Cristiano Ronaldo kembali harus mengubur mimpinya mengangkat trofi Piala Dunia. Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar lewat gol telat Mikel Merino.
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, Ronaldo tampak menitikkan air mata. Momen tersebut menjadi salah satu gambar paling emosional dari Piala Dunia 2026 sekaligus menandai berakhirnya perjalanan sang megabintang di ajang terbesar sepak bola dunia.
Meski telah memenangkan hampir semua gelar bergengsi sepanjang kariernya, trofi Piala Dunia tetap menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum berhasil ia raih.
Mimpi Juara Dunia Belum Terwujud
Selama lebih dari dua dekade membela Portugal, Ronaldo berhasil mempersembahkan berbagai prestasi bersejarah.
Ia membawa Portugal menjuarai Euro 2016, mengangkat trofi UEFA Nations League 2019 dan 2025, serta menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Portugal.
Namun, pencapaian terbaik Portugal di Piala Dunia hanya sebatas semifinal pada edisi 2006. Sejak saat itu Ronaldo berkali-kali mencoba membawa negaranya menembus final, tetapi selalu gagal di fase gugur.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan terakhirnya untuk menghapus satu-satunya kekurangan dalam karier yang penuh prestasi tersebut. Sayangnya, harapan itu harus berakhir lebih cepat setelah Portugal disingkirkan Spanyol.
Piala Dunia Terakhir Ronaldo
Beberapa hari sebelum menghadapi Spanyol, Ronaldo sudah mengungkapkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di turnamen tersebut.
Pernyataan itu kini benar-benar menjadi kenyataan. Kekalahan dari Spanyol memastikan sang kapten tidak akan lagi tampil di panggung Piala Dunia.
Meski demikian, Ronaldo belum ingin mengambil keputusan mengenai masa depannya bersama tim nasional Portugal. Ia menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk berpikir sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Roberto Martínez Tinggalkan Timnas Portugal
Kegagalan Portugal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 juga menandai berakhirnya masa kepelatihan Roberto Martínez. Pelatih asal Spanyol itu memutuskan mengundurkan diri setelah timnya tersingkir dari babak 16 besar oleh Spanyol.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Martínez menyebut kekalahan tersebut menjadi akhir dari sebuah siklus. Ia menilai Portugal membutuhkan sosok baru untuk melanjutkan perjalanan tim nasional setelah lebih dari tiga tahun berada di bawah kepemimpinannya. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri kontraknya yang memang habis setelah Piala Dunia 2026.
Kepergian Martínez membuat Federasi Sepak Bola Portugal kini harus mencari pelatih baru. Tugas tersebut tidak akan mudah karena pelatih berikutnya harus melanjutkan proses regenerasi tim sekaligus menentukan arah baru setelah era Cristiano Ronaldo di Piala Dunia resmi berakhir.
Masa Depan Ronaldo Masih Tanda Tanya
Meski dipastikan tidak akan bermain di Piala Dunia lagi, Ronaldo belum menyatakan pensiun dari tim nasional Portugal.
Pemain berusia 41 tahun tersebut mengatakan keputusan mengenai masa depannya tidak akan diambil dalam kondisi emosional setelah kekalahan.
Ronaldo juga menyampaikan bahwa membela Portugal selalu menjadi kebanggaan terbesar dalam hidupnya. Karena itu, ia ingin mengambil keputusan dengan tenang sebelum menentukan apakah masih akan memperkuat Selecao das Quinas di ajang internasional lainnya.
Era Baru Timnas Portugal
Apabila Ronaldo benar-benar memutuskan pensiun dari tim nasional, Portugal akan memasuki era baru.
Skuad Portugal sebenarnya masih memiliki banyak pemain berkualitas seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Rafael Leão, João Neves hingga Gonçalo Ramos. Regenerasi juga terus berjalan dengan hadirnya sejumlah pemain muda yang mulai mendapat kepercayaan.
Namun, menggantikan sosok Ronaldo tentu bukan perkara mudah. Selama bertahun-tahun ia bukan hanya menjadi pencetak gol utama, tetapi juga simbol kepemimpinan dan mental juara Portugal.
Siapa pun yang nantinya mengenakan ban kapten akan menghadapi tantangan besar untuk meneruskan warisan tersebut.
Jejak Ronaldo di Timnas Portugal
Terlepas dari kegagalannya membawa Portugal menjadi juara dunia, Ronaldo tetap meninggalkan jejak luar biasa bagi negaranya.
Ia menjadi pemain dengan penampilan dan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal serta mempersembahkan tiga gelar internasional yang sebelumnya belum pernah diraih negaranya.
Trofi Piala Dunia memang tidak pernah berhasil ia sentuh. Namun bagi banyak pendukung Portugal, Ronaldo tetap menjadi salah satu pemain terbesar yang pernah mengenakan seragam Selecao das Quinas.
Kini publik tinggal menunggu satu keputusan penting dari sang legenda: apakah perjalanan Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal benar-benar telah berakhir atau masih akan berlanjut di kompetisi internasional berikutnya.
Baca Juga
-
Spanyol Singkirkan Portugal di Babak 16 Besar, Ronaldo Tak Kuasa Menangis
-
Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Babak 16 Besar Piala Dunia Dimulai, Messi dan Ronaldo Jadi Sorotan
-
Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
-
Messi Antar Argentina ke 16 Besar usai Duel Sengit Lawan Cape Verde
Artikel Terkait
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Swiss vs Kolombia, Xhaka Kontrol Laga, Los Cafeteros Harus Waspada
Hobi
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Prediksi Swiss vs Kolombia, Xhaka Kontrol Laga, Los Cafeteros Harus Waspada
-
Asal-usul Viking Row, Selebrasi Timnas Norwegia yang Guncang Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
Terkini
-
Investasi Kebaikan yang Tidak Bisa Dihitung dengan Gaji: Catatan Seorang Guru PAUD
-
Film Shelter Membuktikan Jason Statham Bisa Berhenti Menjadi Mesin Pembunuh
-
Rumor Dapat Peran James Bond Mencuat, Begini Respons Louis Partridge
-
Gintama: Yoshiwara in Flames Menebas Cara Kita Memandang Korban Penindasan
-
Indonesia Ekspor Listrik ke Luar Negeri, Mengapa Warga Masih Sering Gelap-gelapan?