Apakah kamu pernah memerhatikan tentang apa pengaruh kesan pertama (first impression)? Atau, pernahkah kamu menyadari tentang perubahan dalam karir dan kehidupanmu setelah kamu menunjukkan kesan pertamamu kepada orang yang baru? Kira-kira apa saja ya macam-macam kesan pertama yang sangat berpengaruh dalam karir dan kehidupanmu?
Yuk, kita simak empat macam kesan pertama yang menguntungkan jika kamu dapat menunjukkannya di hadapan publik!
1. Kesan Profesional
Kesan profesional dalam pertemuan pertama akan sangat membantu kamu dalam menekuni bidang karir yang kamu geluti. Misalnya jika kamu seorang pebisnis, maka kesan profesional dapat membantumu meyakinkan klien atau mitra kerjamu untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan kamu.
Bukan hanya bagi pebisnis saja, tapi untuk kamu yang sedang menggeluti bidang pekerjaan yang sesuai dengan passionmu pun juga akan mendapatkan keuntungan dari kesan profesional ini. Misalnya saja kamu seorang psikolog, konsultan, guru, dosen, maupun bidang profesi lainnya.
2. Kesan Futuristik
Kesan futuristik adalah kesan yang menunjukkan bahwa kamu adalah seorang yang penuh dengan tujuan di masa depan. Kesan ini dapat ditunjukkan melalui berbagai bidang tanggung jawab dan peran yang berbeda-beda. Misalnya saja jika kamu seorang ibu rumah tangga, mungkin saja akan menunjukkan kesan pertama yang berbeda ketika di rumah dan di luar rumah.
Ketika di rumah kamu akan menunjukkan kesan sebagai seorang ibu yang penyayang, sedangkan ketika di luar rumah kamu menunjukkan kesan bahwa kamu seorang wanita karir. Tentu keduanya akan sangat berbeda, bukan?
3. Kesan Terencana
Kamu menunjukkan kesan pertama kepada orang lain melalui cara kamu menghadapi persoalan yang terduga. Kamu akan bertindak dengan penuh pertimbangan dan rencana yang sistematis untuk memecahkan segala persoalan. Inilah yang disebut sebagai kesan terencana.
4. Kesan Permanen
Kesan permanen adalah kesan yang kamu tunjukkan kepada orang lain dan akan selamanya melekat pada dirimu. Orang-orang di sekitarmu akan memiliki kesan tentang dirimu dan akan tetap sama jika ditanyakan ulang, baik kepada orang yang sama maupun berbeda dalam jumlah kecil maupun besar. Kesan inilah yang kemudian akan di sebut sebagai trait kepribadian atau sesuatu yang khas dan unik yang hanya dimiliki oleh dirimu, bukan orang lain.
Dari keempat kesan pertama di atas, mana nih yang sesuai dengan kesan diri kamu? Namun, terlepas dari berbagai kesan pertama di atas, kamu tetap harus menjadi diri kamu sendiri ya. Kamu harus menjadi diri kamu yang unik tanpa ada usaha untuk meniru ataupun menjadi orang lain. Sebab, kamu adalah pribadi yang unik dan sangat spesial!
Baca Juga
-
Dear HRD, Ini 6 Cara Membangun Lingkungan Kerja yang Positif
-
Kamu Seorang Karyawan? Yuk Kenali 6 Jenis Izin Meninggalkan Pekerjaan ini!
-
Ketahui Waktu Istirahat dan Izin untuk Meninggalkan Pekerjaan Menurut UU Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja
-
4 Tantangan yang Harus Dihadapi oleh HRD di Perusahaan, Kamu Harus Siap!
-
5 Tips untuk Mengatasi Overthinking di Kantor, Terapkan Mindfullness!
Artikel Terkait
-
4 Karakter Wanita dalam Drama China yang Badass Abis, Anti Menye-Menye
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Jejak Politika Ki Hajar Dewantara dalam Menyongsong Kemerdekaan Bangsa
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama