Piala Dunia 2022 di Qatar akan kembali menyajikan laga yang sarat akan gengsi di dunia sepakbola. Laga yang dapat dibilang sebagai salah satu laga klasik ini yakni antara tim nasional Inggris melawan tim nasional Perancis. Kedua tim kembali bertemu setelah sama-sama memastikan lolos ke babak perempat final pada beberapa waktu yang lalu.
Sepanjang sejarah sepakbola, kedua negara yang bisa dibilang berbatasan ini sudah sering kali bertemu. Baik dalam laga uji coba maupun pada kejuaraan resmi antar negara. Dilansir dari situs 11v11.com, kedua tim telah berjumpa 31 kali dengan total 17 kemenangan berhasil diraih oleh Inggris berbanding 5 kemenangan yang berhasil diraih oleh Perancis, sedangkan 5 laga sisanya berakhir imbang. Laga di perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar ini tentunya akan menandai pertemuan ke-32 kedua tim sejak pertama kali berjumpa pada tahun 1923.
Laga Sarat Gengsi dan Politik
Sejarah rivalitas antara Inggris dan Perancis bisa dibilang tidak hanya sebatas di dunia sepakbola saja, akan tetapi persaingan antara kedua negara tersebut bahkan telah terjadi sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan, bisa dibilang asal muasal rivalitas kedua negara ini sudah terjadi sejak era romawi kuno yang kemudian berlanjut hingga periode tahun 1300-an. Belum lagi kedua negara ini memang sempat bersinggungan satu sama lain baik dalam perang terbuka di sepanjang sejarah umat manusia, maupun dalam pengaruh politik dan kolonialisasi.
Baca juga: Blak-blakan Soal Nafkah, Mawar AFI Sindir Menohok Steno Ricardo: Kami Ngontrak Aja Patungan
Mungkin selain masa periode perang 100 tahun atau yang dikenal dengan nama Hundred Years’ War yang terjadi pada tahun 1337-1453, kedua negara ini juga dikenal ikut berkonflik pada perang Kemerdekaan Amerika (American Revolutionary War) yang terjadi pada tahun 1775-1783. Selain itu, tentunya pengaruh dalam bidang politik dunia dan kolonialisasi masa lalu juga membuat laga kedua negara yang hanya dipisahkan oleh lautan ini akan berlangsung panas.
Peluang Kedua Tim di Gelaran Kali ini
Inggris dan Perancis di era modern ini juga seringkali berseberangan dalam pandangan politik. Bahkan, tidak jarang beberapa warga kedua negara seringkali melontarkan sindiran untuk masing-masing pihak. Tentunya hal ini akan memberikan warna tersendiri dalam laga yang akan digelar pada hari minggu dini hari nanti. Pastinya laga di fase perempat final gelaran piala dunia kali ini akan dipastikan cukup seru mengingat tidak akan ada pihak yang mau mengalah demi satu tiket lolos ke fase semifinal.
Baca juga: Update 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022, Prancis Bertemu Inggris di 8 Besar
Melihat peluang kedua tim tentunya bisa dikatakan keduanya sama-sama dijagokan untuk lolos ke fase semifinal dalam edisi kali ini. Hal ini dikarenakan kedua tim sedang dalam trend yang positif dan sukses meraih kemenangan besar di laga sebelumnya. Laga akhir pekan nanti tentunya akan menjadi salah satu hambatan baik tim nasional Perancis dalam kampanye mempertahankan gelar dunia yang mereka raih di tahun 2018 silam. Sedangkan, untuk pihak Inggris tentunya laga kontra Perancis nanti akan menjadi laga hidup mati dalam kampanye merebut gelar dunia kedua setelah terakhir kali skuad The Three Lions menjadi juara dunia pada gelaran piala dunia 1966 yang dilangsungkan di Inggris.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Eks-Kapten Timnas U-19 Akui Sulit Ikuti Porsi Latihan Bersama STY, Mengapa?
-
PSSI Targetkan Timnas Indonesia Diperingkat ke-50 Dunia pada Tahun 2045 Mandatang
-
Calvin Verdonk Singgung Taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Ini Alasannya
-
Bersaing dengan 2 Seniornya, Apakah Arkhan Kaka Bisa Dilirik oleh STY?
-
Indonesia Perlu Waspadai Myanmar di AFF Cup 2024, Jadi Tim Kuda Hitam?
Artikel Terkait
-
Eks-Kapten Timnas U-19 Akui Sulit Ikuti Porsi Latihan Bersama STY, Mengapa?
-
Gara-gara Mayor Teddy, Politik di Era Prabowo Disebut Lebih Berwarna
-
Politik Uang di Pilkada: Mengapa Masyarakat Terus Terpengaruh?
-
Bawaslu Ungkap 5 Pelanggaran Pilkada Maluku: Politik Uang hingga Pencoblosan Surat Suara Sisa
-
Calvin Verdonk di Jakarta: dari Hotel ke Mall Jalan Kaki 45 Menit
Kolom
-
Sentuhan Guru Tak Tergantikan, Mengapa Literasi Penting di Era AI?
-
Sistem Zonasi Sekolah: Antara Pemerataan dan Tantangan yang Ada
-
Quick Count vs Hasil Resmi Pemilu: Akurasi atau Sekadar Kontroversi?
-
Politik Uang di Pilkada: Mengapa Masyarakat Terus Terpengaruh?
-
Membangun Sikap Kritis dalam Menangkal Ulasan Palsu di Google Maps
Terkini
-
BI Bekali 500 Mahasiswa Jabar Sertifikasi BNSP, Siap Bersaing di Dunia Kerja
-
3 Serum Korea Berbahan Utama Lendir Siput, Ampuh Perbaiki Skin Barrier!
-
Statistik Apik Gustavo Souza, Juru Gedor Baru PSIS Semarang Asal El Savador
-
3 Rekomendasi Produk Ampoule untuk Atasi Jerawat dan Kerutan, Auto Glowing!
-
Fadli Zon Resmikan Museum Kujang, Targetkan Indonesia Pusat Kebudayaan Dunia