Personal branding adalah persepsi seseorang yang kamu bentuk terhadap dirimu dan apa yang bisa kamu tawarkan secara profesional saat ini serta di masa depan.
Bangun personal branding ini sangat penting dilakukan setiap orang, guna mensosialisasikan diri terkait dengan kemampuan dan citra diri kepada khalayak. Apalagi kalau orang yang baru ingin mencari kerja, maka personal branding itu menjadi suatu keharusan untuk dilakukan.
Mengapa kita perlu membangun personal branding? Supaya orang lain yang membutuhkan kemampuan kita dapat melihat dan menilai bahwa kita layak bekerja dengannya. Dalam artian kita butuhkan pekerjaan, sementara dia butuh orang yang bisa bekerja dengan mereka demi mencapai suatu tujuan.
Baca Juga: 5 Tanda Sebenarnya Hidupmu Sudah Alami Kemajuan, Tidak Banyak Mengeluh Lagi
Membangun personal branding gak bisa dilakukan dalam waktu singkat, tetapi butuh waktu dan kerja keras secara konsisten. Tentu gak bisa baru satu kali mempromisikan diri, maka orang lain langsung percaya begitu saja. Tetapi personal branding yang baik dilakukan secara bertahap dan rutin, serta waktu yang dibutuhkan gak singkat-singkat amat.
Bangun personal branding di era sekarang ini menjadi kesempatan emas bagi setiap orang, perkembangan media sosial sebagai alat komunikasi dan transaksi mengambil banyak perhatian orang untuk terlibat dalam media sosial. Maka dari itu, membangun personal branding melalui media sosial adalah peluang besar.
Baca Juga: Catat! 4 Ide Bisnis Makanan Tahun Baru yang Wajib Kamu Coba
Saya pikir sekarang ini hampir semua orang menggunakan media sosial, berinteraksi, mencari informasi, bahkan transaksi jual beli juga tak luput dari media sosial. Artinya media sosial hari ini sudah digunakan sebagai media yang mampu meng-cover banyak segala aktivitas manusia. Bahkan dalam waktu 24 jam saja, kebanyakan waktu itu digunakan hanya untuk bermedia sosial.
Bangun personal branding di media sosial bisa digunakan berbagai media komunikasi, seperti Instagram, Whatsapp, Tiktok, Twitter, Facebook, dan lainnnya. Betapa banyak kita bisa lihat orang-orang terkenal melalui media sosial, orang-orang dengan ramai membangun personal branding mereka dengan memanfaatkan berbagai media sosial yang ada.
Kalau hari ini gak bisa memanfaatkan media sosial dengan baik, bisa saja akan tertinggal zaman. Ilmu pengetahuan dan tekhnologi mengalami perkembangan yang begitu pesat, mesti pula bisa dibarengi dengan perkembangan pola pikir manusia untuk selalu bisa beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Kue yang Cocok untuk Bridal Shower
Maka dari itu, bangun personal branding di media sosial menjadi alternatif untuk bisa meraih kesuksesan seperti yang diinginkan. Siapa tahu dengan personal branding di media sosial, justru bisa dilirik oleh orang lain yang memang itu sesuai dengan impian kamu. Hingga akhirnya kamu bisa merasakan bagaimana sebenarnya manfaat membangun personal branding di media sosial.
Mungkin saja kalau baru awal membangun personal branding di media sosial mengalami kewalahan dan gak tahu mulai dari mana, tetapi setelah itu bisa akan dilalui dilakukan secara rutin, dengan sendirinya kamu akan merasakan bahwa membangun personal branding di media sosial itu sebenarnya mudah dan manfaatnya pun akan dirasakan nanti jika dilakukan secara tekun.
Baca Juga
-
Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan
-
Mens Rea Pandji Pragiwaksono dan KUHP Baru: Ketika Tawa Lebih Jujur dari Hukum
-
Beli Bahagia di Toko Buku: Kenapa Novel Romantis Jadi Senjata Hadapi Kiamat
-
Dilema Fatherless di Indonesia: Ayah Selalu Sibuk, Negara Selalu Kaget
Artikel Terkait
-
Kaesang Pangarep Lakukan Honey Moon, Chef Arnold Merasa Kehilangan
-
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Kagumi Sosok Ini, Bahkan Sampai Bilang Begini
-
5 Langkah Mencari Kerja saat Telah Lama Berhenti Bekerja
-
Contoh Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember 2022, Kirim Ke Ibunda Tercinta
-
3 Cara Membangun Personal Branding yang Paling Mudah, Sudah Tahu?
Kolom
-
Krisis Empati dan Menakar Batas Etika Saat Mendengar Kabar Duka
-
Saat Tawa Kini Diawasi: Menakar Meme di Tengah Ruang Ekspresi yang Kain Menyempit
-
Board of Peace dan Paradoks Diplomasi Indonesia
-
Saat Negara Jadi Sumber Stres: Overexposure Trauma di Tengah Berita Negatif
-
Muramnya Tata Kelola Kekuasaan Indonesia: Nepotisme Jadi Budaya?
Terkini
-
Profil Rayn Wijaya, Biodata dan Kisah Cintanya dengan Ranty Maria
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Hangout Style Antiribet, Ini 4 Ide OOTD Minimalis ala Seulgi Red Velvet
-
KiiiKiii Rilis Mini Album Kedua Delulu Pack, Usung Pesan Kebebasan Diri
-
Dilema dan Konflik Batin Tokoh Kolonial dalam Buku Semua untuk Hindia