Hayuning Ratri Hapsari | Agustian Pamungkas
Dua fasilitas olahraga di Jakarta dipersiapkan sebagai lokasi latihan untuk mendukung FIFA ASEAN Cup 2026. (fifa.com)
Agustian Pamungkas

Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dilakukan secara serius, termasuk dari sisi fasilitas latihan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan Lapangan Banteng dan GOR Soemantri Brodjonegoro disiapkan untuk menunjang kebutuhan latihan para peserta selama turnamen berlangsung di Indonesia.

Keputusan tersebut diambil setelah Jakarta sebelumnya mempertimbangkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu fasilitas pendukung. Namun, keberadaan agenda konser membuat JIS tidak dapat digunakan untuk kebutuhan latihan turnamen. Karena itu, dua lapangan lainnya dipilih sebagai alternatif.

Dua Lapangan Akan Dipersiapkan Semaksimal Mungkin

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pihaknya siap melakukan pembenahan apabila terdapat bagian dari kedua lapangan yang masih membutuhkan perbaikan.

Dukungan Jakarta juga tidak hanya diberikan melalui fasilitas olahraga. Pemerintah Provinsi DKI berencana ikut mempromosikan FIFA ASEAN Cup 2026 melalui berbagai ruang terbuka yang dimiliki pemerintah daerah agar antusiasme masyarakat terhadap turnamen semakin besar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap turnamen sepak bola antarnegara yang berada di bawah naungan FIFA.

Erick Thohir Apresiasi Dukungan Jakarta

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, Jakarta sudah memiliki pengalaman menggelar ajang sepak bola internasional, termasuk ketika menjadi salah satu kota penyelenggara Piala Dunia U-17 2023.

Erick juga menegaskan bahwa pemerintah bersama PSSI, Pemprov DKI Jakarta, dan Pemerintah Jawa Barat akan berupaya mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 agar berjalan optimal.

Ia turut meminta dukungan pemerintah dan masyarakat sepak bola Indonesia untuk menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dalam turnamen tersebut.

Indonesia Masuk Premier Division

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode September–Oktober 2026, bertepatan dengan kalender FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertandingan Premier Division, sementara Hong Kong menjadi tuan rumah Challenge Division.

Premier Division dihuni tim-tim yang berada di level teratas, sedangkan Challenge Division menjadi ajang bagi negara-negara lainnya di kawasan.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A Premier Division bersama Malaysia dan Singapura. India juga masuk dalam komposisi awal grup, tetapi keikutsertaannya masih menjadi perhatian setelah federasi sepak bolanya mempertimbangkan untuk tidak mengirim tim utama karena benturan jadwal dengan laga melawan Brasil. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.

Di Challenge Division, Grup A berisi Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Format turnamen juga berbeda dari kompetisi pada umumnya. Setiap divisi dibagi menjadi dua grup, dengan juara grup langsung melaju ke partai final, sehingga tidak ada babak semifinal.

Dengan persiapan fasilitas yang mulai dilakukan, Jakarta kini bersiap menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran dua lapangan latihan tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan tim-tim peserta sekaligus membuat persiapan turnamen berjalan lebih optimal.