Kabar yang cukup positif didapatkan oleh para penggemar Timnas Indonesia dari benua Eropa. Salah satu pemain berdarah campuran yang kini mentas di Eredivisie bersama Go Ahead Eagles, Dean James, berpotensi untuk "naik status" imbas mendapatkan sorotan dari klub raksasa Liga Belanda dan Eropa, Ajax Amsterdam.
Sepertimana dilansir oleh laman Suara.com (6/1/2026), pemain yang saat ini berusia 25 tahun tersebut dikabarkan tengah dipantau secara intensif oleh Ajax, dan berpotensi untuk pindah ke klub asal ibu kota Belanda itu.
Meskipun baru sebatas rumor, namun berminatnya klub sekelas Ajax Amsterdam terhadap Dean James, menjadi sebuah indikator tersendiri terkait dengan kualitas sang pemain. Karena dengan reputasi besar yang dimiliki oleh Ajax, mereka tentu tak akan memberikan perhatian kepada seorang pemain jika mereka tak memiliki kualitas yang mumpuni.
Uniknya, potensi merapatnya Dean James ke Ajax Amsterdam sendiri juga membuat peta persaingan di sektor kiri pertahanan Indonesia menjadi kian ketat dan bahkan berdarah-darah. Pasalnya, selain ada Dean James yang kualitasnya sudah mulai mendapatkan lirikan dari klub langganan beragam kompetisi di Belanda itu, sektor yang sama juga memiliki stok para pemain berkualitas yang melimpah.
Sebut saja Calvin Verdonk yang kini sudah merambah ke Liga Prancis bersama LOSC Lille, atau mungkin Nathan Tjoe-A-On yang belakangan ini kian mendapatkan sinar bersama Willem II Tilburg di Belanda.
Jika masih kurang, di kerasnya kompetisi Asia juga Indonesia memiliki stok cukup berkualitas di sektor ini. Bagaimana tidak, 2 nama yang belakangan sering dianggap kalah saing di Timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama dan Pratama Arhan, belakangan juga cukup sering tampil di Liga Thailand.
Sehingga, untuk saat ini, sektor kiri pertahanan Indonesia benar-benar menjadi arena pertarungan internal dari para penggawa Timnas Indonesia sendiri.
Pertarungan para penggawa terbaik Garuda di sektor kiri permainan tim bahkan bisa menjadi lebih panas lagi menyusul pergantian pelatih yang terjadi pada Skuat Merah Putih.
Masuknya John Herdman sebagai pelatih, kembali membuka peluang pemain-pemain yang sempat tertepikan di era Kluivert seperti Arhan dan Pattynama, karena sang pelatih yang asal Inggris tersebut secara jejak kepelatihan saat menangani Timnas Kanada, lebih menyukai para pemain yang kuat dalam bertarung fisik, ketimbang yang bertipikal flamboyan.
Jadi, jika melihat peta persaingan sektor kiri permainan Indonesia saat ini, para pemain ibaratnya harus sampai berdarah-darah untuk bisa mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia, lebih-lebih untuk bisa mendapatkan tempat di arena pertarungan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
Artikel Terkait
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!
-
Joey Pelupessy Masih Kesal Gagalnya Patrick Kluivert Antar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Mengenal Sosok Zulkifli Syukur Kandidat Kuat Asisten John Herdman
-
Menerka Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia Mulai dari Ruang Ganti, Filosofi Hingga Fondasi
Hobi
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
-
Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis
Terkini
-
4 Cara Mudah Download Video di TikTok: Tanpa Watermark, Aman, dan Tetap HD
-
Dibalik Wajah Sempurna: Mengupas Ain, Horor Psikologis Tentang Bahaya Menjadi Pusat Perhatian
-
4 HP Murah Baru 2026 yang Layak Dibeli: Baterai Besar, Kamera Tajam, dan Harga Bersahabat
-
Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi