Dunia hiburan dikejutkan dengan sindiran halus Is Pusakata atas beberapa lagu ciptaannya. Penyanyi yang pernah ngetop dengan Payung Teduh ini mencolek para penyanyi cover. Urusannya sih dinilai sebagian orang sepele padahal tak boleh diremehkan, yakni terkait dengan bayaran yang mereka terima atas aksinya.
Diakui atau tidak, akhir-akhir ini para penyanyi cover seakan mempunyai panggung sendiri. Mereka dengan seenaknya mencomot lagu-lagu keren, termasuk milik Is Pusakata. Hanya bermodalkan suara dan dukungan studio seadanya mereka bisa ngetop. Bahkan dapat job di mana-mana.
Sementara sang penyanyi dan pencipta lagu sebaliknya nasibnya. Mereka harus banting tulang untuk memopulerkan lagunya. Belum modal yang harus mereka keluarkan untuk mengangkat lagu itu.
Modal yang juga tidak kalah penting, apalagi kalau bukan kekayaan intelektual. Sebuah lagu yang tercipta pada dasarnya adalah kekayaan intelektual. So, ada hak cipta di dalamnya. Jadi secara luar dalam mereka harus keluar modal. Begitu ngehits, dicomot para penyanyi cover.
Kemajuan teknologi yang sedemikian canggih, membuatnya semua berubah. Dengan modal suara merdu, seseorang penyanyi cover mampu hebat dengan waktu singkat. Dukungan aplikasi dan sarana komunikasi untuk mengangkat diri mereka begitu luas. Seperti youtube contohnya.
Lain halnya dengan zaman dahulu. Saat proses rekaman masih begitu sulit. Saat masih menggunakan piringan hitam ataupun pita cassete, semua relative terjaga. Seorang penyanyi dan pencipta lagu mampu menangguk pendapatan luar biasa dari setiap lagu atau album yang mereka produksi.
Saat itu mereka benar-benar merasakan nikmatnya berkarya. Kalau pun ada pembajakan, tidak semasif sekarang. Sekali mengeluarkan album, mereka mampu menembus ribuan bahkan jutaan keping.
Keprihatinan Is Pusakata mungkin juga dirasakan para penyanyi dan pencipta lain. Siapa orangnya tidak jengkel ketika orang lain justru lebih ngetop dibandingkan sang pemiliknya. Kalaupun sang penyanyi cover ataupun penonton menyebut penyanyi aslinya, bukan hanya itu yang diminta.
Penghargaan dalam bentuk materi berupa permintaan izin menyanyikan dan royalty, menjadi hak penuh si pemilik lagu. Dalam hal ini bukan etika yang berbicara, tapi hukum yang berlaku. Di mana setiap pencipta lagu mempunyai hak royalty atas lagu-lagu mereka.
“Bismillah banting setir seru nih. Tapi tenang guys, saya cover lagu-lagu saya ciptain sendiri biar bayarannya lebih mahal saja,” ungkap Is Pusakata dalam akun instagramnya.
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
-
Berkah Golden Buzzer AGT Putri Ariani Kini Dapat Royalti Besar Seumur Hidup, Dulu Dibayar Sembako
-
Unggahannya Viral, Is Pusakata Kembali Berkomentar Soal Penyanyi Cover
-
Is Pusakata Klarifikasi Hal Ini Usai Senggol Penyanyi Cover yang Dibayar Rp 50 Juta
-
Sindirannya ke Penyanyi Cover Viral, Is Pusakata Beri Klarifikasi
-
Is Pusakata Sindir Penyanyi Cover Dapat Fee Rp50 Juta, Netizen Senggol Felix hingga Via Vallen
Kolom
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
HUT RI Milik Siapa? Ketika Negara Merayakan dengan APBN, Warga dengan Iuran
-
MBG-Kopdes dalam APBN: Benarkah Negara Sedang Menciptakan Lapangan Kerja?
-
Skill Serba Bisa, Bayaran Seadanya: Pergeseran Makna UMR di Dunia Kerja
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
Vivo S2 5G Resmi Hadir, Usung Baterai 7.050 mAh dan Bodi Tangguh untuk Aktivitas Ekstrem