Sebuah konten video yang diunggah oleh akun resmi MotoGP, @motogp, mengguncang pencinta ajang balap tersebut. Video itu menampilkan sosok Marc Marquez yang diberi tantangan oleh tim MotoGP untuk memprediksi susunan pembalap tahun 2027.
Kemudian, Marc mulai menempatkan satu per satu foto pembalap ke timnya masing-masing. Ada beberapa perubahan dari susunan pembalap tahun ini, seperti Joan Mir ke Yamaha, Alex Rins ke Pramac, Toprak ke pabrikan Yamaha, Holgado ke Tech3, Acosta dan Martin ke Honda, Vinales ke pabrikan KTM, Quartararo ke Aprilia, Vietti dan Marini ke VR46, serta Alonso ke Gresini.
Marc terlihat tidak terlalu serius dalam menata foto tersebut, tapi yang mengejutkan di sini adalah Marc Marquez sendiri tidak memasukkan fotonya ke dalam tim mana pun. Sementara itu, dia menempatkan foto adiknya, Alex Marquez, ke tim Ducati untuk menggantikannya.
Sebelum menaruh foto Bagnaia, dia juga sempat menempatkan foto Pedro Acosta di tim Ducati. Seolah dia tahu tentang rumor yang sedang hangat belakangan ini tentang Acosta yang dikabarkan dekat dengan Ducati.
Hal ini sontak membuat warganet bingung dan bertanya-tanya, apakah ini menjadi tanda bahwa Marc akan pensiun dari MotoGP? Saat ditanya kemana perginya Marquez jika dia tidak menempatkan dirinya di tim mana pun, apakah akan pergi liburan? Marc Marquez menjawab dengan sebuah teka-teki.
"Mungkin, Anda tidak pernah tahu," jawab Marquez.
Sejatinya, apa yang dimuat dalam konten tersebut adalah murni permainan semata. Kepastian susunan pembalap musim depan tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan prediksi tersebut.
Namun, Bicara soal Marc Marquez meninggalkan Ducati, laman Crash menyebutkan bahwa Ducati telah menyatakan keinginannya untuk memprioritaskan perpanjangan kontrak Marc Marquez sebelum beralih ke pilihan yang lain.
Marc Marquez sendiri diketahui baru saja mengulang kejayaannya di MotoGP dengan menjadi juara dunia musim 2025 bersama Ducati. Hal ini tentu saja membuat Ducati merasa tidak salah memilih Marc dalam bursa transfer tahun 2024 yang sempat kacau.
Dengan sisa kontrak 1 tahun lagi, mungkin saja Ducati akan memperpanjang kembali kerjasama antara mereka untuk mendulang kesuksesan yang lebih banyak. Marc Marquez sendiri yang baru kembali merasakan atmosfer juara mungkin tidak ingin meninggalkannya terlalu cepat.
Namun, kita juga tidak pernah tahu apa yang sejatinya dirasakan dan dipikiran oleh Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol ini telah lebih dari 1 dekade berkompetisi di ajang balap paling bergengsi di dunia tersebut.
Selama itu pula dia mengalami banyak lika-liku, mulai dari kemenangan, konflik, jatuh, cedera, dsb. Kembalinya Marc Marquez ke barisan depan setelah beberapa musim mengalami krisis performa, mungkin sudah cukup memuaskan hatinya untuk membuktikan bahwa dia 'belum habis'.
Pensiun di tim terbaik, dengan motor terbaik, serta menjadi juara dunia akan memberinya reputasi tinggi, beda halnya jika dia pensiun saat masanya sudah terlewat.
Terkait dengan foto Alex Marquez yang ditempatkan di tim Ducati dan bersanding dengan Bagnaia, Marc menyebutnya sebagai 'tim yang baik'.
Bukan tanpa alasan, Alex sendiri tahun lalu tampil luar biasa sepanjang musim. Dia hampir selalu menduduki barisan terdepan, bersaing dengan kakaknya, dan beberapa kali menyalip Marc di klasemen sementara.
Sayangnya, Marc masih terlalu kuat untuk disaingi sehingga Alex harus puas berada di posisi runner-up. Jika Marc pensiun, maka tidak ada pembalap lain yang lebih pantas menggantikannya di Ducati selain Alex.
Nah, kalau menurut kalian, apakah prediksi susunan pembalap yang dibuat oleh Marc Marquez hanya permainan semata atau ada makna lain di dalamnya?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
Artikel Terkait
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Hijrah ke Mesin V4, Pembalap Yamaha Justru Kecewa dengan Performa Motornya
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?