Toprak Razgatlioglu dan Diogo Moreira sama-sama menjalani debut mereka sebagai pembalap MotoGP pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand akhir pekan lalu.
Selain penampilan pembalap senior seperti Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Pecco Bagnaia, performa dua rookie ini juga tidak terlepas dari sorotan pencinta MotoGP.
Toprak Razgatlioglu
Toprak diketahui naik kelas ke MotoGP setelah resmi menandatangani kontrak dengan Yamaha untuk ditempatkan di tim satelit mereka, Pramac Racing. Pembalap asal Turki ini meninggalkan dunianya sebelumnya, yakni World Superbike, untuk kerjasama berdurasi 2 tahun.
Beralih dari WorldSBK ke MotoGP tentu bukan sesuatu yang mudah bagi Toprak, dia pasti membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan berbagai hal di MotoGP, mulai dari aturan, mesin, ban, dll.
Benar saja, performa Toprak di awal musim ini bisa dibilang belum maksimal. Dalam sesi kualifikasi GP Thailand 2026, Toprak hanya mampu mengamankan start dari grid ke-21. Kemudian, dia finis di posisi 20 saat sesi sprint race dan 17 di sesi main race.
Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa awal karier di MotoGP berjalan baik, tapi masih kurang mulus lantaran dia mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan Yamaha YZR-M1, karena gaya balapnya di World Superbike tidak efektif digunakan di MotoGP.
Apalagi, saat ini Yamaha masih bergelut dengan masalah-masalah yang ditemui pada motor V4 barunya. Tentu ini menjadi tantangan ekstra bagi Toprak untuk terus belajar menyesuaikan diri.
Kendati memperoleh hasil yang kurang memuaskan, Bos Yamaha tetap mengapresiasi performa Toprak Razgatlioglu di awal musim ini.
“Toprak melakukan pekerjaan yang bagus. Selama musim dingin, dia mencoba menyesuaikan sepeda dengan gayanya, lalu dia menyadari bahwa dia harus menyesuaikan sepeda tanpa memengaruhi keseimbangan. Saya puas, dia berhasil membalap sangat dekat dengan pembalap tercepat kami, yang sekarang menjadi acuannya. Mari kita ingat bahwa semuanya berubah ketika Anda beralih dari SBK ke MotoGP,” ujar Pavesio, dilansir dari laman MotoGP News.
Diogo Moreira
Lain cerita dengan Diogo Moreira, pembalap LCR Honda ini berhasil finis di P13 baik saat balapan sprint maupun main race di GP Thailand 2026 kemarin.
Moreira adalah juara dunia kelas Moto2 tahun 2025 yang dikontrak oleh Honda untuk menggantikan Somkiat Chantra di tim satelit mereka, LCR Honda.
Finis P13 tentu bukan yang diinginkan seorang penyandang gelar juara dunia, tapi untuk awal di MotoGP hasil ini terbilang cukup baik. Setidaknya dia sudah mengoleksi 3 poin.
Pembalap asal Brasil ini juga mengaku senang dengan debutnya di MotoGP karena bisa bertarung dengan pembalap senior.
“Ini balapan yang bagus, saya sangat senang. Saya bertarung dengan Enea, dan itu menyenangkan," ujar Moreira.
Di sisi lain, dia tidak menutupi kesulitan-kesulitan yang dia hadapi dalam seri pembuka, seperti permasalahan yang terjadi pada ban. Meskipun begitu, Moreira tetap memandang balapan di Thailand sebagai balapan yang positif.
“Ban mengalami penurunan performa yang cukup signifikan, jadi saya sedikit kesulitan, tetapi secara keseluruhan balapan berjalan sangat baik. Pada suatu titik, saya sendirian memacu motor karena setelah 12 lap, degradasi ban sudah cukup parah, tetapi tetap saja ini balapan yang positif bagi saya," tambahnya.
Secara keseluruhan, penampilan 2 rookie MotoGP 2026 ini sudah berjalan sebagaimana mestinya. Baik tim maupun penonton pasti berharap hasil yang terbaik, tapi tentu kita tidak bisa membebankan ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap seorang pemula.
Sedikit banyak, Toprak dan Moreira pasti butuh penyesuaian untuk terbiasa dengan MotoGP, sesuatu hal yang wajar dialami saat pembalap baru bergabung di kompetisi ini.
Baca Juga
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
-
Tak jadi ke Yamaha, Fabio Di Giannantonio Perpanjang Kontrak dengan VR46?
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Skincare Mahal tapi Kemasannya Bening? Hati-Hati Kandungannya Rusak Sebelum Dipakai
Artikel Terkait
-
Gebrakan Baru MotoGP 2026 Jadi Saksi Debut Vinales Hingga Toprak Bersama Motul
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Pecco Bagnaia Akui Ducati Kalah Cepat, Makin Mantap Pindah ke Aprilia?
-
Marco Bezzecchi Panaskan MotoGP Thailand 2026, Misi Juara Dunia Dimulai?
-
Baru Balapan Pertama Sudah Gagal Finis, Marc Marquez Enggan Meratapi Nasib
Hobi
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
-
Angkot Praz Teguh Disulap Gofar, Jadi Show Car yang Curi Perhatian di IMX
-
Tak jadi ke Yamaha, Fabio Di Giannantonio Perpanjang Kontrak dengan VR46?
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
Terkini
-
Family Matters Hadirkan Season 2: Musuh Lebih Kuat, Cerita Makin Gelap
-
Film Salmokji Tembus 1 Juta Penonton di Bawah 10 Hari, Rekor Horor Tercepat
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8
-
Napoleon dari Tanah Rencong: Saat Sejarah Aceh Menjadi Nyata dalam Novel Akmal Nasery Basral