Bimo Aria Fundrika | Nugraha Nugraha
Acer Aspire 14 AI (acer)
Nugraha Nugraha

Memasuki Januari 2026, pasar laptop kelas menengah terasa semakin “panas”. Jika beberapa tahun lalu laptop harga Rp4–8 jutaan identik dengan spesifikasi pas-pasan dan kompromi di sana-sini, kini ceritanya sudah jauh berbeda.

Di awal 2026, mulai bermunculan laptop baru yang tidak hanya layak untuk tugas harian, tetapi juga fleksibel, kencang, bahkan sanggup diajak gaming ringan.

Mulai dari laptop layar putar 360 derajat, mesin Ryzen bertenaga, hingga laptop tipis dengan sentuhan AI, semuanya hadir di rentang harga yang dulu terasa mustahil.

Berikut 5 rekomendasi laptop terbaru yang dirilis atau dirumorkan hadir di awal 2026, mana yang benar-benar menarik, dan siapa target penggunanya? Simak sampai selesai.

1. Advan 360 Go

Advan 360 Go (advan)

Advan 360 Go bisa dibilang sebagai pembuka yang cukup mengejutkan. Selama ini, laptop layar lipat 360 derajat di harga Rp4 jutaan hampir selalu berujung kecewa karena performa lemah. Namun kali ini, Advan tampaknya mencoba lebih serius. Laptop ini dirancang sebagai perangkat fleksibel yang bisa berubah dari laptop biasa menjadi tablet, cocok untuk pelajar atau mahasiswa yang sering berpindah gaya kerja.

Yang membuatnya menarik adalah penggunaan AMD Ryzen 3 3200 dengan GPU Radeon Vega 3. Ini jelas bukan prosesor kencang, tetapi sudah jauh lebih layak dibanding Celeron atau Pentium yang sering ditemui di kelas harga ini. RAM 4 GB DDR4 dan SSD 256 GB NVMe memang terdengar pas-pasan, tetapi kabar baiknya kedua komponen ini masih bisa di-upgrade. Layarnya sendiri berukuran 14 inci IPS Full HD dengan dukungan touchscreen, bobot sekitar 1,5 kg, dan sudah dibekali USB-C full function. Untuk laptop 2-in-1 murah, ini jelas langkah ke arah yang benar.

2. Advan Workpulus Heritage

Advan WP Plus Heritage (shopee)

Jika Advan 360 Go bermain di fleksibilitas, Advance Workplus Heritage tetap konsisten di jalur performa. Versi terbaru ini memang hanya “ganti baju” lewat motif batik di bagian belakang, tetapi spesifikasinya masih sama solidnya. AMD Ryzen 5 7535HS yang dipakai di sini adalah prosesor kelas menengah atas dengan tenaga yang masih sangat relevan untuk 2026.

Dipadukan dengan Radeon 660M, RAM 16 GB DDR5, dan SSD 512 GB NVMe, laptop ini terasa overkill untuk harga Rp7 jutaan. Multitasking berat, coding, olah data Excel ribuan baris, hingga editing video sudah bisa dijalani dengan nyaman. Skor Cinebench R23 multicore di kisaran 9.000 poin menegaskan posisinya sebagai salah satu laptop terkencang di kelas harga ini. Layarnya memang belum ideal untuk color grading serius, tetapi untuk produktivitas harian, performa seperti ini sulit ditandingi.

3. Axioo Hype 5 Gen 12 V2

Axioo Hype 5 Gen 12 V2 (axioo)

Axioo Hype 5 Gen 12 versi 2 hadir sebagai jawaban bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Bobotnya kini dipangkas menjadi sekitar 1,25 kg dengan bodi setipis 1,79 cm. Secara desain dan ergonomi, laptop ini terasa jauh lebih matang dibanding generasi sebelumnya.

Intel Core i5-1235U dengan Intel Iris Xe Graphics mungkin bukan prosesor terbaru, tetapi masih sangat cukup untuk kebutuhan produktivitas harian, multitasking, hingga editing foto dan video ringan. Keunggulan tersembunyinya ada pada SSD 512 GB NVMe Gen 4, yang menawarkan kecepatan tinggi di kelas harga Rp6–7 jutaan. RAM 16 GB dan slot SSD tambahan membuat laptop ini fleksibel untuk jangka panjang. Satu catatan kecil ada di port USB-C yang masih versi 2.0, sehingga belum mendukung charging.

4. Acer Aspire 14 AI

Acer Aspire 14 AI (acer)

Acer Aspire 14 AI mungkin bukan murni laptop Rp8 jutaan, tetapi tetap layak dibahas karena membawa lompatan teknologi. Laptop ini dirumorkan menggunakan Intel Core Ultra seri 3 hingga Ultra 9 dengan kemampuan AI hingga 100 TOPS. Artinya, fitur berbasis AI seperti noise cancellation, editing cerdas, hingga asistensi pintar bisa berjalan lebih efisien.

Yang paling mencuri perhatian tentu layarnya. Panel OLED 120 Hz dengan akurasi warna tinggi dan kontras tajam membuat laptop ini terasa premium. Ditambah konektivitas modern seperti Thunderbolt 4, HDMI 2.1, WiFi 6E, dan kamera IR untuk login wajah, Aspire 14 AI terasa seperti “flagship laptop tipis” dengan harga yang masih relatif masuk akal.

5. Axioo Hype R3 Touch

Axioo Hype R3 Touch (shopee)

Sebagai penutup, Axioo Hype R3 Touch hadir untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas dan fleksibilitas. Bobotnya hanya sekitar 1 kg dengan bodi tipis, membuatnya sangat nyaman dibawa WFC atau ke kampus. Layar 14 inci IPS Full HD+ touchscreen mendukung hingga 10 sentuhan dan kompatibel dengan stylus, cocok untuk mencatat atau sketching ringan.

Intel Core i3-1215U dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5 dan SSD 256 GB NVMe Gen 4 sudah cukup untuk pekerjaan kantor, browsing berat, hingga editing ringan. Dua port USB-C yang mendukung charging menjadi nilai tambah yang besar, karena pengguna bisa mengisi daya menggunakan charger HP.

Awal tahun 2026 menunjukkan satu hal yang jelas, laptop Rp4–8 jutaan kini sudah jauh lebih sempurna. Pilihannya semakin beragam, dari yang fleksibel, fokus performa, ultra-portable, hingga yang membawa teknologi AI. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan budget masing-masing.