Media sosial merupakan tempat yang paling sering kita gunakan untuk berekspresi. Di media sosial, kita dapat berekspresi sebebas-bebasnya tanpa larangan.
Namun, kebebasan ini menjadikan sebagian masyarakat tidak dapat mengelolanya dengan bijak. Seringkali ada ujaran kebencian, postingan yang tidak sesuai fakta, bahkan mempermasalahkan hal yang tidak perlu.
Apapun yang kita lakukan di media sosial memang merupakan hak kita, tetapi alangkah baiknya untuk tetap memperhatikan hal-hal ini agar tidak merugikan orang lain.
Apa saja sih yang harus kita pertimbangkan sebelum mengirim sesuatu di media sosial? Simak dalam ulasan berikut ini!
1. Pastikan bahwa kamu tidak menyerang individu atau kelompok tertentu
Terkadang kita memiliki rasa ketidaksukaan terhadap sesuatu. Namun, jika kamu menyerang suatu kelompok atau seseorang di media sosial tanpa alasan apapun, mungkin sebaiknya pertimbangkan lagi sebelum kamu memposting ketidaksukaanmu. Hal itu bisa termasuk ke dalam cyberbullying, lho!
2. Jangan berbohong untuk mendapat perhatian
Bagi kamu yang aktif bermain media sosial Twitter, mungkin kamu pernah menjumpai Tweet yang lewat di timeline-mu dan berisi hal yang mengkhawatirkan, seperti terkena musibah, melakukan self-harm, bahkan pemilik akun yang meninggal dunia.
Hal-hal seperti itu tentunya mengundang simpati yang lebih dari masyarakat. Namun, ternyata Tweet tersebut adalah palsu. Apa yang kita rasakan? Tentunya kecewa, bukan? Maka dari itu, jangan mencoba berbohong agar dapat perhatian dari netizen, terutama yang berkaitan dengan masalah-masalah yang serius!
3. Tidak semua hal harus kamu komentari
Mungkin kita sering menjumpai postingan atau konten yang membuat kita jengkel. Namun, perlu kamu ketahui bahwa membiarkan konten tersebut jauh lebih mudah daripada kamu harus capek-capek mengomentari postingan atau konten tersebut hanya karena kamu tidak menyukainya.
Selain menyusahkan diri sendiri, hal tersebut dapat menyakiti hati pembuat konten, apalagi jika kontennya tidak berpotensi merugikan orang lain.
4. Selesaikan masalah yang sepele dengan orang lain secara personal, bukan mengumbarkannya di media sosial.
Dalam hal ini, kasus yang sering dijumpai biasanya terjadi di kalangan influencer atau selebriti. Namun, penulis sendiri pernah beberapa kali menjumpai netizen yang misuh-misuh hanya karena ia di-unfriend atau unfollow oleh temannya sendiri. Apa tidak sebaiknya diselesaikan secara personal saja?
5. Tidak semua hal di media sosial menjadi urusanmu
Mirip dengan poin ketiga, terkadang kita selalu memperbesar urusan orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kita. Entah opini itu dituangkan dalam postingan di media sosial atau hanya sekedar kepikiran. Akhirnya, kita menjadi lupa dengan masalah kita sendiri karena terlalu memikirkan urusan orang lain.
Beraktivitas di media sosial memang merupakan hal yang menyenangkan. Namun, kenyamanan antar pengguna tentunya juga perlu dipertimbangkan agar kita dapat menjadi netizen yang bijak dan cerdas, serta dapat memberi manfaat kepada orang lain.
Baca Juga
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup
-
Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing
-
Jerawat dan Bekasnya Hempas! 4 Serum Azeclair Alternatif Kulit Berjerawat
-
Ingin Glow Up? Ini 5 Body Lotion Bengkoang untuk Kulit Cerah dan Lembap
Terkini
-
Menggugat Misteri Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Penjara atau Tempat Pelesiran?
-
Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?
-
Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli
-
Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY
-
Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT