Kamu seorang pelajar yang ingin belajar banyak hal, atau ingin memukau teman-temanmu dengan pemikiran kritismu? Entah di dunia akademis atau di dunia kerja, pemikiran kritis menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki. Yuk! ikuti 5 hal ini supaya kamu bisa belajar berpikir kritis.
1. Perbanyak Bacaan Buku
Masih ingatkah kamu dengan ungkapan “Buku adalah jendela dunia?” Membaca buku dapat menambah pengetahuan kita tentang berbagai banyak hal.
Baik itu buku novel romansa ringan, hingga buku nonfiksi yang mengangkat bahasan ilmiah, otak kita akan terlatih untuk berpikir lebih mendalam. Contohnya, saat kita membaca buku novel sejarah, kita akan mulai mempertanyakan pertanyaan yang mendalam dan kritis soal tokoh, pengalaman yang dialami tokoh, dan kehidupan orang-orang di sekitar tokoh.
2. Belajarlah Melihat Sesuatu dari Dua Sisi
Perlu kita sadari, kalau yang kita pikirkan tidak selalu sama dengan apa yang orang lain pikirkan. Bisa saja pendapat kita mengenai suatu hal akan jauh berbeda dengan pendapat orang lain. Tidak ada salahnya kita berusaha berpikir selayaknya orang lain berpikir terhadap suatu, hal. Jika pandangan kita semakin, luas, maka pemikiran kita semakin terbuka dan berkembang menjadi pemikiran yang lebih kritis.
3. Mulailah Sering Mengikuti Diskusi
Diskusi tidak harus selalu dilaksanakan di kelas-kelas ataupun seminar-seminar resmi dengan bahasa yang berat bagi kita yang masih awam. Mulailah ajak teman-teman tongkrongan-mu untuk berbicara ringan mengenai permasalahan di masyarakat seperti kemiskinan dan kondisi perekonomian. Singkirkan pembicaraan yang tidak berguna seperti menggosip dan membicarakan kejelekan di belakang orang lain, dan mulailah membicarakan hal-hal yang bermanfaat bagi kamu dan teman-temanmu.
4. Mengikuti Perkembangan Isu-isu Kekinian
Banyak sekali bisa kita temukan permasalahan sosial yang beragam, tentu sebagai orang awam tidak ada salahnya kita mencari tahu mengenai isu-isu tersebut. Rasa ingin tahu dapat menumbuhkan sifat kritis dan berusaha mencari jawaban mendalam terhadap permasalahan yang ada di sekitar kita.
5. Menonton Konten Edukatif di Media Sosial
Media sosial telah menjadi wadah bagi kita untuk belajar hal-hal baru. Kita dapat menemukan berbagai media yang menyajikan konten-konten mendidik seperti infografis, videografis, dan dokumenter yang mereka kemas secara apik dan menggunakan bahasa yang dipahami orang banyak. Maka, manfaatkanlah media sosial untuk mendukung pemikiran kritismu terhadap perkembangan isu-isu yang ada di sekitar kita.
Media sosial seperti YouTube banyak menyajikan channel yang menampilkan video mendidik, sehingga tidak ada salahnya kita memanfaatkan waktu luang dengan mencari hiburan yang dapat menambah wawasan kita.
Begitulah 5 saran untuk mengembangkan daya berpikir kritis kita, semoga bermaanfaat!
Baca Juga
-
Kenapa Cuma di Indonesia Artis Pindah Agama Dijadikan Komoditas Berita?
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Modal Rp7 Juta Bisa Dapat Motor Gahar Apa? Ini 5 Rekomendasi Paling Gagah
-
Tips Ngabuburit dari Buya Yahya: Menunggu Berbuka tanpa Kehilangan Pahala Puasa
-
Mengenal Orang Tua Alyssa Daguise: Calon Besan Ahmad Dhani Ternyata Bukan Sosok Sembarangan
Artikel Terkait
-
Orang Tak Takut Corona Mungkin Alami Hot Hand Logical Fallacy, Apa Itu?
-
Sering Mengalami Negative Thinking? Yuk Kenalan dengan Healthy Negativity!
-
Meski Usia Bertambah, 6 Hal Ini Jadi Pertanda Bahwa Kamu Belum Dewasa
-
Kolaborasi dengan Disney, Brand Kosmetik Lokal Ajak Wanita Berpikir Positif
-
Stop Overthinking, Bisa Meningkatkan Risiko Gangguan Mental
Lifestyle
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
SPF Tinggi, Tekstur Super Ringan! 5 Sunscreen Serum untuk Panas-Panasan
-
Menggugah Selera! 7 Makanan Tradisional Korea di Drama The Haunted Palace
-
Hati-Hati! 5 Kebiasaan Kecil ini Bisa Bikin Kamu Mengalami Brain Rot
-
4 Hydrating Toner Anti-Aging, Jaga Kulit Tetap Kenyal dan Bebas Garis Halus
Terkini
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Cap Sombong Menyebar, Meghan Markle Kena 'Boikot' Calon ART di Kawasan Elite Montecito!
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis