Hadirnya sosok pelatih baru di tubuh Timnas Indonesia, yakni John Herdman, tentunya dianggap menjadi angin segar bagi banyak nama, khususnya para pemain dari liga lokal Indonesia. Melansir dari laman berita suara.com (18/01/2026), pelatih asal Inggris tersebut disebut-sebut akan mengoptimalkan para pemain dari liga lokal dalam beberapa kompetisi, khususnya saat bermain di ajang nonkalender FIFA seperti AFF Cup.
Bahkan, John Herdman sendiri juga sudah memberikan isyarat akan menurunkan skuad yang dipenuhi oleh pemain dari liga lokal di ajang yang kini bernama ASEAN Cup tersebut. Selain dikarenakan keinginannya meningkatkan kualitas pemain lokal, faktor sedikitnya opsi pemain juga jadi alasan mengapa John Herdman lebih memprioritaskan para pemain dari liga lokal di ajang ASEAN Cup 2026 nanti.
“Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia, untuk memberi kesempatan bagi mereka yang tidak mendapatkan kesempatan di bulan Maret di jendela FIFA, atau pada bulan Juni. Untuk memberi kesempatan bagi para pemain yang tidak mendapatkannya. Kami tak pernah punya akses kepada Alphonso Davies atau Jonathan David (saat melatih Kanada). Dalam turnamen seperti ini, Anda harus menggunakan para pemain lokal dan memanfaatkan kedalaman skuad. Dan Anda akan belajar,” ujar John Herdman.
Di sisi lain, isyarat akan menurunkan para pemain dari liga lokal di ajang ASEAN Cup 2026 nanti juga disambut positif oleh banyak pemain. Salah satunya adalah winger andalan klub Persib Bandung, yakni Saddil Ramdani.
Saddil Ramdani Yakin Bisa Segera Comeback ke Timnas Indonesia
Winger asal klub Persib Bandung, yakni Saddil Ramdani, tentunya menyambut baik kehadiran John Herdman yang ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru. Melansir dari laman resmi klub Persib (persib.co.id), winger berusia 27 tahun ini menyebut hadirnya John Herdman bisa membawa perubahan bagi persepakbolaan Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Harapan saya adalah dia (John Herdman) nyaman untuk tinggal di Indonesia, itu yang pertama. Banyak dukungan dari masyarakat Indonesia untuk program dia ke depannya, bagaimana Timnas Indonesia ini bisa lebih berkembang dan maju. Dan, buat saya adalah semoga sukses di awal kedatangan di Indonesia dan di akhir dia berada di sini,” ujar Saddil Ramdani.
Ketika ditanya mengenai peluangnya kembali berseragam Timnas Indonesia, mantan pemain klub Malaysia, Sabah FC ini menyebut tentunya merindukan saat dirinya berseragam Skuad Garuda. Dirinya juga menyebut adalah impian dan kebanggaan bagi setiap pemain Indonesia bisa membela Timnas Indonesia dan mengenakan lambang Garuda di dada.
“Kami sebagai pemain Indonesia tentu rindu untuk bermain di Timnas Indonesia. Siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia, semua pasti ingin. Selalu, selalu ingin membuktikan diri bahwa kami itu bisa juga untuk bersaing di Timnas Indonesia,” ujar Saddil Ramdani.
Saddil Ramdani memang menjadi salah satu pemain yang diprediksi bakal kembali membela Timnas Indonesia setelah datangnya nama John Herdman. Melansir dari laman transfermarkt.com, dirinya menjadi satu dari sekian banyak pemain yang pernah menjalani karier di luar negeri seperti di Eropa dan di Liga Malaysia.
Bahkan, saat ini dirinya juga menjadi salah satu pemain andalan di klub Persib Bandung. Pada periode 2021-2023, Saddil Ramdani juga menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong yang kala itu menjadi pelatih Timnas Indonesia. Total, mantan pemain akademi klub Persela Lamongan ini sudah mencatatkan 26 caps untuk Timnas Indonesia dan telah mencetak 2 gol sejauh ini.
Kini, kita akan menunggu apakah pemain yang dikenal dengan tendangan “Pecel Lele” ini akan kembali berseragam Garuda di masa kepelatihan John Herdman.
Baca Juga
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
Artikel Terkait
-
Belum 1 Detik FIFA Series 2026 Mulai, Timnas Indonesia Sudah Buat Rekor
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series: Kepulauan Solomon Pernah Dihajar Malaysia
-
Debut John Herdman di FIFA Series 2026, Erick Thohir Incar Peningkatan Kualitas Timnas Indonesia
-
Persija Tambah Amunisi Jelang Putaran Kedua, Beckham Putra: Persib Tetap Calon Juara
-
Gaji Selangit hingga Kaki Kaca, Ini 3 Risiko Besar Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa
Hobi
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Siapa Keyne Yamal? Tingkah Gemas Adik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia
Terkini
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat