Idealnya, menikah tak dilakukan dengan terburu-buru. Perlu pertimbangan yang matang, karena menikah adalah sebuah perjalanan hidup. Jadi, akan ada banyak tantangan ketika sudah berumah tangga nanti.
Namun, karena berbagai faktor, ada sebagian orang yang memutuskan menikah tanpa pikir panjang dahulu. Beberapa hal ini menjadi alasannya!
1. Merasa dengan menikah, kualitas hubungan akan membaik
Tentu komitmen ketika menikah pastilah bakal berbeda dibanding ketika masa pacaran. Kalau sudah menikah, feel-nya akan lebih serius.
Alasan inilah, terkadang ada pasangan yang tergesa-gesa memutuskan untuk menikah. Dikiranya kalau sudah berumah tangga, akan bersikap lebih dewasa. Padahal, kedewasaan itu sebaiknya sudah disiapkan di momen sebelum menikah. Sehingga ketika sudah seatap nantinya, nggak sebentar-sebentar minta pisah.
2. Ingin lepas dari kungkungan keluarga
Tak semua orang memiliki keluarga yang harmonis. Banyak pula yang dibesarkan dalam lingkaran keluarga yang toxic. Alasan ini juga menjadi penyebab ada yang memutuskan menikah muda, supaya bisa lepas dari keluarga yang nggak bikin bahagia.
3. Jadi ajang pembuktian
Masih banyak yang memandang pernikahan seperti ajang kompetisi. Siapa yang duluan, dia yang menang. Akibatnya, mereka yang berstatus single kerap diledek atau diremehkan. Akhirnya, demi membuktikan kalau dirinya itu ‘laku’, langsung menikah saja tanpa dipertimbangkan dulu dengan seksama.
4. Ingin hidup enak
Ini umumnya berlaku bagi mereka yang selama ini ingin sekali bisa merasakan hidup nyaman, tapi tak punya harapan bahwa itu bisa dilakukan dengan usaha sendiri. Misalnya saja, ia dilahirkan dari keluarga tak punya, sehingga merasa yakin kalau bukan karena lewat mencari calon pasangan yang kaya, ia nggak akan bisa keluar dari kemiskinan yang mengimpit hidupnya.
5. Faktor usia
Wanita sering yang menjadikan alasan ini untuk menikah dengan terburu-buru tanpa mengenal lebih dalam lagi seperti apa pasangannya nanti. Hal tersebut timbul karena cara pandang masyarakat yang merendahkan wanita belum menikah padahal usianya sudah lebih dari cukup.
Dipanggil dengan sebutan ‘perawan tua’, atau dibilang terlalu pilih-pilih, akhirnya membuat banyak wanita yang akhirnya memilih untuk menikah dengan siapa saja, asalkan bisa secepatnya.
Ada banyak kerugian yang akan diperoleh saat mengambil keputusan menikah dengan terburu-buru. Karena belum mengenal lebih jauh siapa pasangannya, banyak kerikil yang ditemui di tengah perjalanan panjang pernikahan. Dan seringnya, wanita pula yang jadi korban. Bahwa ternyata pria yang dipilihnya, adalah sosok abusive, yakni suka melakukan kekerasan, baik verbal maupun fisik.
Oleh sebab itu, jangan dengarkan ocehan orang yang hobinya memang merecoki kehidupan orang lain, ya. Hidupmu adalah tanggung jawabmu sendiri, bukan mereka!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu