Ditunjuknya John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia menandai awal baru dari era kepelatihan baru di skuad garuda. Melansir dari laman resmi PSSI, John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Indonesia senior dan juga timnas Indonesia U-23.
Ditunjuknya pelatih asal Inggris tersebut juga menjadi tonggak sejarah penting dalam pesepakbolaan Indonesia. Dirinya menjadi pelatih asal Inggris kedua setelah nama Peter Withe pada periode 2004-2007 yang pernah melatih timnas Indonesia.
“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, pada Sabtu, 3 Januari 2026, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional. Herdman bukan sekadar pelatih, melainkan arsitek berpengalaman membawa team ke Piala Dunia. PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Dia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA,” tulis di laman resmi PSSI.
Uniknya, John Herdman sendiri mengakui terpincut dengan timnas Indonesia dikarenakan dirinya memiliki visi yang sejalan dengan PSSI. Oleh karena itu, dirinya juga tak hanya menerima tawaran melatih timnas Indonesia senior saja. Tetapi, dirinya juga menerima tawaran melatih timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari rencana jangka panjang PSSI dalam pengembangan para pemain muda.
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi PSSI untuk Timnas Indonesia
Lebih lanjut lagi, John Herdman juga menyebut jika proyek pengembangan timnas Indonesia yang bertumpu kepada para pemain naturalisasi keturunan jug turut menarik perhatian darinya.
Melansir dari laman berita Suara.com (06/01/2026), John Herdman menyebut jika proyek naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI memunculkan gairah tersendiri baginya. Oleh karena itu, dirinya memilih menerima tawaran melatih timnas Indonesia.
“Ini adalah tentang menemukan proyek yang tepat, di mana Anda bisa merasakan gairah dan intensitas dari para penggemar. Saya juga melihat semangat dan komitmen yang sama dari PSSI yang ingin mendatangkan seseorang dengan kebiasaan kualifikasi (Piala Dunia) tersebut,” ujar John Herdman.
Pernyataan yang diberikan oleh John Herdman memang cukup ada benarnya. Timnas Indonesia sejak dalam beberapa tahun terakhir memang cukup gencar melakukan proses naturalisasi guna mendongkrak prestasi yang dalam beberapa tahun ini memang memiliki peningkatan signifikan.
Namun, apakah pernyataan John Herdman yang cukup terkesan dan mendukung proyek naturalisasi tersebut bisa menjadi kode jika proyek naturalisasi timnas Indonesi akan dilanjutkan?
Faktanya, PSSI sejauh ini memang belum memutuskan akan kembali melanjutkan proses naturalisasi atau tidak di timnas Indonesia.
Melansir dari laman transfermarkt, PSSI terakhir kali melakukan proses naturalisasi kepada dua pemain keturunan, yakni Milliano Jonathans dan Mauro Zijlstra pada pertengahan tahun 2025 lalu. Sejak menaturalisasi kedua pemain tersebut, sampai saat ini PSSI belum melakukan proses naturalisasi pemain keturunan lagi.
Namun, kemungkinan besar proyek naturalisasi pemain keturunan tersebut akan kembali dilakukan di masa kepelatihan John Herdman.
Pasalnya, PSSI sendiri juga akan memberikan target prestisius kepada pelatih berusia 50 tahun tersebut. Selain juara di ajang AFF Cup 2026 nanti, PSSI tentunya memberikan target di ajang Piala Asia 2027 mendatang dan menargetkan timnas Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2030 mendatang.
Oleh karena itu, wajar kiranya jika nanti PSSI akan kembali melakukan proyek naturalisasi pemain keturunan guna mencapai target tersebut nantinya. Sejauh ini, proyek pemain naturalisasi di lingkup timnas Indonesia memang cukup berhasil diterapkan dan membawa dampak positif bagi performa timnas Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
Artikel Terkait
-
Jadi Rekan Setim Justin Hubner, Pemain Keturunan Jawa Bisa Dibujuk Gabung Timnas Indonesia
-
Dean James Masuk Radar Ajax, Persaingan Bek Kiri Skuat Garuda Bakal Kian Berdarah-Darah!
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
John Herdman Bisa Rayu Pascal Struijk Gabung Timnas Indonesia
-
Mengenal Sosok Zulkifli Syukur Kandidat Kuat Asisten John Herdman
Hobi
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Jelang MotoGP Aragon: Sederet Rider Ini Masih Berburu Kemenangan Pertama
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita