.
Pertandingan terakhir fase grup itu berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat. Melansir Antara News, Ivar Jenner CS tampil agresif sejak awal dan menunjukkan ambisi besar untuk meraih kemenangan dengan margin gol yang cukup.
Namun, nasib berkata lain. Kemenangan itu memang mengangkat Indonesia ke posisi kedua klasemen Grup C, tetapi tidak cukup untuk mengamankan tiket semifinal melalui jalur peringkat kedua terbaik.
Garuda Muda resmi mengakhiri fase grup dengan koleksi tiga poin, hasil dari mencetak tiga gol dan kebobolan dua gol. Catatan ini masih kalah dalam hal produktivitas gol dibanding Malaysia, runner-up Grup B.
Malaysia berhasil mencetak empat gol dan kebobolan tiga gol, sehingga unggul satu gol dari Indonesia. Selisih tipis inilah yang akhirnya menyingkirkan Garuda Muda dari persaingan menuju semifinal.
Sejak menit awal laga melawan Myanmar, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir melalui tembakan Toni Firmansyah, meski bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tekanan berlanjut lewat sundulan Kadek Arel hasil sepak pojok Toni, tetapi lagi-lagi belum menemui sasaran. Dominasi Indonesia belum mampu dikonversi menjadi gol cepat.
Pada menit ke-29, justru Myanmar yang berhasil memecah kebuntuan. Min Maw Oo melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Indonesia.
Timnas Indonesia berhpaya merespons cepat setelah tertinggal. Mauro Zijlstra nyaris menyamakan kedudukan, sayang sontekannya menyamping tipis dari gawang Myanmar, bahkan satu peluang lain sempat dihalau tepat di garis gawang.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-45. Toni Firmansyah memanfaatkan kesalahan kiper Myanmar, Hein Htet Soe, untuk mengubah skor menjadi 1-1 sebelum turun minum.
Babak Kedua Penuh Tekanan dan Harapan
Memasuki babak kedua, Indonesia kembali meningkatkan intensitas serangan. Kadek Arel memperoleh peluang dari jarak dekat, tetapi bola kembali melayang di atas mistar.
Myanmar sempat mengancam melalui tembakan kapten Zaw Win Thein, namun bola melenceng dari gawang Indonesia. Situasi ini membuat pertandingan berjalan semakin terbuka.
Indonesia kemudian mendapatkan peluang emas lewat tendangan Donny Tri Pamungkas yang berhasil ditepis kiper Myanmar. Sundulan Kadek Arel dari lemparan jauh Robi Darwis juga belum berbuah gol.
Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-89. Jens Raven mencetak gol penting setelah menerima umpan matang dari Muhammad Ferrari, membawa Indonesia unggul 2-1.
Tak berhenti di situ, Jens Raven kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-95. Gol keduanya memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 3-1 atas Myanmar.
Di sisa waktu pertandingan, Garuda Muda terus mencoba mencari gol tambahan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan dan harapan ke semifinal pupus.
Dengan hasil ini, Indonesia harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari SEA Games 2025. Empat tim yang melaju ke semifinal adalah Thailand, Vietnam, Filipina, dan Malaysia.
Thailand lolos sebagai juara Grup A dengan enam poin, Vietnam menjadi pemuncak Grup B, Filipina keluar sebagai juara Grup C, sementara Malaysia berhak atas tiket semifinal sebagai peringkat kedua terbaik.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Maaf PSSI, Timnas Indonesia Memang Layak Pulang Cepat dari SEA Games Kali Ini
-
Gagal Total di SEA Games 2025, Pengamat: Timnas Indonesia Masuki Era Kegelapan
-
3 Fakta Perih Usai Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025
-
Tak Singgung Soal Lepas Jabatan, Ini Kata-kata Indra Sjafri Usai Kegagalan Timnas Indonesia U-22
-
Doa Buruk Malaysia Usai Timnas Indoensia U-22 Tersingkir dari SEA Games 2025
Hobi
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
Terkini
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Perempuan Misterius yang Menyeberang Jalan di Tengah Malam
-
Super Slim! Powerbank Xiaomi Ini Tipis dan Praktis Dibawa Ke Mana Saja
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran