Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Pasti kamu sudah familier dengan kalimat tersebut. Meski sudah didengungkan oleh banyak tokoh sukses, tapi faktanya, masih banyak orang yang nggak maksimal dalam usaha menggapai impian.
Impiannya, sih besar. Tapi pengerjaannya setengah-setengah. Padahal, ada beberapa alasan kenapa kamu sebaiknya hindari mengerjakan sesuatu dengan setengah-setengah. Simak terus, ya!
1. Hidupmu nggak akan berkembang
Hidupmu akan mandek di situ-situ aja, kalau mengerjakan apa pun tugasmu dengan asal-asalan atau seadanya. Padahal, kamu bisa maju, kemampuanmu bisa semakin terasah, ketika dirimu mampu keluar dari zona nyaman.
Yakni, dengan melakukan setiap tugas dengan sepenuh hati dan semaksimal mungkin. Saat kamu tahu ada hal yang bisa diperbaiki, kamu berusaha mencari caranya. Bukan malah pasrah dan masa bodo.
2. Orang jadi enggan menaruh kepercayaan padamu
Gimana atasan mau menaikkan posisimu, kalau selama ini, kinerjamu pas-pasan. Sementara dunia kerja itu sangat kompetitif, dengan performamu yang kelihatan banget effort-nya setengah-setengah, posisimu bisa terancam, lho! Tergantikan oleh rekan kerja lain yang all out.
3. Menyia-nyiakan potensi diri
Dalam hati kecilmu tahu, kalau kamu sebenarnya bisa memberikan hasil yang lebih dari itu. Tapi karena kamu maunya santai, nggak mau repot, akhirnya memilih mengerjakan tugas dengan setengah-setengah.
Sayang banget lho. Karena sama saja, kamu sudah menyia-nyiakan potensi yang terpendam dalam dirimu.
4. Hidupmu juga jadi setengah-setengah
Jika kamu terbiasa mengerjakan segala sesuatu dengan gak maksimal, maka hidupmu pun jadi setengah-setengah. Makmur nggak, miskin juga nggak. Pengangguran nggak, berkecukupan juga nggak. Padahal, kalau kamu mau usaha lebih keras sedikit, hidupmu bisa jauh lebih nyaman.
5. Impianmu jadi sekadar wacana
Percuma punya impian besar, karena niatnya masih setengah-setengah. Usaha-usaha mencapainya gak maksimal. Ketemu rintangan sedikit, langsung menyerah. Yah, gimana impian itu mau tercapai.
Nah, sekarang jadi sadar, ya kalau yang mengerjakan sesuatu sebaiknya jangan setengah-setengah. Nanti hasilnya jadi gak maksimal. Capeknya cuma beda tipis, tapi output-nya berbeda jauh!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Premis Unik, 5 Alasan Drama Korea 'The Divorce Insurance' Wajib Masuk Watchlist!
-
Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
-
Bingung Habiskan Harta, Intip 3 Gaya Hidup Sederhana Aktor Kang Ha Neul
-
Pembunuhan Sadis di Rest Area Tol: 2 Anggota TNI AL Divonis Seumur Hidup!
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop