Pembalap asal Turki, Toprak Razgatlioglu, akan menjalani balapan perdananya sebagai pembalap MotoGP pada awal Maret nanti, di Sirkuit Buriram, Thailand. Toprak secara resmi bergabung ke kompetisi ini dengan menggandeng tim Prima Pramac Yamaha.
Perlu diketahui, Toprak Razgatlioglu bukanlah pembalap biasa, sebelumnya dia sudah menjalankan kiprahnya di dunia balap, tepatnya di ajang World Superbike. Tak hanya itu, Toprak juga sudah mengantongi 3 gelar juara dunia, yakni tahun 2021, 2024, dan 2025.
Adaptasi di MotoGP
Meskipun sudah khatam dengan dunia balap, perpindahan Toprak ke MotoGP membuatnya harus tetap menjalani proses adaptasi. Ada banyak hal yang membedakan WorldSBK dengan MotoGP, mulai dari regulasi, desain motor, mesin, dsb.
Bagi Toprak proses ini tentu menjadi sebuah tantangan yang harus dia hadapi di awal kariernya sebagai pembalap MotoGP, apalagi Yamaha, tim di mana dia bergabung, juga masih dalam proses pengembangan.
Curhat Toprak Soal Ban Michelin
Bicara soal proses adaptasi, baru-baru ini Toprak menyampaikan curhatannya terkait dengan ban yang dia gunakan di MotoGP, yakni ban Michelin.
Hal ini sudah bisa diprediksi sejak awal musim mengingat selama di WorldSBK Toprak menggunakan ban merek Pirelli sehingga sudah pasti dia butuh adaptasi dengan merek ban yang baru.
Setelah menjalani tes pramusim di Sepang kemarin, Toprak menyampaikan bahwa dia masih kesulitan menggunakan ban Michelin karena sangat sensitif.
"Tidak mudah bagi saya untuk memahami cengkeraman ban. Ban Pirelli (di WorldSBK) saat Anda merasakan selip, mudah dikendalikan. Tapi saat ban Michelin selip, ban itu tidak berhenti lagi. Pembalap lain lebih mengenal ban ini, tapi bagi saya sangat sulit," ujar Toprak, dilansir dari laman Crash.
Dalam sesi tes pramusim di Sepang kemarin, Toprak masih belum menunjukkan performa maksimal, dari 4 pembalap Yamaha yang turun ke lintasan dia menjadi yang paling akhir.
Di hari pertama dia finis di posisi ke-20, hari kedua dia absen karena Yamaha mengalami masalah teknis, sementara hari ketiga dia mengakhiri sesi di urutan ke-18.
MotoGP Gunakan Ban Pirelli Tahun Depan
Kesulitan Toprak menggunakan ban Michelin tampaknya hanya akan berlangsung setidaknya sampai akhir musim 2026 saja. Pasalnya, MotoGP secara resmi menjadikan Pirelli sebagai pemasok ban resmi mereka di tahun 2027, bertepatan dengan penerapan regulasi teknis dua musim mendatang.
Meski begitu, entah dengan ban yang mana Toprak tetap harus berusaha untuk bisa menampilkan yang terbaik, apalagi dia adalah pembalap yang terpilih untuk berkompetisi di MotoGP, menggeser pembalap asal Portugal, Miguel Oliveira.
Jack Miller Banyak Membantu
Dibalik kesulitan yang dialami Toprak Razgatlioglu dengan motor barunya, sosok Jack Miller hadir sebagai rekan setim sekaligus penolong bagi Toprak. Toprak mengaku bahwa Miller banyak membantunya saat tes di Sepang.
"Jack banyak membantu saya hari ini, saya mengikutinya selama beberapa putaran untuk memahami bahaimana menghadapi beberapa tikungan yang masih sulit bagi saya," katanya.
Kendati mengalami beberapa kesulitan di awal musim, Toprak tidak lantas merasa putus asa. Hal ini juga sudah lumrah terjadi pada seorang rookie, siapapun yang baru pertama kali menjadi pembalap MotoGP pasti mengalami fase ini.
Toprak sendiri adalah sosok pembalap profesional dengan 3 gelar juara dunia yang pasti memiliki cara untuk mengatasi masalahnya.
Setelah ini, tes pramusim MotoGP akan dilanjutkan di Thailand pada akhir Februari mendatang. Toprak berencana untuk mencoba settingan motor yang berbeda, setelah fokus berkendara dan mencoba bagian baru, kini dia merasa sudah saatnya mencoba pengaturan baru.
Kalau menurut kalian, akan seperti apa penampilan Toprak Razgatlioglu di musim 2026 ini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Bosan Dimsum Mentai? Ini 5 Kuliner Nusantara di Nganjuk yang Patut Dicoba
Artikel Terkait
-
Dukung Mobilitas Darurat Hankook Tire Salurkan Ratusan Ban untuk Kendaraan Layanan Publik
-
Hijrah ke Mesin V4, Pembalap Yamaha Justru Kecewa dengan Performa Motornya
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Apakah Ban Sepeda Listrik Bisa Ditambal? 5 Rekomendasi Ban Selis Berkualitas Anti Bocor
-
Ban Sepeda yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Terjangkau
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong