Beberapa waktu yang lalu, PSSI resmi memperkenalkan pelatih baru timnas Indonesia senior, yakni John Herdman kepada publik.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), mantan pelatih timnas Kanada tersebut ditunjuk oleh PSSI melatih timnas Indonesia usai sebelumnya posisi tersebut sempat kosong selama beberapa waktu usai dipecatnya Patrick Kluivert pada bulan Oktober 2025 silam.
Hadirnya John Herdman sendiri sebagai Pelatih timnas Indonesia juga dikomentari beragam oleh banyak pihak. Salah satu orang yang turut mengomentari hadirnya pelatih asal Inggris tersebut sebagai juru taktik kepala timnas Indonesia adalah eks-striker timnas Indonesia, yakni Zaenal Arif.
Melansir dari laman berita suara.com (14/01/2026), mantan penyerang klub Persita Tangerang dan Persib Bandung tersebut menyebut hadirnya John Herdman di timnas Indonesia saat ini bisa memberikan dampak yang cukup positif. Salah satu dampak positif yang dimaksudkannya adalah bagi para pemain yang berkompetisi di liga lokal.
“Harapannya ya dengan pelatih baru, semangat baru, para pemain juga punya kesempatan yang baru. Saya kira dia akan lebih fokus berada di Indonesia. Dan ini juga menjadi kabar baik buat para pemain yang bermain di kompetisi tanah air,” ujar Zaenal Arif.
Sebelumnya pelatih timnas Indonesia, John Herdman memang disebutkan akan tinggal di Indonesia cukup lama sembari melaksanakan tugasnya sebagai pelatih. Hal ini tentunya berdasarkan kesepakatan yang telah dibuatnya bersama PSSI yang menyetujui beberapa poin. Salah satunya kesediaan tinggal di Indonesia dalam jangka waktu tertentu.
Lebih lanjut lagi, Striker timnas Indonesia era 2000-an ini juga beranggapan jika nantinya akan adanya peluang bagi para pemain di liga lokal yang dianggap cukup berkompeten untuk bisa mendapatkan kesempatan membela timnas Indonesia. Kesepakatan antara PSSI dan John Herdman terkait kesediaan menetap di Indonesia juga cukup mengakomodir harapan tersebut.
“Dan saya yakin akan hadir para pemain yang selama ini belum pernah masuk ke tim nasional. Dan dia akan diberikan kesempatan untuk membela tim nasional. Saya kira ini akan jadi persaingan yang cukup sehat,” ujar Zaenal Arif.
Zaenal Arif Soroti Komposisi Skuad Timnas Indonesia yang Dinilai Sudah Sesuai
Lebih lanjut lagi, Zaenal Arif juga menyoroti situasi yang ada di skuad timnas Indonesia saat ini yang dinilainya sudah cukup sesuai.
Menurutnya, komposisi pemain di timnas Indonesia saat ini yang dikombinasikan dengan talenta-talenta terbaik di liga lokal dan juga kemampuan para pemain diaspora di liga luar negeri menjadi kekuatan tersendiri bagi timnas Indonesia.
“Sekali lagi, bukan tanpa alasan atau tanpa terkecuali ya para pemain yang bermain di Eropa tanpa perhatian. Mereka sudah di levelnya, sudah level yang cukup di kompetisi kita. Yang jelas dia sudah punya roadmap yang cukup baik. Tujuannya juga pasti jelas. Mencari pemain yang ada di kompetisi tanah air,” imbuh Zaenal Arif.
Di sisi lain, John Herdman sendiri juga menyebut akan memantau para talenta-talenta dari liga lokal guna membangun komposisi pemain di timnas Indonesia. Melansir dari akun instagram @arsiptimnas, dirinya juga menyebut akan menurunkan skuad dari liga lokal dalam beberapa kompetisi seperti ajang AFF Cup 2026 mendatang.
“Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia, untuk memberi kesempatan untuk mereka yang tidak mendapatkan kesempatan di bulan Maret di jendela FIFA, atau pada bulan Juni. Untuk memberi kesempatan untuk para pemain yang tidak mendapatkannya,” ujar John Herdman.
Tentunya diharapkan langkah yang nantinya diambil oleh John Herdman akan memunculkan dampak positif bagi timnas Indonesia, khususnya dalam aspek kedalaman skuad yang cukup mumpuni.
Baca Juga
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
Artikel Terkait
Hobi
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Siapa Keyne Yamal? Tingkah Gemas Adik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia
Terkini
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat
-
Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara
-
Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?