Sesuai namanya, media sosial dibentuk dengan tujuan dapat berinteraksi tanpa perlu bertemu secara langsung. Namun, sejak beberapa waktu lalu, penggunaannya diubah menjadi akun curahan hati yang bahkan hanya diketahui oleh pemiliknya. Mengapa demikian?
Berikut 4 daftarnya, yang mungkin banyak dari kamu belum tahu alasan orang-orang tersebut berkeluh kesah lewat akun privasi.
1. Non Relasi
Mungkin poin pertama ini kurang masuk akal, karena mustahil bagi seseorang untuk tidak memiliki relasi. Namun nyatanya, keadaan tersebut benar-benar ada, meskipun tidak banyak. Bisa jadi, orang itu punya trauma yang membuatnya menjadi anti-sosial.
Untuk itu, ia akan lebih memilih mencurahkan isi hati pada akun yang hanya diketahui olehnya sendiri.
2. Tidak Ada yang Peduli
Kalau yang satu ini bisa dibilang lebih miris, karena relasi ada, namun tingkat kepedulian mereka terhadapnya berada di angka nol. Alasannya, mungkin ada perilaku di masa lalu yang menyebabkan seseorang tersebut tidak disukai, seperti misalnya melakukan penipuan.
Oleh karena itu, tidak adanya rasa peduli dari orang-orang lah yang membuatnya mencurahkan isi hati lewat akun privat, guna lebih lega ketimbang dipendam sendiri.
3. Hilangnya Kepercayaan
Relasi ada bahkan hingga memiliki status yang spesial pun tidak menjamin mendapat kepercayaan penuh untuk menjadi tempat berkeluh kesah. Penyebabnya sendiri mungkin karena pernah dikecewakan. Misalnya, segala cerita di masa lampau yang seharusnya privasi, justru malah tersebar hingga ke puluhan orang.
Maka dari itu, wajar jika seseorang memilih untuk mencurahkan isi hati dan segala permasalahan pada akun yang siapapun tidak bisa melihatnya.
4. Menghindari Respons Negatif
Poin terakhir ini juga dilakukan untuk menghindari berbagai gangguan mental, mulai dari stres hingga depresi. Pasalnya, jika curhat pada akun publik, kemungkinan besar akan mendapat respon negatif dari orang lain yang justru dapat membuatmu semakin tidak bersemangat.
Contohnya, dijuluki sebagai pencari atensi. Padahal, maksud dan tujuanmu mempostingnya hanya agar perasaan menjadi jauh lebih lega.
Itulah keempat alasan mengapa banyak yang memilih untuk mencurahkan isi hati pada akun media sosial yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri. Nah, apakah kamu juga pernah melakukannya?
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
5 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Tidak Mudah Rusak
-
4 Serum Tea Tree Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi untuk Cegah Breakout
Terkini
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
-
FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah
-
Tren Soft Launching Pacar: Estetika Romantis atau Taktik Manipulasi Berkedok Privasi?
-
Lebih dari Sekadar Kungfu: Mengapa Tai Chi Master adalah Film Jet Li yang Paling Ngenes?