Skuat Timnas Indonesia U-17 yang diproyeksikan untuk bertarung di pentas Piala Dunia U-17 telah bocor ke media. Meskipun laman resmi federasi, pssi.org belum mengumumkannya, namun media-media besar di tanah air mengklaim telah mendapatkan daftar nama 21 pemain skuat Garuda Muda.
Salah satunya adalah akun TikTok mangkulangittt, yang mengunggah informasi mengenai nama-nama pemain Timnas Indonesia U-17, dan diklaim secara resmi merupakan nama pemain yang akan berlaga di Piala Dunia.
Dari daftar nama-nama yang telah bocor ke publik tersebut, pelatih Bima Sakti tampaknya masih menggenggam erat semboyan "cintai produk-produk asli Indonesia". Pasalnya, dari nama-nama yang ada, 18 nama merupakan produk lokal Indonesia, dan dirinya hanya membawa tiga saja pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia.
Selain Welber Jardim yang memiliki darah Brazil, Amar Brkic yang berdarah Jerman-Bosnia, dan Ji Da Bin yang memiliki darah Korea Selatan, nama-nama lainnya merupakan talenta asli Indonesia. Hal tersebut tentu semakin membuat image Bima Sakti yang meninggi-ninggikan jargon "local pride" menjadi semakin kentara.
Memang, bukanlah sebuah hal yang salah jika pada akhirnya coach Bima lebih memilih untuk mengandalkan para pemain berdarah asli Indonesia. Namun, yang mengherankan tentu saja objektifitas dalam pemilihan para pemain menuju skuat final ini.
Dalam sejarahnya, coach Bima telah memanggil dan mencoba para pemain keturunan dalam skuatnya untuk diseleksi. Namun, pada akhirnya mereka tak diberikan kesempatan yang layak untuk menunjukkan kualitas yang dimilikinya.
Bahkan, dalam uji coba yang dilakukan Timnas Indonesia pada bulan Agustus lalu, para pemain berdarah keturunan hanya diberikan waktu yang sangat minim atau bahkan tak diberikan waktu untuk bisa unjuk gigi ke masyarakat luas. Sebuah hal yang tentunya membuat para pencinta Timnas Indonesia tak memiliki bukti yang cukup untuk menilai seberapa pantas, atau seberapa tidak layaknya mereka untuk berseragam Garuda.
Selaku pendukung Timnas Indonesia, tentunya kita berharap agar kecintaan coach Bima Sakti terhadap produk-produk asli Indonesia ini mendatangkan prestasi bagi Indonesia. Tak apalah teriakan-teriakan "local pride" kembali menggema seperti saat juara Piala AFF U-16 lalu, asalkan Indonesia bisa menjadi juara Piala Dunia nanti.
Daftar Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia:
- Ikram Alghiffari
- Andrika Fathir R.
- Rifki Tofani
- Rizdjar Nurviat
- Tonci Shouter I. R.
- M. Andre Pangestu
- Achmad Zidan Ar Rosyid
- M. Hanif Ramadhan
- Figo Dennis S.
- Arkhan Kaka
- M. Kafiatur Rizky
- Ji Da Bin (Indonesia - Korea Selatan)
- M. Rifki Afrisal
- Welber Halim Jardim (Indonesia - Brazil)
- Sulthan Zaky
- Amar Brkic (Indonesia - Jerman - Bosnia)
- M. Nabil Asyura
- Jehan Pahlevi
- M. Aulia Rahman Arif
- Habil Abdillah Yafi'
- M. Iqbal Gwijanggae
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Sriwijaya FC Kritik PSSI: Jangan Bikin Pemain Down Karena Sanksi Disiplin
-
Dua Pemain Muda Sumbar Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Ini Pesan Asprov PSSI Sumbar
-
Daftar Pemain Timnas U-17 Dirilis, Bima Sakti Masih Percayakan Skuat Pada Eks Anak Asuh
-
Bima Sakti Optimis Mental Timnas Indonesia Makin Kuat Setelah Lawan Banyak Tim Kuat di Jerman: Ada Kemajuan Signifikan
-
Pemain Abroad Jangan Macam-macam, Bima Sakti Tegaskan Tak Ada Bintang di Timnas Indonesia U-17
Kolom
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan
-
Kang Edai Sang Pahlawan Desa Kemiren: Budaya Agraris dan Kolaborasi Astra
-
Dari Kepedulian Warga Menuju Kemandirian Desa: Jejak Kang Edai Membangun Kemiren
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
Terkini
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027