Gelandang visioner yang kini memperkuat klub Persib Bandung, Thom Haye dipastikan bakal menepi dari guliran FIFA Series 2026 yang dihelat pada bulan Maret ini.
Bukan karena cedera atau masalah kebugaran lain, laman Suara.com menginformasikan bahwa eks gelandang Almere City itu harus terpinggirkan dari skuat imbas sanksi disiplin yang didapatkannya saat membela Timnas Indonesia di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Oktober lalu.
Absennya Thom Haye yang dikenal memiliki visi tinggi dan kreativitas mumpuni di lapangan tengah, tentunya menimbulkan permasalahan tersendiri.
Dengan posisinya sebagai gelandang tengah dan tipikal pemain yang kreatif, tentunya John Herdman sebagai pelatih setidaknya harus mencari opsi pengganti dengan minimal 2 atribut permainan tersebut agar peran yang ditinggalkan oleh Thom Haye tak benar-benar hilang.
Lantas, siapa saja yang bisa dijadikan sebagai opsi pengganti bagi seorang Thom Haye? Mari kita bahas bersama!
1. Arkhan Fikri
Dalam pengamatan saya pribadi, di antara deretan pemain tengah di Indonesia saat ini, Arkhan Fikri adalah sosok pemain yang memiliki atribut cukup mirip dengan seorang Thom Haye.
Selain sama-sama fasih bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang milik Arema itu juga memiliki visi bermain dan kreativitas yang tinggi.
Sehingga, dengan kemampuannya tersebut Arkhan Fikri cukup bisa untuk diplot menjadi seorang deep lying playmaker, yang mana sudah menjadi tugas sehari-harinya ketika membersamai Timnas Indonesia U-23 di era kepelatihan Gerald Vanenburg.
Mungkin untuk saat ini, yang masih menjadi sedikit kendala adalah kematangan. Dengan usianya yang masih di awal 20an tahun, Arkhan Fikri dikhawatirkan belum sepenuhnya kuat untuk menanggung beban sebagai kreator permainan di tubuh Pasukan Garuda.
2. Ivar Jenner
Selain Arkhan Fikri, nama lain yang patut untuk menjadi opsi pengganti dari absennya Thom Haye adalah gelandang muda Indonesia yang kini mentas bersama Dewa United, Ivar Jenner.
Dalam pandangan saya pribadi, meskipun visi bermain yang dimiliki Ivar tak setinggi Arkhan Fikri, namun eks FC Utrecht ini memiliki kelebihan lain, yakni relatif lebih matang ketimbang Arkhan untuk diserahi tugas sebagai jenderal lapangan tengah.
Namun, secara atribut permainan, Ivar Jenner sendiri sedikit berbeda dalam orientasi bermain. Jika Thom Haye adalah pemain kreatif dan visioner yang kerap naik untuk membuka ruang, maka Ivar Jenner adalah sosok pemain yang lebih "introvert".
Alih-alih mengacak-acak dan berkeliaran di area sekirat pertahan lawan seperti Thom Haye, Ivar Jenner justru lebih berorientasi untuk menjaga kestabilan permainan lapangan tengah, dan mengancam kubu lawan dengan tembakan jarak jauh yang menjadi salah satu kekuatannya.
Sejatinya, selain Ivar Jenner dan Arkhan Fikri, masih ada nama-nama lain yang bisa dijadikan opsi oleh John Herdman untuk menambal lubang yang ditinggalkan oleh Thom Haye.
Seperti misalnya, laman Suara.com (16/2/2026) merekomendasikan nama Jordi Amat untuk menggantikannya di Timnas Indonesia.
Namun, dua nama yang saya sebutkan di atas memiliki kelebihan atribut bermain yang cukup mirip dengan Thom Haye, sehingga ketika Herdman berkeinginan untuk mencari pemain yang setipe dengan sang Professor, dirinya bisa mempertimbangkan satu dari dua nama di atas.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
Hobi
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
Terkini
-
Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan
-
Drama The Scarecrow dan Potret Kegagalan Sistem Hukum dalam Kasus Hwaseong
-
Apocalypse Hotel Raih Best Media dan Best Comic di Seiun Awards ke-57
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya
-
Tak Perlu Putus-Sambung Bluetooth, Headphone Vivo Dukung 3 Gadget Sekaligus