Pernikahan merupakan sesuatu yang diimpikan banyak orang sebagai puncak dalam kisah cintanya. Namun, menikah tentu tidak asal melakukan akad maupun resepsi. Persiapan sebelum hari H nya sangat diperlukan. Saat ini adanya pernikahan dini atau terburu-buru sedikit meresahkan karena biasanya terpacu dengan 4 alasan ini.
1. Faktor Usia
Banyak kaum dengan usia mulai dari 20-an sudah stres memikirkan pernikahan. Padahal yang terpenting adalah memperbaiki diri dan siapkah kita menjalani dunia setelahnya. Besarnya jumlah usia seseorang tidak menjamin memiliki rasa tanggung jawab yang besar juga. Jangan malu jika di usia matang belum menikah. Justru bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk mempersiapkannya lebih lama lagi.
2. Dorongan orang terdekat
Biasanya setelah usia dianggap matang dan karier sudah cemerlang, keluarga bahkan tetangga menekanmu untuk segera menikah. Hal ini membuatmu stres dan segera mencari pasangan bagi yang belum punya. Bahkan banyak pria yang nekat menikahi wanita yang belum lama dikenalnya demi menutup tekanan untuk menikah tersebut.
Hampir banyak pasangan dengan cerita seperti ini kurang langgeng dan bercerai di usia pernikahan yang baru seumur jagung. Berusahalah bersikap bodo amat dengan dorongan orang-orang tersebut karena kamu yang akan menjalani kehidupan setelahnya, bukan mereka.
3. Ikut-ikutan teman
Jika teman seangkatan atau sahabatmu kebanyakan sudah menikah, pasti rasa ingin segera ke pelaminan akan kamu rasakan. Kamu bahkan selalu galau karena satu-satunya yang belum memiliki suami atau istri. Kamu dan teman-temanmu itu berbeda. Kamu tanya kepada diri sendiri, apakah siap menjalani kehidupan setelahnya? Bagaimana dengan pasanganmu? Mengikuti tren menikah di lingkungan pertemananmu itu tidak menjamin kebahagiaan setelahnya.
4. Menikah adalah sumber rezeki
Beberapa orang percaya bahwa pernikahan dapat membuat rezeki kita menjadi lancar. Apapun kondisi ekonominya, jika dipaksakan menikah nanti akan menjadi tambah lancar setelahnya. Itu salah! Mempersiapkan dana adalah salah satu faktor penting jika kamu ingin menikah. J
ika ada pasangan yang menerima banyak rezeki setelah menikah itu adalah takdirnya. Belum tentu takdir serupa terjadi kepadamu. Persiapkan dana pun tidak hanya sampai pesta resepsi. Kehidupan jangka panjang seperti biaya membesarkan anak pun perlu dipikirkan.
Itulah 4 alasan yang harus kamu hindari untuk melakukan pernikahan. Membangun rumah tangga, pada dasarnya adalah tentang kesiapan dirimu dengan pasangan. Baik dari finansial maupun mental. Jangan sampai menyesal di kemudian hari jika belum ada kesiapan yang menunjang pernikahanmu kelak.
Baca Juga
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
-
5 Pikiran Positif Ini Bisa Muncul saat Berhubungan dengan Pria yang Tepat, Wanita Perlu Tahu
-
5 Manfaat Talas bagi Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Kekuatan Tulang
-
Jangan Pernah Mau Mengubah 5 Hal Ini hanya Demi Kebahagiaan Pasangan
Artikel Terkait
-
Di Balik Gaun Pengantin, Luka Psikologis Pernikahan Dini
-
Profil Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum Blak-blakan Ngaku Fans Agnez Mo di Pernikahan Dini
-
3 Rekomendasi Film dan Series Randy Martin, Horor hingga Drama Romantis
-
Fenomena Nikah Muda: Pilihan atau Tekanan Sosial?
-
Pernikahan Dini: Mengancam Masa Depan Pendidikan dan Karier Anak Muda
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi