Tak mudah untuk memutuskan keluar dari pekerjaan. Mengingat di luar sana, jumlah pengangguran cukup tinggi. Namun, kamu sah-sah saja jika ingin keluar dari pekerjaanmu yang sekarang, apabila telah ada hal-hal berikut ini. Apa saja?
1. Pendapatan sampingan sudah melebihi gaji
Mungkin kamu termasuk karyawan yang mencari penghasilan tambahan sembari bekerja. Kalau ternyata pendapatan dari hasil usaha sampinganmu sudah melebih gaji, setidaknya sudah mencapai dua kali gaji, maka boleh-boleh saja kamu memutuskan resign, untuk menjadikan pekerjaan sampinganmu jadi yang utama.
Jadi sampingan saja sudah memberikan hasil sebesar itu, apalagi jika kamu benar-benar fokus menggarap pekerjaan sampinganmu itu. Pasti akan jauh lebih banyak hasil yang akan kamu dapatkan.
2. Memiliki dana darurat setidaknya satu tahun pengeluaran
Jangan terburu-buru resign, kalau kamu belum punya uang cadangan sama sekali. Ini penting, supaya ketika rencanamu tak berjalan dengan semestinya, kamu atau keluargamu gak harus terlunta-lunta karena tak ada uang darurat untuk kebutuhan sehari-hari.
Sangat aman, kalau sebelum keluar dari pekerjaan, kamu sudah punya dana darurat setidaknya bisa menopang pengeluaran bulanan selama setahun. Sehingga, kalaupun setelah resign, kamu belum mendapat penghasilan, dapur tetap ngebul.
3. Kamu sudah memiliki pekerjaan yang baru
Jika alasanmu keluar dari pekerjaan karena nggak betah dengan kantor yang sekarang, maka pastikan dulu ketika kamu resign, sudah ada pekerjaan penggantinya. Maka dari itu, sebelum resign, ada baiknya kamu melamar dulu, sampai dapat.
Melamar pekerjaan ketika kamu masih bekerja, itu punya posisi tawar yang lebih tinggi, lho, dibanding melamar kerja waktu kamu dalam kondisi menganggur.
4. Sudah memiliki mental jadi pebisnis
Kalau poin sebelumnya keluar dari pekerjaan saat ini karena sudah tak kerasan dengan kantor yang sekarang, ada pula yang keluar dari pekerjaan disebabkan ingin bangun bisnis. Sah-sah saja, asalkan kamu sudah punya mental yang kuat menjadi seorang pebisnis.
Karena jadi pengusaha itu nggak cuma indahnya doang lho. Misalnya bisa mendapatkan penghasilan yang berlipat-lipat dibanding kalau jadi karyawan. Akan tetapi upayanya pun ekstra dibanding ketika kamu masih jadi karyawan. Apalagi jika masih tahap merintis. Jadi, pastikan dulu kamu siap dengan berbagai konsekuensinya.
Bila hal-hal tadi telah kamu punya, maka silakan saja keluar dari pekerjaanmu yang sekarang. Setidaknya, kondisimu jadi lebih aman dan menjanjikan, dibanding yang sekadar resign, tanpa ada persiapan matang.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Lenovo IdeaPad Slim 5 Gen 10: Laptop Tipis Berotak AISiap Temani Aktivitas Harianmu
-
Nongkrong Lebih Modis dengan 4 Ide Padu Padan OOTD Hitam ala Krystal Jung
-
INFJ 101: Rahasia Si Penasihat Misterius yang Hobi Curhat tapi Susah Terbuka
-
4 Serum Hexylresorcinol Penyelamat Atasi Dark Spot, PIH, dan Kulit Kusam
-
Vivo V70 5G: Kamera ZEISS, Baterai Jumbo, dan Performa Ngebut di Harga Rp9 Jutaan
Terkini
-
Dari Selat Hormuz ke Meja Makan: Waspada Efek Domino Konflik Global ke Dapur Kita
-
Wisuda Bukan Garis Finis: Nasib Lulusan Baru di Pasar Kerja yang Tak Pasti
-
Review Film Nobody: Petualangan Monster Kecil yang Lucu dan Menginspirasi
-
Perempuan Bergaun Merah dan Jejak di Pos Satpam
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia