Riva Khodijah
Riva Khodijah
Ilustrasi membaca buku (freepik.com/wayhomestudio)

Bicara cerdas, biasanya selalu dikaitkan dengan hal-hal positif. Tapi benar kiranya kalau semua hal itu ada dua sisi, sisi kelebihan dan kekurangan.

Menjadi orang yang cerdas, tak berarti seluruh kehidupannya berjalan sempurna. Di bidang asmara, ada kalanya orang yang cerdas kurang begitu berkilau kisahnya. Biasanya, mereka sulit membuka hati. Dan ternyata, hal itu disebabkan oleh beberapa hal ini.

1. Sering overthinking

Kecenderungan orang cerdas untuk memikirkan segalanya, kadang yang membuat ia jadi kesulitan membuka hatinya pada orang lain. Bagaimana nanti jika hubungan tidak berjalan sempurna, bagaimana jika dia sudah sangat mencintai pasangan tapi ternyata dikhianati, dan sebagainya. Hal itu yang kemudian membuat dia memilih lebih baik melajang.

2. Menerapkan standar yang tinggi

Hal lain yang kerap jadi alasan kenapa orang cerdas susah jatuh cinta, standar yang ia buat terlalu tinggi. Dan biasanya, mereka termasuk yang kukuh dengan standarnya itu. Mereka lebih baik sendiri, daripada tidak mendapat pasangan sesuai yang diinginkan.

3. Terlalu mengandalkan logika

Hanya mengandalkan perasaan saja memang gak bagus. Tapi terlalu bergantung pada logika, juga gak baik. Dan inilah yang sering kali membuat orang cerdas mundur teratur ketika suka seseorang, tapi logikanya merasa orang itu gak mungkin membalas perasaannya. Padahal sih, harusnya maju aja.

4. Memiliki banyak keinginan yang belum terwujud

Penyebab lain yang sering jadi alasan kenapa orang cerdas masih betah sendiri, karena ia masih memiliki banyak impian yang belum terwujud, sehingga perihal cinta belum jadi prioritas baginya.

5. Jiwa kompetisinya masih kental

Seorang yang cerdas, biasanya juga berkarakter kuat. Dan karena terbiasa berkompetisi selama hidupnya, hal itu tak jarang memengaruhi bagaimana caranya memandang sebuah hubungan.

Meski ada sosok yang ia suka, tapi karena jiwa kompetisinya masih sangat kental, menyebabkan ia sulit untuk melihat orang yang disukanya itu sebagai pasangan. Melainkan pesaingnya.

Nah, itu dia beberapa alasan yang membuat orang cerdas sulit membuka hati. Apakah kamu termasuk?