Kondisi pandemi sekarang, pembatasan sosial melalui kontak fisik secara langsung amatlah sangat dibatasi. Wabah Covid-19 yang tak pernah minggat di negeri ini, telah banyak mempengaruhi bidang pekerjaan terutama kerja kantoran dengan menerapkan sistem Work From Home (WFH).
Maka dengan itu, kebijakan pemerintah pun sampai hari ini masih menghimbau agar dapat menjaga kapasitas ruangan supaya tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun kendati demikian, maka terjadilah proses kerja sip-sip para pegawai kantor agar dapat menyeimbangi dengan bekerja di kantor dan bekerja di rumah secara daring.
Dalam pengalaman saat Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kantor KPU Majene, saya menyaksikan para pegawai hanya 2 sampai 3 kali masuk dalam seminggu karena telah diatur jadwal sip-sipnya. Selain itu, tempat saya PKL para pegawainya terlihat bersantai-santai saat datang di kantor, mengingat kantor KPU Majene memang tidak berada pada musim pemilu.
Itulah sebabnya, mengapa hari ini di kantor KPU Majene para pagawainya terlihat santai-santai dan kek ada kerjaan selama dalam satu hari itu berada di kantor. Seakan terjadi hanya secara formalitas semata, isi absen lalu dibumbuhi dengan minum kopi, tidak lama berselang balik pulang jika memang sudah isi absen sore.
Dengan demikian, di tengah ketidakadaan pekerjaan di kantor, alias pegawainya terlihat santai-santai termasuk saya pribadi sebagai anak PKL sangat merasakan hal itu. Nah, ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan saat kondisi seperti itu melanda selain main HP, diantaranya:
1. Membaca Koran
Membaca koran sangat efektif dan produktif untuk dilakukan ketika berada di kantor yang jika memang tidak ada kerjaan kantor. Saat membaca koran jelas dapat menambah imun pengetahuan sembari menjaga ritme literasi Indonesia agar terus meningkat. Melalui membaca termasuk membaca koran, tentu dapat mendongkrak kebiasaan para pegawai supaya tidak datang hanya untuk minum kopi atau main HP saja, walaupun itu tidak salah sih.
Mengapa harus koran? Karena biasanya di kantor, koran setiap hari ada yang masuk jika memang kantornya berlangganan dan memang semua kantor rata-rata seperti itu sih. Selain itu, melalui membaca koran juga lebih enak dan nyaman ketimbang membaca di HP, karena HP dapat merusak mata dan membuat gampang tidur.
2. Membuat Pot-Pot di Depan Kantor.
Hal ini mungkin jarang dilakukan, akan tetapi kalau di tempat saya PKL, justru membenahi pot-pot dan lingkungan kantor justru dijadwalkan tiap hari Jumat dikerjakan. Iya, mungkin karena memang tidak kerjaan kantor yang dapat dilakukan, sehingga mengambil inisiatif seperti itu. Lagi-lagi kendati demikian tergantung pada konteks dan kantornya masing-masing.
3. Edit Video dan Design
Edit Video dan Design memang bukan hal lumrah terjadi di lingkungan kantor. Namun jika Edit Video atau Design hanya diperuntukkan untuk kantor semata tentu akan jarang, hanya waktu momentum saja. Nah, apabila tidak ada kerjaaan di kantor, maka melalui Design atau Edit Video sangatlah produktif untuk dikerjakan. Selain dapat melatih proses pembelajaran, lebih bagusnya lagi hasil karya tersebut dapat diikutkan pada konteks lomba, di mana informasi lomba terus membanjiri media sosial hari ini. Lagi-lagi, Edit Video dan Design butuh keahlian khusus.
Nah, itu 3 hal sederhana yang sering dan dapat dilakukan ketika tidak ada kerjaan kantor atau dalam bahasa kerennya datang saja duduk absen. Tentu masih banyak kegiatan lain yang produktif dapat dilakukan selain main HP dan selain yang di atas, monggo coba ajalah.
Baca Juga
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Dari Eco-Pesantren Hingga Teologi Hijau: Cara NU dan Muhammadiyah Mengubah Iman Jadi Aksi Lingkungan
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
-
Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
Artikel Terkait
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
Lifestyle
-
3 Tablet Rp1 Jutaan Rasa Premium di 2026: Murah, Kencang, dan Layar Tajam
-
4 Acne Toner Lokal Zinc, Solusi Kontrol Produksi Sebum pada Kulit Berminyak
-
4 Tone Up Cream Alpha Arbutin Bikin Wajah Cerah secara Instan tanpa Abu-Abu
-
Headset VR Rp60 Jutaan dari Apple, Apa yang Bikin Vision Pro M5 Spesial?
-
Vivo Y05: HP Rp1 Jutaan, Tahan Banting dan Baterai Tahan hingga 3 Hari
Terkini
-
Suara yang Memanggil dari Dunia yang Tidak Pernah Ada
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia