Pasukan Merah Putih menuai kemenangan penting dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran kedua melawan Vietnam.
Bertarung sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Witan Sulaeman dan kolega berhasil mengamankan tiga angka dari tim tamu.
Menyadur laman Suara.com pada Jumat (22/3/2024), anak asuh Shin Tae-yong tersebut menang tipis dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Egy Maulana Vikri pada menit ke-52.
Memanfaatkan lemparan jarak jauh Pratama Arhan, Egy yang mendapatkan bola muntah di depan gawang Filip Nguyen tak menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol.
Meskipun hanya menang tipis satu gol di kandang dan terbantu dengan "gol dari langit" yang dilesakkan oleh Egy Maulana Vikri, namun sejatinya para pendukung Timnas Indonesia harus tetap bersyukur.
Mungkin, di antara penggemar dan pendukung Pasukan Garuda, terpendam kekecewaan karena tim favoritnya hanya mampu menang satu gol kala bermain di kandang sendiri.
Namun, hal tersebut tentulah tak bisa dibenarkan, mengingat ada banyak faktor yang membuat kemenangan tipis ini haruslah tetap disyukuri oleh para pendukung Timnas Indonesia.
Patut diingat, Pasukan Merah Putih menjalani pertandingan ini dalam kondisi yang tak sepenuhnya ideal. Para pemain andalan dan sarat pengalaman seperti Jordi Amat dan Elkan Baggott, tak bisa bergabung dalam tim karena permasalahan cedera.
Pun demikian dengan dua kekuatan anyar Pasukan Garuda, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen yang debutnya harus tertunda karena permasalahan proses naturalisasi yang belum usai hingga batas akhir pendaftaran pemain pekan lalu.
Terlebih lagi, tim yang dihadapi oleh Egy Maulana Vikri dan kolega adalah Vietnam, yang secara sejarah merupakan salah satu kekuatan tradisional dalam persepakbolaan Asia Tenggara.
Catatan laman 11v11.com bahkan memampangkan data yang cukup mencengangkan, di mana terakhir kali tim ini bisa dikalahkan oleh Pasukan Garuda saat bermain di kandang sendiri pada 8 tahun lalu ketika bertanding di babak semi final Piala AFF 2016.
Jadi, meskipun pada pertandingan kali ini Pasukan Garuda hanya mampu menang tipis dengan skor 1-0, namun jika dilihat dari komposisi pemain dan lawan yang dihadapi, hal itu cukup untuk membuat kita sebagai pendukung Timnas Indonesia merasa bersyukur.
Semoga saja di tanggal 26 Maret mendatang, Pasukan Merah Putih kembali bisa menuai kemenangan atas lawan yang sama!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Indonesia Hajar Vietnam, Erick Thohir Puji Penampilan Penggawa Garuda
-
Nonton Indonesia vs Vietnam, Jokowi Tak Pakai Jersey Timnas Terbaru Jadi Sorotan
-
2 Komentar Menarik Philippe Troussier Usai Vietnam Dikalahkan Timnas Indonesia, Singgung Gol Egy Maulana
-
Tak Hanya Raih Kemenangan, Timnas Indonesia Juga Pecahkan 3 Catatan Sejarah di Laga Kontra Vietnam
-
Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Baru Saat Kalahkan Vietnam, Begini Komentar Marselino Ferdinan
Kolom
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur