Tak mengherankan lagi jika kamu akan menemukan banyak varian rasa teh kemuning saat berkunjung ke Desa wisata Kemuning, Karanyar, Jawa Tengah. Kamu akan menemukan teh dengan berbagai merek, ukuran, jenis, dan rasa, yang tersebar di berbagai toko, pusat oleh-oleh, sampaidi sepanjang jalanan desa.
Semakin meningkatnya pengetahuan dan kemajuan masyarakat di desa Kemuning, akhirnya mendorong banyak produktor mandiri untuk memproduksi teh dengan inovasi baru. Mereka mulai meracik perpaduan teh sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang beraneka ragam. Selain terasa nikmat, teh dengan berbagai varian rasa tersebut juga memiliki aroma khas yang tidak dapat ditemukan di daerah lain.
Cita rasa berbagai macam teh Kemuning pada akhirnya membuat wisatawan yang datang pun ketagihan. Hal itu membuat teh Kemuning melebarkan sayapnya ke berbagai daerah. Namun, sebelum membeli tidak ada salahnya jika kamu perlu menegetahui apa saja macam varian teh yang sedang banyak diminati oleh wisatawan. Kira-kira apa saja? Yuk, simak 6 macam varian teh Kemuning yang paling banyak diminati berikut ini.
1. Teh Rako
Teh rako merupakan teh original yang dibuat dengan daun teh pilihan tanpa menggunaan campuran bahan lain, sehingga teh rako memiliki cita rasa yang khas daun teh Kemuning.
2. Teh Jahe
Sudah tak asing lagi di telinga kita bahwa teh jahe merupakan teh yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Saking banyaknya manfaat yang dikandung, membuat teh satu ini paling banyak di buru di desa Kemuning. Selain rasanya yang unik, teh jahe dari desa Kemuning memiliki aroma yang menyegarkan dan tentunya mampu menghangatkan badan.
3. Teh Serai
Teh serai merupakan campuran daun teh original yang langsung dipetik dari perkebunan, dan dicampur dengan batang serai yang sudah dikeringkan. Selain aromanya yang harum dan menenangkan, teh ini juga menyimpan segudang manfaat bagi tubuh.
4. Teh Mint
Teh yang satu ini mungkin teh yang memiliki rasa cukup berbeda. Teh satu ini terasa seperti teh rako biasa. Namun, setelah sampai di kerongkongan, akan muncul sensasi dingin menyegarkan khas daun mint ketika kamu meneguknya, sekalipun dalam keadaan hangat.
5. Green Tea
Bagi kamu yang sedang berupaya menurunkan berat badan, teh satu ini sangat bermanfaat untuk mengecilkan lemak di tubuhmu ya. Teh green tea dari Kemuning sangat cocok kamu konsumsi. Sebab, selain manfaat yang dimilikinya, teh Kemuning memiliki aroma yang lebih kuat dengan warna yang lebih pekat dan menyegarkan.
6. White Tea
Teh satu ini merupakan varian teh yang bisa dibilang agak mahal daripada varian teh lainnya. Selain karena manfaatnya yang luar biasa di atas green tea, teh satu ini merupakan teh dengan jumlah yang minim. Teh ini diambil dari pucuk paling muda dari daun teh. Saat dipetik, daun teh tersebut masih berukuran sangat kecil dan umumnya masih berbentuk daun yang menguncup. Itulah sebabnya teh ini susah didapatkan dan harganya cukup mahal.
Demikian 6 varian teh Kemuning yang bisa masuk dalam daftar buah tangan apabila kamu berkunjung ke desa winata ini.
Baca Juga
-
Dear HRD, Ini 6 Cara Membangun Lingkungan Kerja yang Positif
-
Kamu Seorang Karyawan? Yuk Kenali 6 Jenis Izin Meninggalkan Pekerjaan ini!
-
Ketahui Waktu Istirahat dan Izin untuk Meninggalkan Pekerjaan Menurut UU Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja
-
4 Tantangan yang Harus Dihadapi oleh HRD di Perusahaan, Kamu Harus Siap!
-
5 Tips untuk Mengatasi Overthinking di Kantor, Terapkan Mindfullness!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
4 Parfum Lokal dengan Sentuhan Aldehydes, Cocok Dipakai saat Bukber
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
6 Varian Pisang Manis yang Pas untuk Takjil Buka Puasa
-
Ngabuburit Anti-Gabut: 5 Ide Kegiatan Seru Menjelang Buka Puasa
Terkini
-
Tarawih Terakhir Ibu
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Adu Nasib Antar Generasi: Romantisasi Derita dan Retaknya Empati di Rumah
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa